Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Prosedur Singkat Penyusunan Historiografi

Charles Tilly (1929 -- 2008) adalah sejarawan sosial dan sosiolog ternama asal Amerika. Beliau berkhidmat pada beragam institusi, di antaranya adalah Harvard University, University of Columbia, dan Institute for Social and Economic Research and Policy. Karya-karyanya lebih banyak mengkaji perkembangan sosial politik bangsa Eropa pada periode abad 17 dan 18. Ulasannya tentang State Formation, Gerakan Sosial, Collective Action, dan Sosiologi Kota, banyak menjadi acuan para sosiolog dan sejarawan hingga hari ini.

Tulisan berikut ini merupakan kerangka prosedur singkat dalam penulisan proses sejarah atau historiografi. Prosedur ini dapat menjadi acuan bagi pihak yang awam atau tidak pernah mendapatkan pengajaran dan bimbingan penulisan sejarah. Pihak lain, seperti sejarawan dan sosiolog juga memerlukan kerangka berpikir semacam ini sebelum menuliskan sebuah karya.

  1. Berhati-hatilah dalam mendefinisikan fenomena yang akan dideskripsikan dan dijelaskan. Pertimbangkan, sejauh apa definisi Anda menyiratkan batasan-batasan historis? Bagaimana nantinya Anda mengenali satu kejadian ketika Anda melihatnya?

  2. Jika memungkinkan, ujilah paling tidak tiga kejadian dari fenomena itu untuk membuat beberapa perbandingan. Kemudian, apakah kesimpulan dari perbandingan itu dapat bertahan untuk menyimpulkan kejadian-kejadian yang baru.

  3. Renungkanlah, kapan dan di mana fenomena itu terjadi. Dalam konteks waktu dan tempat apakah fenomena itu terjadi? Pertanyaan-pertanyaan itu akan memulai proses identifikasi waktu dan tempat lain yang saat fenomena yang sama terjadi secara berbeda, dengan intensitas yang bervariasi, atau berbeda sama sekali.

  4. Pelajari uraian-uraian dan keterangan yang relevan mengenai waktu dan tempat yang ditawarkan oleh sejarawan lain tentang fenomena tersebut, terutama pada aspek mana mereka saling berbantah atau dengan otoritas karya sejarah yang terbit sebelumnya. Melihat lekat pada bukti macam apa yang mereka gunakan, bagaimana mereka menggunakan bukti, dan bagaimana mereka membangun karya mereka.

  5. Selesaikan teori Anda sendiri, terutama teori yang teruji mengenai bagaimana sumber didapat dari kejadian nyata, bagaimana ahli sejarah mengidentifikasi, memilih, dan menyajikan sumber itu, dan bagaimana ahli sejarah sampai kepada klaim tersebut. Pertanyaan tentang gaya, ontologi, strategi dalam menjelaskan, dan mekanisme yang menolong untuk memperjelas pilihan pada sosiologi historis juga akan menolong menetapkan bagaimana ahli sejarah melakukan pekerjaan mereka.

  6. Nyatakan dengan tegas bagaimana analisis Anda sendiri dibangun dari telaah mendalam atas fenomena di atas, tingkatkan analisis Anda pada saat itu, atau bedakanlah karya Anda dari penulisan historis terbaik yang pernah Anda temukan pada materi pokok yang sama. Sekali lagi, pertanyaan sekitar gaya, ontologi, strategi eksplanasi, dan mekanisme harus disajikan sebagai penolong.

  7. Khususnya, putuskan apakah pekerjaan Anda telah setara dengan seorang kritikus sejarah sosial dalam mengidentifikasi pola, bidang lanjutan, analisis proses, atau beberapa kombinasi terbaik yang tergambar dari gaya itu.

