Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Tip Menulis

Menilai Kualitas Terjemahan

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

Seperti halnya seorang penulis perlu mengembangkan teknik menulisnya, tidak dapat dimungkiri bahwa penerjemah juga perlu mengembangkan kualitas terjemahannya. Penerjemah tidak hanya bertanggung jawab untuk mengalihbahasakan sebuah naskah, tetapi dia juga perlu berperan sebagai pengamat yang mengevaluasi hasil terjemahannya. Hanya saja, penerjemah biasanya merasa sulit menilai pekerjaannya sendiri, karena secara psikologis dia mungkin akan beranggapan terjemahannya sudah bagus. Hal ini tentu saja akan memengaruhi penilaiannya terhadap sebuah teks. Jika demikian, apa yang sebaiknya penerjemah lakukan? selengkapnya... about Menilai Kualitas Terjemahan

Tiga Aksi Sederhana Untuk Menyelamatkan Warisan Budaya Daerah

Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas banyak suku, bahasa, dan budaya. Kita, sebagai penulis muda, harus menyadari bahwa kita wajib melestarikan warisan itu melalui karya-karya kita. Lalu, apa yang dapat kita lakukan untuk dapat melestarikan budaya kita? Di bawah ini ada beberapa ide tentang beberapa aksi sederhana yang bisa kita lakukan sebagai sumbangsih kita terhadap upaya pelestarian bahasa dan budaya negeri ini. selengkapnya... about Tiga Aksi Sederhana Untuk Menyelamatkan Warisan Budaya Daerah

Beradu Argumen melalui Tulisan

Ditulis oleh: Berlin B.

Sekitar bulan Maret yang lalu, cukup ramai dibicarakan tentang sebuah program acara di salah satu stasiun televisi di Indonesia yang mendapatkan perlawanan cukup keras dari berbagai kalangan. Beberapa butir tudingan yang ditujukan pada program acara tersebut adalah tidak mendidik, tidak bermutu, dan ada aktivitas yang dapat mengarah ke pornografi. Jelas, topik seperti ini akan menimbulkan pro dan kontra. Mungkin, Anda juga sempat mengikuti kasus ini dan menempatkan diri pada pihak pro atau kontra, atau bahkan menjadi "golput". Dari kasus inilah, kemudian muncul tulisan-tulisan yang mendukung dan melawan program tersebut. Di pihak mana pun Anda, pertanyaannya sama: Bagaimana kita menyampaikan argumen yang baik melalui sebuah tulisan? Tentu ini bukan hanya untuk menanggapi kasus yang sudah berlalu ini, melainkan untuk belajar mengembangkan suatu sikap dewasa yang mengedepankan cara damai, dalam hal ini melalui tulisan, dalam menyampaikan pendapat. selengkapnya... about Beradu Argumen melalui Tulisan

Langkah-langkah Meresensi Buku

Penulis : DR. A.M. Slamet Soewandi

Berikut ini adalah langkah-langkah praktis yang dapat Anda gunakan untuk membuat resensi sebuah buku.

1. Melakukan penjajakan atau pengenalan buku yang diresensi, meliputi:

  • Tema buku yang diresensi, serta deskripsi buku.
  • Siapa penerbit yang menerbitkan buku itu, kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format hingga harga.
  • Siapa pengarangnya: nama, latar belakang pendidikan, reputasi dan presentasi buku atau karya apa saja yang ditulis sampai alasan mengapa ia menulis buku itu.
  • Kolom Publikasi: 

    Kiat-Kiat Menjadi Editor

    Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

    Editor merupakan tulang punggung dalam penerbitan. Tidak hanya itu, editor memegang peranan penting untuk menambah nilai sebuah karya. Peranan ini disertai tanggung jawab yang berat. Editor yang cerdas, rajin, teliti, dan taktis, bisa mempererat kerja sama antara penerbit dan pengarang. Sedangkan kecerobohan dan ketidaktaktisan seorang editor, bisa mendatangkan bencana bagi hubungan penerbit dengan pengarang.

