e-Penulis 106/Maret/2012

Disiplin dengan Cinta

Bagaimana usaha Sahabat e-Penulis untuk tetap disiplin menulis? Memuaskan? Atau justru mengecewakan? Jangan merasa bersalah jika tak sesuai dengan harapan, karena rasa cinta dalam mengerjakan sesuatu memang tidak dapat dipaksakan. Hanya dengan kemauan yang muncul dari diri Sahabat sendirilah yang mampu mendorong rasa cinta itu muncul. Karena cinta, Sahabat dapat memiliki kemauan untuk mendorong diri sendiri tanpa menimbulkan rasa terpaksa atau tertekan ketika melakukannya. Karena cinta pula, Sahabat akan menyadari bahwa ketekunan dan penguasaan diri akan menjadi langkah-langkah kecil yang akan membawa Sahabat menikmati perjalanan dalam dunia kepenulisan. selengkapnya... about Disiplin dengan Cinta

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Tertib Mengarang dengan Sistem Kartu dan Lembar Catatan

Agar dapat mengarang dengan lancar, kondisi jasmani harus sehat, kemampuan berkonsentrasi harus kuat, pikiran harus cerah, semangat kerja harus tinggi, waktu yang tersedia harus cukup, di samping bahan-bahan karangan juga harus siap di tangan. Bilamana salah satu saja dari persyaratan tersebut tidak terpenuhi, orang memunyai kecenderungan untuk menunda kegiatan mengarang, dan kecenderungan itu lama-lama dapat menjadi kebiasaan untuk menunda-nunda dengan macam-macam dalih atau alasan. Orang yang ingin menjadi penulis perlu menyadari hal-hal khas yang menyangkut dirinya pada waktu mengarang: pena yang disukai, mesin ketik atau komputer yang membuatnya produktif, pakaian yang terasa enak dikenakan sewaktu melakukan pekerjaan mengarang, dsb.. Sesudah itu, manjakanlah sepenuhnya diri sendiri dengan pilihan-pilihannya itu, sehingga tidak ada alasan untuk menunda-nunda pekerjaan. Jadi, perlu kita membangun tertib mengarang, yaitu menerapkan "kekerasan" atau pemaksaan diri secukupnya dan selayaknya. selengkapnya... about Tertib Mengarang dengan Sistem Kartu dan Lembar Catatan

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

George Macdonald

George MacDonald adalah seorang penulis novel, penyair, pendeta, dan penulis cerita anak-anak berkebangsaan Skotlandia. Ia lahir di Huntly, daerah sebelah barat Aberdeenshire. Ia adalah putera George MacDonald dengan Helen MacKay. Semasa kecilnya, ia bersekolah di desa dan kemudian meneruskan sekolahnya ke Universitas Aberdeen pada tahun 1840-1841, dan 1844-1845 di bidang kimia dan filosofi alam. Setelah belajar di sana, ia pun mengajar di London selama 3 tahun, dan setelah itu ia berkuliah di Independent College di Highbury dengan bidang Pelayanan Kongregasional. Pada tahun 1850, dirinya ditahbiskan menjadi pendeta di Arundel. Di sana, ia mengecewakan jemaatnya karena khotbahnya kurang dipadati oleh materi dogmatika. Setelah 3 tahun yang tidak memuaskan, ia memutuskan untuk mengundurkan diri. Dari sana ia pergi ke Manchester; diharuskan pergi ke Algiers karena kesehatannya, dan kemudian kembali ke Inggris serta memutuskan untuk menjadi penulis profesional. Setelah itu, MacDonald berpindah ke Gereja Inggris dan menjadi jemaat biasa pada tahun 1860. Namun, ia tetap berkhotbah sendirian pada waktu-waktu tertentu. selengkapnya... about George Macdonald

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Indonesiabuku.Com

Indonesia Buku atau sering disebut "Iboekoe" adalah salah satu situs berbahasa Indonesia yang memberi fasilitas untuk memuaskan hasrat para pecinta buku Indonesia, untuk dapat mengetahui perkembangan dunia tulis-menulis dan buku-buku yang beredar di masyarakat. Sesuai dengan slogan situs ini, "Hak Buku untuk Semua", pengelola situs ini memberi fasilitas bagi pengunjungnya untuk meresensi buku, berdiskusi tentang sebuah buku, atau bahkan mengkritisinya. Jadi, jika Anda adalah seorang pecinta buku atau seseorang yang sedang belajar mencintai buku, tak ada salahnya mengunjungi situs ini. Selamat berkunjung, Tuhan Yesus memberkati. (YSY)

==> http://www.indonesiabuku.com selengkapnya... about Indonesiabuku.Com

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Subscribe to e-Penulis 106/Maret/2012