Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Tips dan Trik Menulis

Proses Kreatif Menulis Novel

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

Proses menulis novel sama seperti dengan proses memasak. Juru masak bermain-main dengan bahan pokok dan bumbu makanan yang terbaik untuk menjadikannya santapan lezat. Sedangkan dalam menulis novel, seorang penulis belajar membaurkan "bahan" dan "bumbu", agar tulisan enak dibaca. Jika koki belajar memadukan daging sapi, wortel, saus, kentang, garam, sup, lada hitam, dll., penulis belajar mencampur bahan pilihannya seperti filsafat, mitologi, sejarah, dan cerita-cerita rakyat. Penulis novel perlu mempersiapkan bahan-bahan pokoknya untuk menghasilkan karya yang melekat di hati pembacanya. Berikut ini beberapa ramuan dasar yang perlu penulis novel perhatikan. selengkapnya... about Proses Kreatif Menulis Novel

Sepuluh Langkah Mudah Membuat Esai

Untuk membuat sebuah esai yang berkualitas, diperlukan kemampuan dasar menulis dan latihan yang terus-menerus. Pada dasarnya, sebuah esai terbagi dalam tiga bagian: pendahuluan, tubuh esai, dan penutup. Pendahuluan berupa paragraf yang memperkenalkan topik yang akan dikemukakan, berikut tesisnya. selengkapnya... about Sepuluh Langkah Mudah Membuat Esai

Hal-Hal yang Dibutuhkan dalam Menulis Fiksi

Petunjuk berikut ini akan membantu Anda dalam menulis cerita yang lebih mengalir dan jelas. Juga membantu Anda mendapatkan inspirasi dan menulis dengan lebih cepat. selengkapnya... about Hal-Hal yang Dibutuhkan dalam Menulis Fiksi

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Syairmu Penabalmu, yang Menahbiskanmu Jadi Penyair

Mau jadi penyair? Ya, berkaryalah. Memangnya siapa yang memberi status penyair kepada Raja Ali Haji? Kepada Amir Hamzah? Kepada Sutardji Calzoum Bachri? Atau kepada Hasan Aspahani? Karyalah yang menjadikan seseorang itu jadi penyair atau bukan. Memangnya Dolorosa Sinaga disebut pematung kalau dia tidak membuat sebuah karya patung pun? Memangnya, Amri Yahya itu disebut pelukis kalau dia tidak melukis sebidang kanvas pun? Memangnya GM Sudarta itu mau disebut kartunis kalau dia tidak menciptakan tokoh Oom Pasikom? selengkapnya... about Syairmu Penabalmu, yang Menahbiskanmu Jadi Penyair

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Syarat Menjadi Penyunting Naskah

Apakah semua orang bisa menjadi penyunting naskah? Tentu tidak semua orang bisa menjadi penyunting naskah. Mengapa? Karena untuk menjadi penyunting naskah ada beberapa persyaratan yang harus dia penuhi. Persyaratan itu meliputi penguasaan ejaan bahasa Indonesia, penguasaan tata bahasa Indonesia, ketelitian dan kesabaran, kemampuan menulis, keluwesan, penguasaan salah satu bidang keilmuan, pengetahuan yang luas, dan kepekaan bahasa. Marilah kita simak satu per satu persyaratan itu.

1. Menguasai Ejaan

Seseorang yang ingin menjadi penyunting naskah pada satu penerbitan, harus menguasai kaidah ejaan bahasa Indonesia yang baku saat ini. Dia harus paham benar penggunaan huruf kecil dan huruf kapital, pemenggalan kata, dan penggunaan tanda-tanda baca (titik, koma, dan lain-lain). selengkapnya... about Syarat Menjadi Penyunting Naskah

Bagaimana Menulis Biografi

Biografi, secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang. Biografi dapat berbentuk beberapa baris kalimat saja, namun juga dapat berupa lebih dari satu buku.

Perbedaannya adalah, biografi singkat hanya memaparkan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang dan peran pentingnya sementara biografi yang panjang meliputi, tentunya, informasi-informasi penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail dan tentunya dituliskan dengan gaya bercerita yang baik. selengkapnya... about Bagaimana Menulis Biografi

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Tantangan Menjadi Komunikator Kristen yang Cakap

Mengubah kehidupan moral masyarakat yang tidak tulus bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, komunikator atau penulis Kristen yang ingin berperan dalam pekerjaan yang mulia ini, perlu memiliki kecakapan dan profesionalisme yang tinggi.

1. Dia harus tahu firman Tuhan. selengkapnya... about Tantangan Menjadi Komunikator Kristen yang Cakap

Menjadi Penerjemah Pemula yang Cermat dan Selamat

Meski judul tulisan ini mengandung kata pemula, tidaklah berarti bahwa saya sudah senior, apalagi "manula". Dari segi usia, jelas saya masih di tiga puluh tahunan awal. Dari segi jam terbang profesi penerjemah, bisa dibilang saya masih berada di pertengahan. Tentu, saya menjalani proses membangun karier penerjemah dari nol. selengkapnya... about Menjadi Penerjemah Pemula yang Cermat dan Selamat

Menumbuhkan Dahaga Membaca

Kita ketinggalan lebih dari 64 tahun dari negara lain. Demikian ujar sastrawan Taufiq Ismail memaparkan keprihatinannya terhadap minat baca anak Indonesia yang rendah. Bahkan, kini, siswa SMA di Indonesia tak punya kewajiban membaca buku alias 0 buku. Di negara lain, siswa SMA wajib membaca buku sastra minimal 5 judul. selengkapnya... about Menumbuhkan Dahaga Membaca

Kiat Memperindah Tulisan Renungan

Isi renungan memang merupakan faktor terpenting dalam sebuah tulisan renungan. Tetapi, kita tidak bisa mengabaikan kemasannya juga. Untuk memperindah tulisan renungan Anda, perhatikanlah beberapa hal berikut:

1. Membuat Bagian Awal yang Menarik

Bagian awal tulisan adalah wilayah yang sangat penting. Bagian ini sangat menentukan apakah pembaca tertarik untuk membaca keseluruhan tulisan itu atau tidak.

Pilihlah kata-kata yang Anda pakai dengan cermat. Sebuah kata, bisa menjadi seperti setetes tinta yang jatuh di seember air putih. Dia dapat mengubah isi seluruh tulisan Anda. selengkapnya... about Kiat Memperindah Tulisan Renungan

Pages


Subscribe to Tips dan Trik Menulis