e-Penulis 086/Juni/2011

Kreativitas Menulis

Keindahan mozaik-mozaik di kota Roma, lukisan elok "Perjamuan Terakhir" Galileo, berbait-bait puisi ajeg dalam Alkitab, menunjukkan betapa luar biasanya Allah yang menganugerahi manusia dengan kreativitas tak terbatas. Semua manusia diciptakan dengan bibit kreatif. Saat ditanam di tanah, bibit itu memang tak kasat mata. Akan tetapi, setelah dipupuk dan diairi dengan kedisiplinan, bibit itu pun tumbuh menjadi pohon yang berbuah. Demikian juga dalam membuat novel, Earnest Hemmingway mengatakan, "Work everyday." Muchtar Lubis menyarankan agar penulis tetap menulis, apalagi saat pikiran mereka buntu. Pada akhirnya, proses kreatif perlu diimbangi dengan perjuangan serta kedisiplinan untuk menghasilkan karya yang terbaik. selengkapnya... about Kreativitas Menulis

Proses Kreatif Menulis Novel

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

Proses menulis novel sama seperti dengan proses memasak. Juru masak bermain-main dengan bahan pokok dan bumbu makanan yang terbaik untuk menjadikannya santapan lezat. Sedangkan dalam menulis novel, seorang penulis belajar membaurkan "bahan" dan "bumbu", agar tulisan enak dibaca. Jika koki belajar memadukan daging sapi, wortel, saus, kentang, garam, sup, lada hitam, dll., penulis belajar mencampur bahan pilihannya seperti filsafat, mitologi, sejarah, dan cerita-cerita rakyat. Penulis novel perlu mempersiapkan bahan-bahan pokoknya untuk menghasilkan karya yang melekat di hati pembacanya. Berikut ini beberapa ramuan dasar yang perlu penulis novel perhatikan. selengkapnya... about Proses Kreatif Menulis Novel

Sastra Itu "Berat"

Sekretaris Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Cabang Yogyakarta, baru-baru ini menyatakan bahwa hanya 5 persen dari semua perusahaan penerbitan di Yogyakarta, yang menerbitkan buku-buku sastra, karena para penerbit menganggap buku sastra itu "berat" -- baik materi dan bahasanya, sehingga kurang laku di pasaran (Kompas, 6 Oktober 2010, Halaman 12). Karena anggapan tersebut, maka para penerbit kurang begitu berminat menerbitkan buku-buku sastra. Sekretaris IKAPI Yogyakarta juga mengatakan bahwa buku cerita dan novel populer sangat laku di pasaran. Pernyataan ini membuat sejumlah orang bertanya-tanya, apa yang sekretaris itu maksudkan dengan "sastra"? Bukankah sastra itu mengurung arti cerita, meskipun novel populer biasanya disisihkan dari sastra? selengkapnya... about Sastra Itu "Berat"


Subscribe to e-Penulis 086/Juni/2011