Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Pojok Bahasa

Absensi atau Presensi?

Masalah dinamika penggunaan bahasa Indonesia selalu menarik untuk didiskusikan, selain merunut pembenaran dari aturan baku yang ada. Kata yang akan kita bahas kali ini adalah "Absen" dan atau "Absensi". Kata ini sudah sangat familiar bagi kita yang bergelut di dunia akademik ataupun profesional, khususnya terkait karyawan. Kita sudah akrab dengan "Daftar Hadir", "Daftar Absen", atau "Daftar Presensi". selengkapnya... about Absensi atau Presensi?

Di Manakah Di?

Coba kita memasuki Jalan Diponegoro. Di depan Taman Surapati akan tampak sepetak tanah yang rapat dikelilingi pagar, dengan sekalimat pemberitahuan:

DI SINI AKAN DI BANGUN.

Si penulis pemberitahuan itu pasti tak tahu ada dua macam "di" dalam kalimatnya yang seharusnya berbeda. "Di" yang pertama menunjukkan tempat -- yang harus dituliskan terpisah dari kata yang menunjukkan tempat itu. "Di" yang kedua merupakan sebuah awalan untuk sebuah kata kerja pasif -- yang harus merapat pada kata yang diawalinya.

Bedanya? Kita tahu, "di langgar" (artinya: di surau) tidak sama dengan "dilanggar" (artinya: ditabrak). selengkapnya... about Di Manakah Di?

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Cara Berpikir Masyarakat Memengaruhi Perluasan Kosakata Bahasa Indonesia

Dalam upaya memperluas kosakata bahasa Indonesia, kita juga harus meningkatkan kemampuan masyarakat untuk terus mengembangkan cara berpikir. Karena setiap kali kita masuk ke dalam cara berpikir yang terlalu falsafah, kita mendapatkan kesulitan yang luar biasa dalam pengungkapan. selengkapnya... about Cara Berpikir Masyarakat Memengaruhi Perluasan Kosakata Bahasa Indonesia

Jangan Biarkan Bahasa Indonesia Baku Terbenam Oleh Waktu

Dari hasil persentase wawancara yang telah penulis lakukan di lingkungan kampus, penulis menemukan bahwa pengaplikasian bahasa baku masih sangatlah rendah. Rata-rata mahasiswa cenderung menggunakan bahasa nonbaku dan bahasa daerah. Dari beberapa pertanyaan, pengertian bahasa bakulah yang menempati urutan presentase tertinggi, kemungkinan disebabkan karena pengertian bahasa baku sudah sering didengar dari orang-orang di sekitar mereka, misalkan guru mereka saat di sekolah. selengkapnya... about Jangan Biarkan Bahasa Indonesia Baku Terbenam Oleh Waktu

Perbedaan Makna Kata "Semua", "Seluruh", "Segala", "Sekalian, dan "Segenap"

Apa perbedaan kata "semua", "seluruh", "segala", "sekalian", dan "segenap"?

Sebagai kata bilangan (numeralia), "semua", "seluruh", "segala", "sekalian", dan "segenap" memiliki persamaan dan perbedaan arti. Persamaan arti menyebabkan kata itu dapat saling dipertukarkan, sedangkan perbedaan arti menyebabkan kata itu tidak dapat saling dipertukarkan. selengkapnya... about Perbedaan Makna Kata "Semua", "Seluruh", "Segala", "Sekalian, dan "Segenap"

Kamus Natal

Pengarang : Dr. Andar Ismail

Advent (Lat. Adventus): kedatangan, yaitu kedatangan Kristus.
Minggu-minggu Advent adalah empat hari Minggu sebelum tanggal 25 Desember. Minggu Advent pertama adalah permulaan tahun gerejawi. Mulai dirayakan oleh gereja sekitar abad ke-6. Liturgi masa Advent ditandai dengan lagu-lagu penantian kedatangan Kristus, penyalaan lilin besar berwarna ungu, satu lilin pada Minggu Advent I, dua lilin pada Minggu berikutnya, dan seterusnya; dan penggunaan warna ungu dalam dekorasi gereja. selengkapnya... about Kamus Natal

Kolom Publikasi: 
Edisi Publikasi: 

Nasib Kata

Dalam dunia kehidupan, spesies-spesies dan variannya lahir dan mati menurut kemampuan mereka bertahan dalam lingkungan yang terus berubah. Setiap jenis makhluk hidup harus berjuang sangat keras mempertahankan keberadaannya. selengkapnya... about Nasib Kata

Implementasi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini

Diringkas oleh: Berlian Sri Marmadi

Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya melalui berbahasa. Keterampilan bergaul dalam lingkungan sosial dimulai dengan penguasaan kemampuan berbahasa. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran, sehingga orang lain memahaminya dan menciptakan suatu hubungan sosial. Jadi, tidaklah mengherankan bahwa bahasa dianggap sebagai salah satu indikator kesuksesan seorang anak. Anak yang dianggap banyak berbicara, kadang merupakan cerminan anak yang cerdas. Sebelum mempelajari pengetahuan lain, anak perlu menggunakan bahasa agar dapat memahami dengan baik. Anak akan dapat mengembangkan kemampuannya dalam bidang pengucapan bunyi, menulis, membaca yang sangat mendukung keberaksaraan di tingkat yang lebih tinggi. selengkapnya... about Implementasi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini

Membangun Bangsa dengan Bahasa Indonesia

Istilah pembangunan bangsa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan di bidang ekonomi, tetapi juga di bidang politik, sosial, dan budaya. Ada tiga hal yang harus diperhatikan. Hal pertama yang paling penting adalah kemampuan kita untuk berkomunikasi dengan satu sama lain. Semakin kita jauh dari proklamasi tahun 1945, mengharuskan kita untuk senantiasa memperkaya kosakata bahasa Indonesia karena permasalahan kita semakin banyak dan kompleks sifatnya. selengkapnya... about Membangun Bangsa dengan Bahasa Indonesia

Register Wisata dan Permainan Bahasa

Sdr. Yuliantoro, pekerja pers sekaligus peminat pariwisata yang tinggal di Surakarta, menanyakan hal-hal berikut: selengkapnya... about Register Wisata dan Permainan Bahasa

Pages


Subscribe to Pojok Bahasa