Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Serba-serbi Dunia Penulisan

Menulislah dengan Detail dan Cermat

Detail membuat tulisan Anda hidup! Perhatikanlah nasihat Tolstoy:

"Saya tidak memberitahu. Saya tidak menjelaskan. Saya menunjukkan."

Kata-kata Anda harus menghidupkan gambaran di benak Anda. Gambaran yang penuh warna, atau kalau mungkin, gambaran yang Anda telusuri seperti detektif yang hebat. Menurut Jack Cappon, seorang penyunting di Associated Press (AP), "warna" adalah perkara yang menyangkut detail -- terkadang detail yang kecil-kecil. Jules Loh dari AP, dalam sebuah profil Herbert Hoover, mengamati bahwa di meja kerja Hoover ada sebuah kotak yang berisi selusin pensil yang diserut tajam; sebuah detail yang biasanya tak luput dari pengamatan para penulis yang baik. Namun, Loh juga melihat bahwa penghapus di semua pensil itu hampir habis dipakai. Detail ini bercerita lebih banyak tentang Hoover daripada hal-hal yang tampak jelas: warna dasinya, kilap sepatunya, dll.. selengkapnya... about Menulislah dengan Detail dan Cermat

Koneksi Blog dan Koran

Oleh: Sue Fagalde Lick

Apakah Anda Sudah Memiliki Blog? selengkapnya... about Koneksi Blog dan Koran

Kebenaran Terletak Pada Detail

Detail, jika disampaikan dengan kebenaran, membuat tulisan Anda hidup dan dapat membantu pembaca memahami tulisan.

Detail yang berasal dari pancaindera kita (menulis melalui indera kita), detail yang informatif, detail yang "agung"; dari situlah letak kebenarannya. Bukannya dari fakta.

Fakta: Kami makan malam pada pukul 6 malam.

Detail: Ayam panggang, kentang rebus merah, tongkol jagung, dan tomat dihidangkan saat makan malam. Jagungnya sedikit belum matang; jagung, yang dibelinya di pasar petani pagi tadi, tampaknya dipaksakan masak dari sebuah rumah kaca yang berada di tengah kota. Tentu saja, ini bukanlah sungguh-sungguh hasil dari ladang petani. selengkapnya... about Kebenaran Terletak Pada Detail

Peluang Menulis di Media Massa

Lahirnya ribuan media massa merupakan lampu hijau bagi para penulis yang rindu menyuarakan pikiran dan gagasannya kepada khalayak luas. Media massa mengundang para penulis, baik penulis lama maupun pemula untuk mengirimkan karya mereka, termasuk kolom. Tulisan kolom merupakan tulisan yang berupa pendapat pribadi yang dikemas dengan gaya khas penulis. Sahabat Penulis tentu saja bisa mengasah kemampuan menulis kolom dengan banyak membaca dan berlatih menulis kolom. selengkapnya... about Peluang Menulis di Media Massa

Menemukan Kesempatan Menulis

Ditulis oleh: Puji Arya Yanti

Ada sebuah ungkapan, "kesempatan tidak datang dua kali". Hal ini menunjukkan bahwa kesempatan itu sangat berharga dan ketika hal itu datang, kita harus meresponsnya dengan baik. Jika tidak, kesempatan itu dapat hilang begitu saja. Demikian halnya dalam dunia tulis-menulis. Selalu ada kesempatan menulis bagi setiap orang, akan tetapi masih ada beberapa orang yang mungkin sulit melihat atau menemukan kesempatan itu.

selengkapnya... about Menemukan Kesempatan Menulis

Jiwa Sebuah Tulisan

Shalom,

Pernahkah Anda membaca sebuah tulisan dan merasa bahwa tulisan tersebut tidak "berinteraksi" dengan Anda? Ada banyak penjelasan dalam tulisan tersebut, namun tidak dapat Anda bayangkan dengan jelas, bahkan tidak terbayang sama sekali mengenai suasana, keadaan, waktu, emosi, ekspresi, dan sebagainya yang dapat membawa jiwa Anda menyatu dengan bacaan tersebut. Boleh dikatakan, tulisan tersebut tidak memiliki jiwa. Salah satu alasan mengapa tulisan menjadi tidak "berjiwa" adalah masalah detail tulisan. Banyak tulisan yang berisi pemaparan yang panjang lebar, namun tidak menuliskan dengan detail "rasa, bentuk, suasana, atau ekspresi" yang merupakan jiwa tulisan tersebut. Akibatnya, tujuan penulis pun bisa tidak tercapai, bahkan pembaca akan dengan cepat melupakan apa yang baru saja mereka baca. Tentu kita tidak ingin kita menulis dengan sia-sia, bukan? selengkapnya... about Jiwa Sebuah Tulisan

