Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Kaidah dan Pemakaian Bahasa

Pentingnya Berbahasa Indonesia Baku

Malam minggu ini, saya menemukan tayangan waras dari Metro TV, yaitu Idenesia; Ide untuk Indonesia yang dipresenteri Yovie Widiyanto, seorang musisi berkualitas dari Indonesia yang ternyata punya kemampuan mengarahkan acara dengan bagus. Nggak menyangka saya. Tayangan yang baru saya sadari itu membahas tentang bahasa baku Indonesia dengan tema, kalau tidak salah "Bahasa Indonesia Bisa Juga Gaul". selengkapnya... about Pentingnya Berbahasa Indonesia Baku

Cara Berpikir Masyarakat Memengaruhi Perluasan Kosakata Bahasa Indonesia

Dalam upaya memperluas kosakata bahasa Indonesia, kita juga harus meningkatkan kemampuan masyarakat untuk terus mengembangkan cara berpikir. Karena setiap kali kita masuk ke dalam cara berpikir yang terlalu falsafah, kita mendapatkan kesulitan yang luar biasa dalam pengungkapan. selengkapnya... about Cara Berpikir Masyarakat Memengaruhi Perluasan Kosakata Bahasa Indonesia

Kesatuan

"Wahai pemuda Indonesia, jika Tuanku Abdul Rahman bertanya kepadamu, 'Berapa jumlah pemuda Indonesia?' jawablah: 'Satu!'" Demikian gelegar pidato Bung Karno saat terjadi konfrontasi dengan Malaysia. Jawaban "Satu!" yang diberikan Bung Karno tentu bukan karena beliau malas menghitung berapa persisnya jumlah pemuda Indonesia saat itu. Juga bukan berarti Bung Karno kalah soal berhitung dibanding Rhoma Irama, hanya karena Bang Haji melantunkan "Seratus tiga puluh lima juta/Penduduk Indonesia ...."

selengkapnya... about Kesatuan

Hukum DM dalam Bahasa Indonesia

Penulis : J.S. Badudu

Hukum DM (Diterangkan-Menerangkan) adalah istilah yang mula-mula dimunculkan oleh almarhum Sutan Takdir Alisjahbana (STA). Hukum DM itu sendiri memang merupakan salah satu sifat utama bahasa Indonesia (BI). Sebuah frasa, terdiri atas unsur utama yang diikuti oleh unsur penjelas. Ada juga bentuk susunan sebaliknya yaitu MD, tetapi jumlahnya agak terbatas. Konstituen pembentuk frasa itu pun bermacam-macam, boleh nomina (N), verba (V), adjektiva (Ad), pronomina (Pron), dan sebagainya. Kita lihat contoh berikut ini: selengkapnya... about Hukum DM dalam Bahasa Indonesia

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Nasib Kata

Dalam dunia kehidupan, spesies-spesies dan variannya lahir dan mati menurut kemampuan mereka bertahan dalam lingkungan yang terus berubah. Setiap jenis makhluk hidup harus berjuang sangat keras mempertahankan keberadaannya. selengkapnya... about Nasib Kata

Implementasi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini

Diringkas oleh: Berlian Sri Marmadi

Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya melalui berbahasa. Keterampilan bergaul dalam lingkungan sosial dimulai dengan penguasaan kemampuan berbahasa. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran, sehingga orang lain memahaminya dan menciptakan suatu hubungan sosial. Jadi, tidaklah mengherankan bahwa bahasa dianggap sebagai salah satu indikator kesuksesan seorang anak. Anak yang dianggap banyak berbicara, kadang merupakan cerminan anak yang cerdas. Sebelum mempelajari pengetahuan lain, anak perlu menggunakan bahasa agar dapat memahami dengan baik. Anak akan dapat mengembangkan kemampuannya dalam bidang pengucapan bunyi, menulis, membaca yang sangat mendukung keberaksaraan di tingkat yang lebih tinggi. selengkapnya... about Implementasi Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini

Salah Kaprah Pemakaian Kata "Dirgahayu"

Salah kaprah berarti sesuatu yang tidak benar, tetapi dilakukan oleh banyak orang sehingga tampak seolah-olah benar dan biasa. Salah kaprah sering terjadi dalam bahasa komunikasi yang lebih mengutamakan pemahaman komunikatif daripada tata bahasa baku. Pesan memang telah sampai kepada komunikan, meskipun tata bahasa dan makna sebenarnya kacau. selengkapnya... about Salah Kaprah Pemakaian Kata "Dirgahayu"

"Non" sebagai Awalan? Nanti Dulu!

Penulis : Lie Charlie
Nonaktif. Kata ini meruap kala seorang pejabat terkena kasus atau intrik politik. Misalnya kala Kapolri Bimantoro dinonaktifkan oleh Presiden Gus Dur pertengahan tahun 2001. Begitu juga ketika Syahril Sabirin tersandung kasus Bank Bali. Ia diminta nonaktif dari jabatannya. Kasus terbaru tentunya Akbar Tandjung. selengkapnya... about "Non" sebagai Awalan? Nanti Dulu!

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Murahnya Janji

Saya pernah menyimak iklan sebuah klinik transplantasi rambut yang terpasang di koran ini. Klinik itu menawarkan rambut kepada para orang botak dengan slogan: "Bukan janji, tapi pasti!" Di koran ini juga seorang pelanggan mengirim surat pembaca yang isinya mengeluhkan pelayanan salah satu bank nasional. Penawaran kartu kredit yang diterima penulis surat itu dianggap "hanya janji". Mari kita telusuri kata janji sesaat. selengkapnya... about Murahnya Janji

Pages


Subscribe to Kaidah dan Pemakaian Bahasa