    Selain dituntut untuk berlatih dengan metode "belajar dengan bekerja", editor juga ditantang untuk terus memperkaya wawasannya dalam dunia pengeditan. Salah satunya adalah dengan mengikuti tip-tip berikut ini. selengkapnya... about Kiat-Kiat Menjadi Editor

    Mengamati Budaya

    Ditulis oleh: Yudo

    Dalam artikel pada edisi yang lalu, kita sudah membahas tentang bagaimana budaya memengaruhi kesusastraan suatu daerah. Namun, jika kita menyelisik lebih dalam, yang mendapat pengaruh langsung dari budaya bukanlah karya sastra itu sendiri, melainkan para penulisnya. Jika kita mengamati para sastrawan besar Indonesia, kita bisa melihat bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak hanya terbuka terhadap budaya pada zamannya, tetapi juga dengan aktif merekam budaya itu dalam tulisan-tulisan mereka. Sekali lagi, budaya yang kita maksud dalam hal ini bukan hanya hal-hal yang bersifat tradisional saja, melainkan kebiasaan-kebiasaan yang bisa dikategorikan dalam kebiasaan modern atau kontemporer. selengkapnya... about Mengamati Budaya

    Teknik Menulis Feature

    Dirangkum oleh: Berlin B.

    Dalam bukunya "Features Writing for Newspaper" (1975), DR. Williamson mendefinisikan features sebagai tulisan kreatif yang terutama dirancang guna memberi informasi sambil menghibur tentang suatu peristiwa, situasi, atau aspek kehidupan seseorang. Feature memiliki empat keistimewaan yang menjadi cirinya, yaitu kreatif, informatif, menghibur, dan boleh subjektif. Kreatif berbicara tentang proses penciptaannya, informatif tentang isi yang disampaikan, menghibur tentang gaya penulisan yang digunakan, dan boleh subjektif tentang cara penuturannya. Dengan demikian, feature dapat dikatakan sebagai tulisan kreatif yang dimaksudkan terutama untuk menghibur dan memberi informasi tentang suatu peristiwa, keadaan, atau aspek kehidupan, yang kadang disampaikan secara subjektif. selengkapnya... about Teknik Menulis Feature

    Menyunting dan Menulis Ulang

    Pengarang : Dewitt H. Scott

    Penulis yang baik harus selalu dan selalu menyunting tulisannya serta memperhatikan alur dan ritme tulisan mereka. Dan mereka juga harus mengetahui apa makna dari tiap kata yang mereka pakai. selengkapnya... about Menyunting dan Menulis Ulang

    Edisi Publikasi: 
    Kolom Publikasi: 

    Tritunggal Dalam Kewartawanan (Kepenulisan)

    Iman Kristen mengenal Tritunggal yaitu Allah Bapa, Allah Putra (Yesus Kristus), dan Allah Roh Kudus. Di dalam praktik kewartawanan, jurnalis Kristen pun paling tidak harus melakukan tiga hal penting, yaitu baca, tulis, dan tulis ulang atau revisi.

    A. Baca

    Ada orang yang mengatakan bahwa guru/dosen baru itu hanya menang 1 malam dengan murid/mahasiswanya. Mengapa demikian? Karena belum berpengalaman mengajar, mereka terpaksa harus belajar lagi satu malam sebelum mengajar keesokan harinya. Istilahnya "Sistem Kebut Semalam" (SKS). selengkapnya... about Tritunggal Dalam Kewartawanan (Kepenulisan)

    Bagaimana Melakukan Kritik Terhadap Karya Sastra

    Diringkas oleh: Yudo

    Kritik sastra biasanya dilakukan oleh orang-orang yang mempelajari sastra. Akan tetapi, siapa pun dapat belajar melakukan kritik sastra dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

    1. Membaca karya yang akan dikritik. Pertama-tama, perhatikan judul karya sastra itu. Biasanya, judul sebuah karya sudah mewakili isi karya itu. Bacalah kalimat yang tidak Anda mengerti berulang kali, sampai Anda benar-benar memahaminya.

    Pages


    Subscribe to Tip Menulis