Kode Etik dan Tanggung Jawab Penulis untuk Hasil Tulisan yang Baik

Penulis atau pengarang yang ingin berekspresi melalui tulisannya, tentu tidak begitu saja menulis dengan sekehendak hatinya. Ia memunyai gagasan atau pemikiran yang ingin disampaikan kepada orang lain. Tentu ia juga harus lebih dahulu berpikir apakah orang lain dapat begitu saja memahami apa yang disampaikannya dalam tulisan itu? Sebab apabila cara penyampaiannya salah atau keliru, pembaca tidak akan memahaminya. Bisa jadi salah tafsir. Mungkin saja akan ada pembaca yang protes, bahkan membantah pendapatnya. selengkapnya... about Kode Etik dan Tanggung Jawab Penulis untuk Hasil Tulisan yang Baik

Penulis Dituntut Untuk Disiplin

Pada mulanya, Anda perlu banyak mendisiplinkan diri -- sampai Anda menyadari bahwa Anda ingin terus menulis, ketagihan menulis, dan menganggap kerja menulis jauh lebih mudah dibanding pekerjaan lain yang tidak melibatkan kegiatan tulis-menulis.

"Apakah Anda tidak menganggap ini sedikit berlebihan?"

Sama sekali tidak.

Ketika menulis, Anda memegang kendalinya; tidak seorang pun yang berhak mengatur (artikel ini pun tidak) apakah yang Anda akan tulis atau bagaimana Anda mengekspresikannya. Anda seorang diri di dalam ruang kerja Anda; merakit bukan dengan kayu dan paku, tetapi dengan kata-kata dan gagasan -- menciptakan puisi, cerita, dan dialog yang diucapkan serta dilakukan oleh tokoh cerita sesuai keinginan Anda. selengkapnya... about Penulis Dituntut Untuk Disiplin

Mengenal dan Mengembangkan Tulisan

Menentukan jenis tulisan dan meraciknya dengan kata-kata yang pas dan tidak membosankan adalah kewajiban seorang penulis. Sebab ide yang baik jika tidak dikembangkan ke arah yang tepat akan menjadi sukar dicerna dan membuat pembaca merasa enggan membacanya hingga tuntas.

Pada edisi e-Penulis kali ini, kami menyajikan artikel yang menjelaskan jenis-jenis karya tulis, ciri khas masing-masing, serta bagaimana sebaiknya mengembangkan tiap-tiap jenis tulisan tersebut. Di kolom Pojok Bahasa, kami menghadirkan pemaparan mengenai frasa, baik definisinya maupun jenis-jenisnya. Kiranya sajian kami di edisi ini memberi manfaat. Selamat membaca!

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Yosua Setyo Yudo
< yudo(at)in-christ.net > selengkapnya... about Mengenal dan Mengembangkan Tulisan

Pengajar yang Tak Menggurui

Shalom!

Sejak baru belajar membaca sampai lulus kuliah, mungkin sudah ribuan judul karya fiksi yang mewarnai imajinasi kita. Dari cerita-cerita rakyat sampai novel-novel populer, kita mempelajari berbagai nilai moral sambil tetap menikmati alur cerita yang menawan. Namun demikian, pasti kita juga pernah menemukan karya fiksi yang dikemas dalam cara bercerita yang kaku dan seolah-olah menggurui. Alih-alih menghibur kita, kisah itu justru lebih mirip catatan khotbah, padahal seharusnya karya fiksi adalah pengajar yang tak menggurui; pengajar yang menyampaikan nilai-nilai moral melalui kisah yang menakjubkan, bukan kalimat-kalimat yang kaku.

Jadi, bagaimana cara menyampaikan pesan moral yang seharusnya? Anda bisa menyimaknya dalam tip yang kami sajikan pada edisi ini. Jangan lewatkan pula kolom Tokoh Penulis, yang kali ini mengangkat kisah hidup Philip Yancey. Kiranya sajian kami dapat bermanfaat bagi Sahabat e-Penulis sekalian. Selamat membaca. Tuhan Yesus memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Yosua Setyo Yudo
< yudo(at)in-christ.net > selengkapnya... about Pengajar yang Tak Menggurui

Pages

Komentar

Subscribe to Serba-serbi Dunia Penulisan