Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Serba-serbi Dunia Penulisan

Tujuan Menulis

Semulia-mulianya orang menulis adalah demi tercapainya kehidupan yang lebih baik bagi seisi dunia. Jurnal ilmiah, karangan populer, fiksi, atau roman picisan sekali pun, ditulis dengan tujuan supaya manusia, setidak-tidaknya segolongan kecil, terinspirasi dan tergerakkan. selengkapnya... about Tujuan Menulis

Gaet Peluang Blog

Indonesia tak selalu kalah jika harus bersaing dengan negara maju macam Jerman, Italia, dan Perancis. Buktinya, di ranah blog WordPress, negara kita bisa mengalahkan ketiga negara Eropa tersebut. Demikian berita yang dilansir oleh situs berita www.detikinet.com. Kedigdayaan Indonesia ini dilihat dari bahasa yang tersebar di layanan blog WordPress.com. Menurut data per Desember 2008, bahasa Indonesia digunakan oleh 5 persen blog di WordPress. Sementara blog berbahasa Jerman, Perancis, dan Italia masing-masing hanya digunakan tak lebih dari 2 persen. selengkapnya... about Gaet Peluang Blog

Catatan dari Sebuah Klub Menulis

Salah satu hal yang membuat saya takjub pada hidup adalah ketika kita membiarkan hal-hal yang tak terduga datang. Kita seakan mengapung dengan keseimbangan "sempurna" di dalamnya. Tak ada dorongan berlebihan karena asa yang meluap-luap. Tak ada sesak karena penolakan dalam diri. Mengalir, begitu saja. selengkapnya... about Catatan dari Sebuah Klub Menulis

Menulis dan Manfaatnya

Ditulis oleh: Puji Arya Yanti

Jika ditanya, mengapa menulis, seorang penulis akan mengemukakan pendapat yang berbeda-beda. Bisa jadi karena uang, ketenaran, hobi, bahkan karena tidak ada hal lain yang bisa dilakukan. Sebagai penulis Kristen, mewartakan firman-Nya menjadi alasan terkuat ketika memutuskan menggeluti dunia tulis-menulis ini. Dengan alasan-alasan tersebut, ketika seorang penulis mengayunkan penanya, dia juga mengusung tujuan-tujuan tertentu, baik bagi dirinya sendiri maupun untuk orang lain. selengkapnya... about Menulis dan Manfaatnya

Menembus Media Massa

Shalom,

Para penulis yang menorehkan tinta di berbagai halaman media cetak maupun yang berhasil menulis buku tidak serta merta mencapai kesuksesannya dengan mudah. Mereka tidak lain adalah para pejuang yang tak mengenal putus asa. Bukan hanya tenaga yang mereka korbankan, namun juga waktu, uang, dan perasaan. Tak sedikit penulis sukses yang harus bolak-balik ke kantor pos atau penerbit untuk mengirimkan tulisannya. Alih-alih tulisannya dimuat, malah surat penolakan yang datang. Lantas, apakah cukup sampai di sini? Tidak! Kita harus memiliki ketekunan dan kesabaran jika kita ingin tulisan kita menembus media massa. Ingat, selama ada keinginan pasti ada jalan. selengkapnya... about Menembus Media Massa

Mengembangkan Tulisan

Apa kabar Sahabat Penulis? Senang sekali e-Penulis bisa hadir kembali di ruang baca Anda. Bagaimana perkembangan tulisan Anda? Apakah Anda masih mencari-cari cara untuk menuangkan ide brilian Anda ke dalam tulisan? Apakah Anda ingin belajar dari tokoh penulis Kristen yang sukses? Anda ingin melakukan studi banding dengan situs-situs penulis? Tepat sekali jika Anda menyediakan waktu sejenak untuk menikmati sajian kami ini. Di dalam edisi ini, e-Penulis menyajikan tip untuk membuat kata pembuka yang menarik, menyoroti kehidupan penulis Kristen terkenal -- Eka Darmaputera, dan ulasan situs yang layak Anda ketahui. Ingin tahu seperti apa? Mari simak sajian kami berikut ini.

