Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

e-Penulis 090/Agustus/2011

Syarat Menjadi Penyunting Naskah

Apakah semua orang bisa menjadi penyunting naskah? Tentu tidak semua orang bisa menjadi penyunting naskah. Mengapa? Karena untuk menjadi penyunting naskah ada beberapa persyaratan yang harus dia penuhi. Persyaratan itu meliputi penguasaan ejaan bahasa Indonesia, penguasaan tata bahasa Indonesia, ketelitian dan kesabaran, kemampuan menulis, keluwesan, penguasaan salah satu bidang keilmuan, pengetahuan yang luas, dan kepekaan bahasa. Marilah kita simak satu per satu persyaratan itu.

1. Menguasai Ejaan

Seseorang yang ingin menjadi penyunting naskah pada satu penerbitan, harus menguasai kaidah ejaan bahasa Indonesia yang baku saat ini. Dia harus paham benar penggunaan huruf kecil dan huruf kapital, pemenggalan kata, dan penggunaan tanda-tanda baca (titik, koma, dan lain-lain). selengkapnya... about Syarat Menjadi Penyunting Naskah

Bahasa Pasar Di Media Bisa Turunkan Kualitas Bahasa Indonesia

Penggunaan bahasa pasar atau bahasa tidak baku di media, dikhawatirkan dapat menurunkan kualitas bahasa Indonesia di masyarakat. Demikian salah satu pendapat yang terlontar dalam diskusi di Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS), Jumat (23/10), menyoal penggunaan bahasa pasar dalam media.

Setidaknya ada tiga faktor yang mendorong masuknya bahasa pasar dalam bahasa jurnalistik, bahasa yang digunakan para reporter, redaktur, dan pengelola surat kabar. Demikian diungkap Kristanto Hartadi, Pemimpin Redaksi Harian Sinar Harapan, dalam diskusi tersebut. selengkapnya... about Bahasa Pasar Di Media Bisa Turunkan Kualitas Bahasa Indonesia


Subscribe to e-Penulis 090/Agustus/2011