Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Serba-serbi Dunia Penulisan

Menemukan Kesempatan Menulis

Ditulis oleh: Puji Arya Yanti

Ada sebuah ungkapan, "kesempatan tidak datang dua kali". Hal ini menunjukkan bahwa kesempatan itu sangat berharga dan ketika hal itu datang, kita harus meresponsnya dengan baik. Jika tidak, kesempatan itu dapat hilang begitu saja. Demikian halnya dalam dunia tulis-menulis. Selalu ada kesempatan menulis bagi setiap orang, akan tetapi masih ada beberapa orang yang mungkin sulit melihat atau menemukan kesempatan itu.

selengkapnya... about Menemukan Kesempatan Menulis

Jiwa Sebuah Tulisan

Shalom,

Pernahkah Anda membaca sebuah tulisan dan merasa bahwa tulisan tersebut tidak "berinteraksi" dengan Anda? Ada banyak penjelasan dalam tulisan tersebut, namun tidak dapat Anda bayangkan dengan jelas, bahkan tidak terbayang sama sekali mengenai suasana, keadaan, waktu, emosi, ekspresi, dan sebagainya yang dapat membawa jiwa Anda menyatu dengan bacaan tersebut. Boleh dikatakan, tulisan tersebut tidak memiliki jiwa. Salah satu alasan mengapa tulisan menjadi tidak "berjiwa" adalah masalah detail tulisan. Banyak tulisan yang berisi pemaparan yang panjang lebar, namun tidak menuliskan dengan detail "rasa, bentuk, suasana, atau ekspresi" yang merupakan jiwa tulisan tersebut. Akibatnya, tujuan penulis pun bisa tidak tercapai, bahkan pembaca akan dengan cepat melupakan apa yang baru saja mereka baca. Tentu kita tidak ingin kita menulis dengan sia-sia, bukan? selengkapnya... about Jiwa Sebuah Tulisan

Tahun Baru, Paradigma Baru!

Menulis bukan sekadar merangkai huruf demi huruf menjadi sebuah kata maupun kalimat. Menulis merupakan seni untuk mengekspresikan diri dan membagikan pengalaman maupun pemikiran melalui setiap rangkaian kalimat. Menulis juga merupakan salah satu cara yang bisa dipakai untuk pemulihan kesehatan fisik maupun emosi, salah satunya menghilangkan stres. Benarkah? selengkapnya... about Tahun Baru, Paradigma Baru!

Mengajar dengan Pesan Moral

Shalom,

Pesan moral, ketika kita masih kanak-kanak, ia menunggu kita di akhir setiap cerita dongeng yang kita baca atau dengarkan. Saat kita beranjak dewasa, ia lebih suka menyembunyikan diri di antara jalinan dialog dan berkelebat di sela-sela tokoh-tokoh cerita, lalu diam-diam mengajar kita tentang keagungan sifat-sifat manusia sekaligus menunjukkan kebobrokannya. Tak bisa dimungkiri, pesan moral adalah "roh" dalam karya fiksi semacam novel, novela, dan cerpen maupun dalam karya nonfiksi naratif semacam biografi atau catatan harian seorang tokoh. Sang penulis sedang mengajar kita ketika kita menikmati karyanya. Tetapi tunggu dulu, apakah pesan moral harus disiapkan terlebih dahulu oleh penulis sebelum menciptakan karyanya? Apakah pesan moral itu harus dinyatakan secara verbal dalam sebuah karya? Ataukah kesimpulan mengenai pesan yang terkandung dalam sebuah karya diserahkan sepenuhnya kepada pembaca? Simaklah artikel yang kami sajikan dalam edisi ini untuk mengetahui jawabannya. selengkapnya... about Mengajar dengan Pesan Moral

Menengok Profesi Penerjemah

Shalom!

Bertanyalah kepada sepuluh remaja yang Anda temui tentang profesi yang mereka impikan. Menurut Anda, berapa banyak dari mereka yang menyebutkan "penerjemah" sebagai profesi impian? Mungkin, tak seorang pun akan menyebutkan profesi itu. Profesi penerjemah memang tidak banyak "dikenal" ataupun diminati. Tentu ada banyak faktor yang mungkin menyebabkan hal ini. Penerjemah hampir selalu dipahami hanya sebagai pekerjaan mengalihkan suatu bahasa ke bahasa lain saja. Sesuatu yang seolah-olah bisa dilakukan oleh siapa pun yang memiliki kemampuan berbicara dalam dua bahasa yang berbeda. Tidak banyak orang yang tahu apa saja pekerjaan yang dikategorikan dalam pekerjaan menerjemahkan. Jika Anda tertarik untuk mengetahui aneka profesi penerjemah, artikel yang kami sajikan dalam edisi kali ini mungkin dapat menolong Anda. Pada kolom Pojok Bahasa, Anda juga dapat mendapatkan informasi tentang bagaimana menggunakan kata asing secara kreatif. Selamat membaca! selengkapnya... about Menengok Profesi Penerjemah

