Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Tips dan Trik Menulis

Tertib Mengarang dengan Sistem Kartu dan Lembar Catatan

Agar dapat mengarang dengan lancar, kondisi jasmani harus sehat, kemampuan berkonsentrasi harus kuat, pikiran harus cerah, semangat kerja harus tinggi, waktu yang tersedia harus cukup, di samping bahan-bahan karangan juga harus siap di tangan. Bilamana salah satu saja dari persyaratan tersebut tidak terpenuhi, orang memunyai kecenderungan untuk menunda kegiatan mengarang, dan kecenderungan itu lama-lama dapat menjadi kebiasaan untuk menunda-nunda dengan macam-macam dalih atau alasan. Orang yang ingin menjadi penulis perlu menyadari hal-hal khas yang menyangkut dirinya pada waktu mengarang: pena yang disukai, mesin ketik atau komputer yang membuatnya produktif, pakaian yang terasa enak dikenakan sewaktu melakukan pekerjaan mengarang, dsb.. Sesudah itu, manjakanlah sepenuhnya diri sendiri dengan pilihan-pilihannya itu, sehingga tidak ada alasan untuk menunda-nunda pekerjaan. Jadi, perlu kita membangun tertib mengarang, yaitu menerapkan "kekerasan" atau pemaksaan diri secukupnya dan selayaknya. selengkapnya... about Tertib Mengarang dengan Sistem Kartu dan Lembar Catatan

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Kiat-Kiat Menjadi Editor

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

Editor merupakan tulang punggung dalam penerbitan. Tidak hanya itu, editor memegang peranan penting untuk menambah nilai sebuah karya. Peranan ini disertai tanggung jawab yang berat. Editor yang cerdas, rajin, teliti, dan taktis, bisa mempererat kerja sama antara penerbit dan pengarang. Sedangkan kecerobohan dan ketidaktaktisan seorang editor, bisa mendatangkan bencana bagi hubungan penerbit dengan pengarang.

Selain dituntut untuk berlatih dengan metode "belajar dengan bekerja", editor juga ditantang untuk terus memperkaya wawasannya dalam dunia pengeditan. Salah satunya adalah dengan mengikuti tip-tip berikut ini. selengkapnya... about Kiat-Kiat Menjadi Editor

Mengamati Budaya

Ditulis oleh: Yudo

Dalam artikel pada edisi yang lalu, kita sudah membahas tentang bagaimana budaya memengaruhi kesusastraan suatu daerah. Namun, jika kita menyelisik lebih dalam, yang mendapat pengaruh langsung dari budaya bukanlah karya sastra itu sendiri, melainkan para penulisnya. Jika kita mengamati para sastrawan besar Indonesia, kita bisa melihat bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak hanya terbuka terhadap budaya pada zamannya, tetapi juga dengan aktif merekam budaya itu dalam tulisan-tulisan mereka. Sekali lagi, budaya yang kita maksud dalam hal ini bukan hanya hal-hal yang bersifat tradisional saja, melainkan kebiasaan-kebiasaan yang bisa dikategorikan dalam kebiasaan modern atau kontemporer. selengkapnya... about Mengamati Budaya

Teknik Menulis Feature

Dirangkum oleh: Berlin B.

Dalam bukunya "Features Writing for Newspaper" (1975), DR. Williamson mendefinisikan features sebagai tulisan kreatif yang terutama dirancang guna memberi informasi sambil menghibur tentang suatu peristiwa, situasi, atau aspek kehidupan seseorang. Feature memiliki empat keistimewaan yang menjadi cirinya, yaitu kreatif, informatif, menghibur, dan boleh subjektif. Kreatif berbicara tentang proses penciptaannya, informatif tentang isi yang disampaikan, menghibur tentang gaya penulisan yang digunakan, dan boleh subjektif tentang cara penuturannya. Dengan demikian, feature dapat dikatakan sebagai tulisan kreatif yang dimaksudkan terutama untuk menghibur dan memberi informasi tentang suatu peristiwa, keadaan, atau aspek kehidupan, yang kadang disampaikan secara subjektif. selengkapnya... about Teknik Menulis Feature

Pages


Subscribe to Tips dan Trik Menulis