Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Dunia Penulisan Kristen

Tugas-Tugas Penyunting Kristen

  1. Seorang penyunting percaya sebuah buku yang baik dapat dibuat lebih baik lagi.

  2. Memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya bisa menjadi petunjuk objektif bagi penulis.

  3. Tidak takut mengatakan apa yang ia pikirkan tentang sebuah naskah dengan jujur, sekaligus menjaga perasaan penulis.

  4. Waspada dalam perhatiannya pada setiap kata, setiap kalimat, dan setiap tanda baca di dalam karya penulis.

  5. Menyuarakan karya penulis dengan nada yang lebih simpatik.

  6. Menyesuaikan diri dengan penulis, bukan sebaliknya.

  7. Perlu waktu. Tulisan yang baik membutuhkan waktu, demikian juga menyunting.

  8. Memiliki telinga bagi gaya penulis.

  9. Adalah pembaca yang paling objektif bagi buku yang akan diterbitkan.

  10. Paham bahwa tulisan yang jelas adalah penting bagi pikiran yang jernih.

  11. Mencoba menjadi penulis kedua tanpa mengubah istilah-istilah awal yang digunakan penulis.

  12. Menegaskan keunikan penulis.

  13. Dengan lembut memangkas keangkuhan, penilaian subjektivitas, kekeraskepalaan, maupun "kegaringan" penulis.

  14. Berkata, "Saya menambahkan ini untuk menunjukkan apa yang menurut saya salah, bukannya memaksakan yang menurut saya benar."

  15. Tidak pernah berkata, "Sudah saya bilang!"

Tiga Simbol Natal

Ada tiga simbol yang berarti Natal -- yang benar-benar bermakna Natal.

Yang pertama adalah buaian bayi. Dengan kata-kata yang mudah dipahami oleh manusia, Alkitab menggambarkan Tuhan dalam bentuk manusia dalam sosok seorang bayi kecil! Di sana, di Bethlehem, dalam buaian yang berisi harapan dan impian dunia yang sedang sekarat, tangan kecil dan montok yang mengenggam jerami dalam palungan-Nya itu akan menyembuhkan mata yang buta, telinga yang tuli, dan meredakan keganasan lautan; kaki-kaki kecil itu akan mengantarkan-Nya ke tempat mereka yang sedang sakit dan membutuhkan. Kaki-kaki itu juga yang akan dipaku di kayu salib Kalvari. Palungan di Bethlehem yang terpencil menjadi penghubung yang mengikat dunia yang terhilang kepada Tuhan yang penuh kasih. selengkapnya... about Tiga Simbol Natal

Melayani Dia Melalui Pena

Oleh: Drs. Xavier Quentin Pranata

Di tengah-tengah seminar "Langkah Pemuda di Tengah Pergolakan Dunia", seorang mahasiswi Sastra Inggris Universitas Nasional Jakarta, yang juga menjadi salah seorang peserta seminar itu, memberiku selembar kertas. Aku terkejut. Aku belum begitu akrab dengan dia. Aku baru mengenalnya dua hari. Ya. Pada saat seminar itu saja. Namanya Inge! selengkapnya... about Melayani Dia Melalui Pena

Literatur Kristen Lebih Penting daripada Bangunan Gedung Gereja

Akhir bulan Juni 1997 yang lalu, Pdt. Peter Wongso diundang oleh Sinode GKKK sebagai pembicara utama Retret Pimpinan Kalam Kudus di Kaliurang, Yogyakarta. Sebelum melanjutkan perjalanan pelayanannya ke manca negara, beliau sempat singgah di SAAT beberapa hari. Dalam persinggahan tersebut redaksi majalah HUT GKKK Semeru Malang ke-30 yang diwakili Pdt. Timotius Witarsa, mewawancarai beliau. Petikannya adalah sebagai berikut:

Red : Apakah makna literatur Kristen bagi Bapak? selengkapnya... about Literatur Kristen Lebih Penting daripada Bangunan Gedung Gereja

