Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Pojok Bahasa

Lisan dan Tulisan

"Bahasa pada hakikatnya adalah lisan, bukan tulis," kata Lie Charlie dalam kolom Bahasa, edisi Jumat, 11 Juni 2010.

Ini hanya benar secara kronologis. Bahasa berevolusi dari lisan ke tulisan. Budaya bergerak dari "orality" ke "literacy". Dengan percetakan, teks menjadi makin utama. Kini, radio, televisi, dan internet pun hanya bisa ada dan berfungsi dengan tulisan. Tulisan tidak akan ada tanpa lisan. Tetapi, bahasa tulisan bukan sekadar bahasa lisan yang dituliskan. Hakikat bahasa tidak lagi lisan. selengkapnya... about Lisan dan Tulisan

Kreatif Dalam Memakai Kata/Istilah Asing Dalam Bahasa Indonesia

Beberapa waktu belakangan ini, ada sebuah kata yang dapat dikatakan populer atau dikenal luas dalam komunikasi resmi maupun sehari-hari. Kata yang dimaksud adalah kata "event", yang kemungkinan besar marak sebagai akibat dari munculnya sejumlah 'event organizer' di Indonesia pada tahun 1990-an, hingga kini. Kenyataan ini sesungguhnya dapat dikatakan sebagai sesuatu yang wajar-wajar saja sekiranya kata event yang mempunyai makna (1) 'peristiwa, kejadian', (2) 'pertandingan, perlombaan', dan (3) itu diposisikan dan dipakai oleh banyak orang sebagaimana mereka memanfaatkan kata-kata asing semacam computer, cyber, internet, dan go public. selengkapnya... about Kreatif Dalam Memakai Kata/Istilah Asing Dalam Bahasa Indonesia

Bakal dan Calon Lagi

Belum lama ini saya membaca istilah "bakal calon Presiden" di beberapa koran, berhubungan dengan pasar Presiden yang sedang diramaikan di Indonesia. Pertama-tama, kelihatan agak janggal, ganjil, dan bersifat mengada-ada. Akan tetapi, setelah direnungkan beberapa saat, saya berubah pikiran dan memahami istilah ini sebagai salah satu bentuk daya cipta bahasa Indonesia yang baik berguna maupun cukup cerdas. selengkapnya... about Bakal dan Calon Lagi

Hukum DM dalam Bahasa Indonesia

Penulis : J.S. Badudu

Hukum DM (Diterangkan-Menerangkan) adalah istilah yang mula-mula dimunculkan oleh almarhum Sutan Takdir Alisjahbana (STA). Hukum DM itu sendiri memang merupakan salah satu sifat utama bahasa Indonesia (BI). Sebuah frasa, terdiri atas unsur utama yang diikuti oleh unsur penjelas. Ada juga bentuk susunan sebaliknya yaitu MD, tetapi jumlahnya agak terbatas. Konstituen pembentuk frasa itu pun bermacam-macam, boleh nomina (N), verba (V), adjektiva (Ad), pronomina (Pron), dan sebagainya. Kita lihat contoh berikut ini: selengkapnya... about Hukum DM dalam Bahasa Indonesia

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Kesesatan Bahasa

Sebetulnya, kata-kata dalam bahasa dapat memiliki arti yang berbeda-beda, dan setiap kata dalam sebuah kalimat memunyai arti yang sesuai dengan arti kalimat yang bersangkutan. Maka, meskipun kata yang dipakai sama dalam kalimat yang berbeda, kata dapat bervariasi artinya.

Sebuah kalimat dengan struktur tertentu, dapat memunyai arti lebih dari satu dan arti kalimat juga tergantung dari konteksnya, sehingga arti kalimat yang sama dapat bervariasi dalam kalimat yang berbeda. selengkapnya... about Kesesatan Bahasa

Bahasa Indonesia di Dunia Siber: Komunikasi Berperantarakan Komputer-Internet

Dirangkum oleh: Berlin B.

Kemajuan dunia siber (cyber), yang ditandai oleh perkembangan pesat dunia internet, benar-benar telah menjadi salah satu ciri tatanan baru teknologi informasi. Teknologi gabungan internet-komputer-World Wide Web ini telah membentuk suatu generasi baru yang lebih dahsyat dibandingkan dengan revolusi yang dipicu oleh temuan radio, percetakan, mobil, dan televisi. selengkapnya... about Bahasa Indonesia di Dunia Siber: Komunikasi Berperantarakan Komputer-Internet

"Non" sebagai Awalan? Nanti Dulu!

Penulis : Lie Charlie
Nonaktif. Kata ini meruap kala seorang pejabat terkena kasus atau intrik politik. Misalnya kala Kapolri Bimantoro dinonaktifkan oleh Presiden Gus Dur pertengahan tahun 2001. Begitu juga ketika Syahril Sabirin tersandung kasus Bank Bali. Ia diminta nonaktif dari jabatannya. Kasus terbaru tentunya Akbar Tandjung. selengkapnya... about "Non" sebagai Awalan? Nanti Dulu!

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Definisi, Jenis, dan Macam Frasa

Kalimat terdiri atas beberapa satuan. Satuan-satuan tersebut terdiri atas satu kata atau lebih. Satuan pembentuk kalimat tersebut menempati fungsi tertentu. Fungsi yang dimaksud, yaitu Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Pelengkap (Pel.), dan Keterangan (Ket.). Fungsi-fungsi tersebut boleh ada atau tidak dalam suatu kalimat. Fungsi yang wajib ada, yaitu subjek dan predikat. Fungsi dalam kalimat dapat terdiri atas kata, frasa, maupun klausa. selengkapnya... about Definisi, Jenis, dan Macam Frasa

Pages


Subscribe to Pojok Bahasa