Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Perjalanan Sang Penulis, John Bunyan

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

John Bunyan lahir pada tahun 1628 di sebuah kota kecil bernama Elstow, Bedford, di sebelah selatan Inggris. Tidak seperti penulis besar lainnya, dia berasal dari keluarga yang sangat sederhana sehingga dia tidak dapat mengenyam pendidikan. Ayahnya adalah seorang tukang patri, yaitu seseorang yang bekerja memperbaiki panci dan belanga, serta melakukan pekerjaan menempa lainnya. Pekerjaan ini diwariskan dari generasi ke generasi, sehingga sulit baginya untuk keluar dari jerat kemiskinan.

Akan tetapi, perubahan besar terjadi di bidang politik pada masa itu. Tahun 1640, Revolusi Inggris pecah. Terjadilah pertempuran berdarah antara tentara Raja Charles I dan tentara parlemen. Bunyan dan sebagian besar anak muda di Bedford direkrut untuk menjadi tentara parlemen. Akhirnya tentara parlemen memenangkan pertempuran, dan negara Inggris berada di bawah kekuasaan Oliver Cromwell.

Sebagai seorang Puritan yang setia, Cromwell mengizinkan kebebasan untuk melakukan ibadah bagi kaum Puritan, Quaker, Baptis, Presbiterian, dan gereja-gereja non-Anglikan lainnya. Gerakan seperti inilah yang membuka kesempatan bagi John Bunyan untuk menjadi seorang pengkhotbah.

Setelah 8 tahun menjadi penguasa terkuat di Inggris, Oliver Cromwell meninggal. Negara menjadi kacau saat diperintah oleh anaknya, Richard Cromwell. Akhirnya, setelah revolusi berakhir Charles II [putra Raja Charles I] kembali ke Inggris dan mengambil takhtanya kembali. Keadaan pun berputar balik dan gerakan Puritan dilarang keras.

Kekacauan politis ini berdampak besar dalam kehidupan Bunyan. Karena tetap setia berkhotbah, Bunyan ditangkap dan dipenjara selama 11 tahun. John Bunyan dipenjarakan karena dia berkhotbah tanpa surat izin. Tentu saja, sebagai seorang non-Anglikan, dia tidak akan memperoleh surat izin walaupun dia sudah bertahun-tahun menjadi gembala di suatu gereja.

Di penjara Bunyan mulai menulis buku-buku yang menggambarkan kepercayaannya dengan kental. Autobiografi pertamanya, "Anugrah Berlimpah Bagi Pendosa Terbesar", berkisah tentang pertobatannya sebagai orang Kristen.

Tidak hanya buku autobiografi, banyak orang juga percaya bahwa dia mulai menulis bagian pertama "Perjalanan Sang Musafir" di penjara tersebut. Awalnya Bunyan mengurungkan niatnya untuk menerbitkan "Perjalanan Sang Musafir" karena buku tersebut merupakan karya fiksi. Akan tetapi, ketika dipenjara untuk kedua kalinya dengan alasan yang sama, dia melanjutkan karyanya dan akhirnya menerbitkannya. Buku yang menggambarkan perjalanan [tokoh utama bernama] Kristen dari "Kota Kehancuran" ke "Kota Surgawi" ini merupakan alegori perjalanan jiwa yang sangat mengesankan. Buku ini berhasil meraih kepopuleran yang luar biasa sehingga dicetak dan diterjemahkan ke dalam ratusan bahasa di dunia.

Selain itu, Bunyan meluncurkan buku, "The Life and Death of Mr. Badman" pada tahun 1680. Dua tahun kemudian, pengalaman militer Bunyan berperan penting dalam karyanya "The Holy War" yang berhasil mengikuti kepopuleran dua buku sebelumnya "Perjalanan Sang Musafir" dan "Anugrah Berlimpah".

Bunyan meninggal di London pada tahun 1688 akibat pneumonia. Penyakit itu dideritanya ketika dia harus berkuda melintasi hujan badai yang sangat dingin untuk mendamaikan seorang ayah dan anak laki-lakinya yang sedang bertengkar.

Dirangkum dari:

  1. Judul asli artikel : Lebih Jauh tentang John Bunyan
    Nama situs : SABDA.org: Arsip Publikasi Bio-Kristi
    Penulis : Dave dan Neta Jackson
    Alamat URL : http://www.sabda.org/publikasi/Bio-Kristi/015/
  2. Judul asli artikel : John Bunyan Life and Works Nama situs : suite101.com Penulis : Tel Asiado Alamat URL : http://greatthinkers.suite101.com
  3. Judul asli artikel : The Life of John Bunyan Nama situs : Christian Biography Resources Penulis : George W. Latham Alamat URL : http://www.wholesomewords.org