Alkitab dan Penulis

Mencari nafkah hanya dari tulisan kristiani tidaklah mungkin untuk saat ini. Tetapi untuk menjadi penulis yang profesional bukanlah suatu hal yang mustahil. Dalam pertemuan-pertemuan penulis Kristen, yang tidak boleh dilupakan ialah bagaimana menyampaikan firman Allah dalam bahasa yang dipahami oleh manusia pada zaman ini. Bagaimana caranya menggunakan alat tulis untuk menghasilkan tulisan yang baik, yang memberikan pedoman hidup bagi umat manusia tanpa memberi kesan menggurui atau mengkhotbahi. Teknik-teknik penulisan umum dan kristiani tidak jauh berbeda. Tetapi penulisan kristiani berangkat dari suatu konsep yang sudah pasti. Sedangkan menulis untuk majalah umum tidak selamanya demikian. Banyak tulisan yang dibuat penulis hanya sekadar untuk menyenangkan hati atau memuaskan intelek, emosi, atau kepentingan lainnya. selengkapnya... about Alkitab dan Penulis

Seandainya Tidak Ada Penulis

Apakah Anda dapat membayangkan apa yang akan terjadi bila tidak ada penulis Alkitab. Anda pun dapat menduga apa yang akan terjadi jika tidak ada catatan tertulis tentang Allah. Percaya secara ngawur mungkin kata yang tepat untuk mengatakannya. selengkapnya... about Seandainya Tidak Ada Penulis

Mencari dan Mengembangkan Ide-Ide Kristiani

Pemberitaan itulah kekuatan Allah (1 Korintus 1:18). Lakukanlah pekerjaan pemberitaan Injil (2 Timotius 4:5).

  1. Dalam PL

    Siapakah yang Memberitakan?

    • Allah memberitakan kesejahteraan (Kejadian 41:16)
    • Para nabi
    • Raja
    • Hakim-hakim

Dunia Editor

Media cetak dan elektronik di Indonesia semakin berkembang pesat. Pertumbuhan media ini tentu saja membuka peluang lebar-lebar bagi editor/penyunting naskah. Untuk meraih peluang ini, para calon editor tentu saja perlu mempersiapkan diri atau bahkan melatih diri untuk lebih peka terhadap penggunaan bahasa. Apa saja yang perlu kita siapkan untuk menjadi editor? Dalam edisi kali ini, redaksi rindu membekali Sahabat dengan artikel yang memaparkan syarat-syarat menjadi editor. Selain itu, redaksi juga menyajikan rubrik Pojok Bahasa yang berjudul, "Bahasa Pasar di Media Bisa Turunkan Kualitas Bahasa Indonesia". Selamat membaca.

Pimpinan Redaksi e-Penulis,
Truly Almendo Pasaribu
< uly(at)in-christ.net > selengkapnya... about Dunia Editor

Mengapa Bersukacita dan Memuji?

Lukas 1:57-80

Bagi sanak keluarga Zakharia dan Elisabet, jelas karena kelahiran anak bagi pasangan tersebut yang menunjukkan rahmat Tuhan yang besar kepada mereka (ayat 57-58). Namun, alasan mereka tidak hanya itu. Zakharia dan Elisabet punya alasan yang lebih besar lagi. Alasan dari sukacita dan pujian itulah yang telah menyebabkan mereka melakukan dan mengalami hal-hal yang membuat para sanak keluarganya heran (ayat 62), dan banyak orang geger (ayat 65). selengkapnya... about Mengapa Bersukacita dan Memuji?

Tantangan dan Peluang Jurnalistik Kristen

Dengan melihat arus globalisasi yang demikian pesat menghantam segala segi kehidupan, jurnalistik Kristen pun mengalami tantangan yang tidak kalah beratnya. Tantangan itu bukan saja dari datang sesama produk, melainkan juga produk lain. Misalnya saja, minat baca majalah Kristen yang kurang akan semakin parah dengan semakin banyaknya hiburan nonbacaan seperti bioskop, pertunjukan langsung seperti musik, tarian dan sebagainya, pameran, wisata dan lain-lain. Namun, kalau dipilah, secara garis besar ada dua tantangan: tantangan dari dalam dan dari luar.

Tantangan dari Dalam selengkapnya... about Tantangan dan Peluang Jurnalistik Kristen

Pages


Subscribe to Dunia Penulisan Kristen