Staf Redaksi e-Penulis,
Sri Setyawati selengkapnya... about Mengembangkan Tulisan

Peran Penulis Editorial

Oleh: Tommy Denton

Seorang penulis editorial jarang menghadapi topik kejahatan besar atau sejarah yang signifikan melebihi serangan teroris pada WTC dan Pentagon.

Beberapa orang mungkin menanyakan apakah, entah itu sesuatu yang langka, peristiwa yang sangat penting, dan insiden mengerikan memerlukan pertimbangan khusus dari seorang penulis editorial, sensibilitas yang unik, kewajiban untuk menentukan ukuran kewaspadaan dalam menaksir peristiwa-peristiwa tersebut. Jawaban sederhananya, tidak.

selengkapnya... about Peran Penulis Editorial

Membuat Garis Besar yang Detail

Membuat dan menggunakan garis besar yang detail adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan saat menulis artikel Anda. Dengan ini, Anda dapat mengatur ide-ide Anda terlebih dahulu untuk memastikan bahwa konten Anda akan mengalir dengan lancar.

Berikut adalah bagaimana Anda dapat membuat garis besar yang detail.

1. Pilih topik.

Tentukanlah topik apa yang akan Anda tulis. Pastikan bahwa itu adalah sesuatu yang akan mencapai tujuan Anda dan sesuatu yang akan menangkap perhatian target pembaca Anda.

2. Penelitian yang mendalam.

Hal berikutnya yang harus dilakukan adalah penelitian secara mendalam terhadap topik pilihan Anda. Anda dapat menggunakan blog, forum, situs, buku elektronik, dan lain-lain sebagai sumber informasi. Anda juga dapat melakukan wawancara dan berbicara dengan orang-orang yang Anda targetkan. Semakin banyak informasi yang Anda kumpulkan, semakin baik. selengkapnya... about Membuat Garis Besar yang Detail

Mendefinisikan Peran Editorial

Oleh: Matt Kinsman

Tampaknya, tidak ada pekerjaan yang lebih kompleks dalam dunia majalah daripada pekerjaan sebagai editor. Editor bertanggung jawab dalam banyak hal: dari pengembangan situs, perencanaan konferensi, sampai menjadi wakil dari majalah pada pidato-pidato -- semua itu dilakukan untuk menerbitkan majalah mereka dengan tepat waktu. Saat ini, editor menyisihkan lebih sedikit waktu untuk memeriksa isi majalah yang akan dicetak -- dalam beberapa kasus malah lebih sedikit daripada separuh waktu mereka.

selengkapnya... about Mendefinisikan Peran Editorial

Menulislah dengan Detail dan Cermat

Detail membuat tulisan Anda hidup! Perhatikanlah nasihat Tolstoy:

"Saya tidak memberitahu. Saya tidak menjelaskan. Saya menunjukkan."

Kata-kata Anda harus menghidupkan gambaran di benak Anda. Gambaran yang penuh warna, atau kalau mungkin, gambaran yang Anda telusuri seperti detektif yang hebat. Menurut Jack Cappon, seorang penyunting di Associated Press (AP), "warna" adalah perkara yang menyangkut detail -- terkadang detail yang kecil-kecil. Jules Loh dari AP, dalam sebuah profil Herbert Hoover, mengamati bahwa di meja kerja Hoover ada sebuah kotak yang berisi selusin pensil yang diserut tajam; sebuah detail yang biasanya tak luput dari pengamatan para penulis yang baik. Namun, Loh juga melihat bahwa penghapus di semua pensil itu hampir habis dipakai. Detail ini bercerita lebih banyak tentang Hoover daripada hal-hal yang tampak jelas: warna dasinya, kilap sepatunya, dll.. selengkapnya... about Menulislah dengan Detail dan Cermat

Pages


Subscribe to Serba-serbi Dunia Penulisan