Mengenal dan Mengembangkan Tulisan

Menentukan jenis tulisan dan meraciknya dengan kata-kata yang pas dan tidak membosankan adalah kewajiban seorang penulis. Sebab ide yang baik jika tidak dikembangkan ke arah yang tepat akan menjadi sukar dicerna dan membuat pembaca merasa enggan membacanya hingga tuntas.

Pada edisi e-Penulis kali ini, kami menyajikan artikel yang menjelaskan jenis-jenis karya tulis, ciri khas masing-masing, serta bagaimana sebaiknya mengembangkan tiap-tiap jenis tulisan tersebut. Di kolom Pojok Bahasa, kami menghadirkan pemaparan mengenai frasa, baik definisinya maupun jenis-jenisnya. Kiranya sajian kami di edisi ini memberi manfaat. Selamat membaca!

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Yosua Setyo Yudo
< yudo(at)in-christ.net > selengkapnya... about Mengenal dan Mengembangkan Tulisan

Pengajar yang Tak Menggurui

Shalom!

Sejak baru belajar membaca sampai lulus kuliah, mungkin sudah ribuan judul karya fiksi yang mewarnai imajinasi kita. Dari cerita-cerita rakyat sampai novel-novel populer, kita mempelajari berbagai nilai moral sambil tetap menikmati alur cerita yang menawan. Namun demikian, pasti kita juga pernah menemukan karya fiksi yang dikemas dalam cara bercerita yang kaku dan seolah-olah menggurui. Alih-alih menghibur kita, kisah itu justru lebih mirip catatan khotbah, padahal seharusnya karya fiksi adalah pengajar yang tak menggurui; pengajar yang menyampaikan nilai-nilai moral melalui kisah yang menakjubkan, bukan kalimat-kalimat yang kaku.

Jadi, bagaimana cara menyampaikan pesan moral yang seharusnya? Anda bisa menyimaknya dalam tip yang kami sajikan pada edisi ini. Jangan lewatkan pula kolom Tokoh Penulis, yang kali ini mengangkat kisah hidup Philip Yancey. Kiranya sajian kami dapat bermanfaat bagi Sahabat e-Penulis sekalian. Selamat membaca. Tuhan Yesus memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Yosua Setyo Yudo
< yudo(at)in-christ.net > selengkapnya... about Pengajar yang Tak Menggurui

Penerjemah yang Andal Adalah Penerjemah yang Berkembang

Shalom!

Ketika seseorang memutuskan menjadi seorang penerjemah, ia harus mau "berjuang" untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kemampuan menerjemahkannya. Tidak ada penerjemah yang dengan tiba-tiba menjadi penerjemah profesional tanpa melewati proses menerjemahkan secara bertahap. Khususnya bagi penerjemah pemula, ia harus mau berjuang mencari solusi untuk semua kerumitan atau kesulitan yang dihadapi saat menerjemahkan, dan mau membuka pikiran menerima hal-hal baru yang ditemui saat itu. Selain itu, penerjemah memerlukan kecermatan dalam mengerjakan tugas terjemahannya supaya hasil pekerjaannya bisa memuaskan penerima. Berikut ini ada delapan tip yang bisa Sahabat terapkan, khususnya penerjemah pemula, untuk meningkatkan kemampuan menerjemahkan dan memberikan hasil terbaik bagi penerima. Jangan lewatkan pula tokoh penulis kritik sastra terkenal, John Dryden, dan situs seputar dunia penerjemahan dalam sajian e-Penulis ini. Bacalah dengan cermat dan jadilah penerjemah yang berkembang. Tuhan memberkati. selengkapnya... about Penerjemah yang Andal Adalah Penerjemah yang Berkembang

Mengenal Buku Teks Pelajaran

Shalom,

Buku teks pelajaran tidak dapat dipisahkan dari dunia akademis. Sejak Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi, kita selalu membutuhkan buku ini untuk menolong kita memahami mata pelajaran atau mata kuliah yang disampaikan. Namun, seberapa jauh kita mengenal definisi buku teks pelajaran? Dan, bagaimana kriteria buku teks yang baik? selengkapnya... about Mengenal Buku Teks Pelajaran

Pages


Subscribe to Serba-serbi Dunia Penulisan