  8. Ketika Anda telah mempunyai keputusan itu dengan jelas di kepala, lakukan telaah ulang beberapa pekerjaan kelas satu pada cara Anda memilih gaya, menajamkan ontologi, strategi eksplanasi, mekanisme, sumber, metode, pengukuran, observasi dari tiap unit, dan konstruksi dari argumen. Nyatakan dengan jelas, apa yang memengaruhi koreksi Anda sendiri untuk sama atau beda dari pekerjaan kelas satu lainnya itu.

  9. Pada satu atau dua kalimat, nyatakan argumen utama yang akan Anda buat di sekitar fenomena. Kemudian, menyatakan dari mana Anda memperoleh argumen, dan mengapa.

  10. Pada satu atau dua kalimat lain, ringkaskan bagaimana Anda akan menentukan bahwa argumen tersebut adalah benar.

  11. Pilih versi Anda sendiri dari duabelas nada gubahan -- seperangkat konsistensi, ketentuan efektif untuk pengumpulan data dan untuk meneliti bukti -- dan berdisiplinlah dengan itu!

  12. Kumpulkan satu contoh kecil dari materi historis yang relevan, uji versi miniatur dari analisis Anda, tuliskan, kemudian kritiklah sebagaimana Anda mengkritik karya orang lain. Setelah itu, perbaiki rencana Anda agar sesuai. Ulangi pernyataan hingga susunan kalimat yang berulang-ulang berikutnya tidak menghasilkan perubahan besar dari rencana.

  13. Selesaikan investigasi Anda dan tuliskan laporan hasilnya.

  14. Kenali bahwa Anda akan segera menghadapi empat macam kritik, yakni:

    1. a. Dari ahli sejarah yang mengaku paling paham soal waktu, tempat, sumber, dan atau gejala sosial dibandingkan Anda.

      b. Dari advokat pada argumen Anda yang secara implisit telah atau dengan tegas ditolaknya

      c. Dari ahli analisis yang lebih suka gaya lain, ontologi, strategi eksplanasi, mekanisme, sumber, dan cara lainnya, dibandingkan dengan gaya dan cara yang telah Anda pilih.

      d. Dari diri Anda sendiri pada kemungkinan adanya celah, ketidakselarasan, ketidakpastian, dan pernyataan yang dilebih-lebihkan pada uraian analisis.

  15. Sebisa mungkin, tulislah dengan jelas bahwa apa yang sebenarnya ingin Anda katakan, akan dilahirkan oleh keempat kritikus tersebut dengan lebih baik daripada oleh seorang kritikus saja, termasuk Anda.

  16. Kalau Anda sedang mencoba untuk memengaruhi bagaimana orang lain menyelesaikan penelitian mereka sendiri dan memberi suara dengan menulis nama sosiologi historis, luangkan lebih banyak waktu pada aktivitas diskusi dan debat.

  17. Di samping itu, pisahkan, laksanakan, dan laporkan hasil kajian Anda.

    1. a. Dengan jelas menghubungkan pertanyaan penting di ilmu sosial dan sejarah.

      b. Wujudkan prosedur yang dapat ditiru dan diperluas.

      c. Analisislah suatu bukti yang tersedia dan dapat terjadi berulang kali di banyak waktu dan tempat lainnya.

      d. Siapkan satu atau dua tahun (sebagai bagian upaya serius dari satu peneliti terlatih), hingga kemudian pantas disajikan sebagai artikel, tesis master, dan disertasi doktoral.

      e. Bersegeralah dalam menuntut substansi, pengembangan, sangkalan, atau pengembangan lanjutan.

Saat saya mulai memutar kunci kontak untuk menjalankan motor, awalnya saya mendengar suara gradak-gruduk yang sumbang semacam hasil campuran dari lagu nina bobo dan paduan suara gereja. Tetapi itu wajar, teruslah ulangi dan perbaiki lagi karya Anda. Ini soal jam terbang!

Diambil dan disunting dari:

Nama situs : Kalampencerahan.blogspot.com
Alamat URL : http://kalampencerahan.blogspot.com/
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 17 Juni 2013