Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Kaidah dan Pemakaian Bahasa

Sabtu Malam dan Malam Minggu

Frasa dalam bahasa Indonesia dapat berupa inti-inti, inti-penjelas, dan penjelas-inti. Contohnya adalah kakek nenek, tiga hari, dan sedang belajar. Lalu, bagaimana dengan frasa Sabtu malam dan malam Minggu?

Kata Sabtu dan Minggu merupakan nomina nama diri, sedangkan malam merupakan nomina temporal. Kedua jenis nomina tersebut dapat menjadi inti frasa. selengkapnya... about Sabtu Malam dan Malam Minggu

Rusak Bahasa, Rusaklah Pemikiran

"Orang sering tidak paham tentang kesaktian yang terkandung dalam bahasa. Bahasa merupakan satu perkara dengan dunia pemikiran dan cita rasa. Kalau orang itu kacau pikirannya, bahasanya juga kacau. Bahasa dan hidup, dunia pemikiran dan dunia rasa itu satu. Nah, kita bisa saksikan karena pendidikan bahasa dalam sistem pendidikan sekarang ini kurang, maka cara mereka berpikir juga kacau. Caranya menghayati, merasakan juga ikut kacau." selengkapnya... about Rusak Bahasa, Rusaklah Pemikiran

Bahasa dalam Pemakaian Kontemporer

Sejumlah pertanyaan disampaikan mahasiswa:

  1. Bahasa yang baik dan benar apakah masih perlu diteruskan sosialisasinya?
  2. Kenapa bahasa baik dan benar tidak dapat mengungguli bahasa amburadul seperti yang sekarang ditemukan?
  3. Apakah perkembangan ke arah bahasa kontemporer atau bahasa amburadul ada upaya-upaya penangkalannya?
  4. Mungkinkah bahasa kontemporer justru nantinya menjadi sumber penambahan kosakata bahasa Indonesia?

Pertama perlu dipahami, bahasa dalam pemakaian kontemporer tidak serta-merta identik dengan bahasa amburadul. Bahasa kontemporer adalah bahasa dalam perkembangan pemakaian kekinian, baik yang berciri formal maupun informal. Bahasa dalam kekinian banyak ditandai kebaruan. Beberapa kata dan kataan yang sudah lama tidak digunakan namun potensial dikembangkan juga banyak dicuatkan dalam pemakaian kontemporer. Kaidah kebahasaan yang diacu sama, karena bahasa kontemporer tetap berkiblat pada ketentuan bahasa yang ada. selengkapnya... about Bahasa dalam Pemakaian Kontemporer

Penggunaan dan Tata Tulis Ejaan: Pelafalan, Pemakaian Huruf, dan Pemisahan Suku Kata

Dasar yang paling baik untuk melambangkan bunyi ujaran atau bahasa adalah satu bunyi ujaran yang membedakan arti dilambangkan dengan satu lambang tertentu. Lambang yang dipakai untuk mewujudkan bunyi ujaran itu biasa disebut huruf. Dengan huruf-huruf itulah manusia dapat menuliskan gagasan yang semula hanya disampaikan secara lisan. selengkapnya... about Penggunaan dan Tata Tulis Ejaan: Pelafalan, Pemakaian Huruf, dan Pemisahan Suku Kata

Menceraikan yang Dipersatukan

Oleh: indonesiasaram

Ayat Alkitab yang boleh dibilang mencegah kawin-cerai dalam kehidupan orang Kristen ialah Matius 19:6 (lihat juga Markus 10:9). Ayat tersebut berbunyi sebagai berikut. selengkapnya... about Menceraikan yang Dipersatukan

Variasi Tinggi-Rendah Bahasa

Sdr. Mantoro Putro, menanyakan parameter yang menentukan bahasa variasi rendah dan variasi tinggi. Pertama, perlu dijelaskan bahwa pertanyaan ini bertalian sangat erat dengan pemakaian bahasa dalam situasi diglosik. Masyarakat diglosik adalah masyarakat yang di dalamnya terdapat perbedaan fungsi dan peran bahasa sesuai konteks sosialnya. Lazimnya, dalam masyarakat diglosik terdapat pembedaan peran dan fungsi bahasa variasi tinggi dan rendah dari satu bahasa yang sama. Misalnya, dalam bahasa Jawa ada bahasa Jawa Krama dan Ngoko. Dalam bahasa kita, ada bahasa Indonesia baku dan tidak baku. Perbedaan fungsi dan peran bahasa seperti inilah yang merupakan ukuran terpenting di dalam masyarakat diglosik. selengkapnya... about Variasi Tinggi-Rendah Bahasa

Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Indonesia

Bergandengan dan Saling Pukul

"Ia berjalan bergandengan tangan." Mengapa tidak ditulis: "Mereka berjalan bergandengan tangan?" Benar, jika ditulis, "Ia bergandengan tangan dengan pacarnya." selengkapnya... about Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Indonesia

Yuk, Kurangi Istilah Asing

Masalah kebahasaan tidak terlepas dari kehidupan masyarakat penuturnya. Dalam hubungan dengan kehidupan masyarakat bahasa Indonesia, telah terjadi berbagai perubahan, terutama yang berkaitan dengan tatanan kehidupan dunia dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Kondisi itu telah menempatkan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, pada posisi strategis yang memungkinkan bahasa itu memasuki berbagai sendi kehidupan bangsa dan memengaruhi perkembangan bahasa Indonesia. selengkapnya... about Yuk, Kurangi Istilah Asing

Betulkah Bentuk Mengkritisi?

Menggunakan bahasa secara tepat dan benar tidaklah mudah. Tentu saja diperlukan pengetahuan tentang bahasa itu melalui pelajaran khusus. Pengetahuan berbahasa secara alami saja tidak cukup. Di sekolah, guru mengajarkan kepada murid-muridnya bagaimana bahasa yang benar tentang makna kata, bentuk kata, dan susunan kata dalam kalimat. [block:views=similarterms-block_1] selengkapnya... about Betulkah Bentuk Mengkritisi?

Unsur-Unsur Tulisan yang Efektif (Tata Bahasa: Kaidah DM)

Sasaran kita adalah bagaimana membuat unsur-unsur tulisan itu menjadi efektif. Kalau unsur-unsur tulisan itu efektif, maka dengan sendirinya tulisan itu menjadi efektif. Hal-hal yang harus diperhatikan mencakup kata yang efektif, kalimat yang efektif, dan alinea yang efektif. Mari kita bahas satu per satu unsur tersebut. selengkapnya... about Unsur-Unsur Tulisan yang Efektif (Tata Bahasa: Kaidah DM)

Pages


Subscribe to Kaidah dan Pemakaian Bahasa