Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Gaet Peluang Blog

Indonesia tak selalu kalah jika harus bersaing dengan negara maju macam Jerman, Italia, dan Perancis. Buktinya, di ranah blog WordPress, negara kita bisa mengalahkan ketiga negara Eropa tersebut. Demikian berita yang dilansir oleh situs berita www.detikinet.com. Kedigdayaan Indonesia ini dilihat dari bahasa yang tersebar di layanan blog WordPress.com. Menurut data per Desember 2008, bahasa Indonesia digunakan oleh 5 persen blog di WordPress. Sementara blog berbahasa Jerman, Perancis, dan Italia masing-masing hanya digunakan tak lebih dari 2 persen.

"Ada sekitar 300 ribu blog yang mengunakan bahasa Indonesia di WordPress. Namun itu bisa saja pemilik blog tersebut tak berada di Indonesia," ujar perintis WordPress, Matt Mullenweg. Di antara negara-negara pengakses WordPress.com, Indonesia memang merupakan negara yang memiliki lalu lintas tertinggi dibanding negara lain. WordPress.com tercatat menduduki peringkat ke-8 terbesar jumlah pengaksesnya dibandingkan situs lain di Indonesia. "Selain itu, Indonesia juga menjadi negara dengan pertumbuhan blog WordPress tercepat kedua," tandas Mullenweg.

Fenomena ini sesuai dengan data APJI yang menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Pada tahun 1998, hanya tercatat 512 ribu pengguna internet. Setahun berikutnya, jumlahnya melonjak hampir dua kali lipatnya. Jumlahnya terus bertambah secara mencengangkan hingga menembus angka 25 juta pengguna dalam satu dekade. Sementara itu lembaga riset digital comScore, jumlah pengguna internet di seluruh muka bumi ini hingga awal tahun 2009 sudah melampaui angka 1 miliar.

Tahun Pelanggan Pemakai
1998 134.000 512.000
1999 256.000 1.000.000
2000 400.000 1.900.000
2001 581.000 4.200.000
2002 667.002 4.500.000
2003 865.706 8.080.534
2004 1.087.428 11.226.143
2005 1.500.000 16.000.000
2006 1.700.000 20.000.000
2007 2.000.000 25.000.000

Tabel: Perkembangan Jumlah Pelanggan & Pemakai Internet (kumulatif). Perkiraan s/d akhir 2007.

Inilah peluang baru untuk pekabaran Injil. Kita perlu memanfaatkan blog sebagai media untuk menyatakan Kabar Baik dari Allah. Inilah dunia pelayanan baru, yaitu pelayanan literatur menggunakan blog.

Saat ini sudah ada banyak buku panduan tentang cara membuat blog, dan sesungguhnya cara membuat blog itu sangat mudah. Begitu mudahnya sehingga banyak orang yang terburu-buru membuat blog, tapi kemudian lalai untuk mengisinya. Melihat fenomena ini, saya tiba-tiba digerakkan untuk menyiapkan naskah buku tentang cara menulis untuk blog.

"Blog" merupakan singkatan dari kata "web+log" yang artinya catatan di dalam web. Istilah "weblog" pertama kali dilansir oleh Jorn Barger pada 17 Desember 1997. Sedangkan singkatan "blog" dibuat oleh Peter Merholz, yang sebenarnya membuat plesetan dari kata weblog menjadi we blog di blog Peterme.com. Tak lama kemudian, Evan Williams pada perusahaan Pyra Labs menggunakan kata "blog" sebagai kata benda dan kata kerja ("to blog" atau "ngeblog" berarti menyunting weblog atau memasang tulisan baru di weblog), kemudian semakin memopulerkannya dengan meluncurkan produk Blogger . Catatan-catatan (yang disebut sebagai posting) pada blog sebenarnya menyerupai tulisan pada sebuah halaman web umum. Bedanya, tulisan-tulisan blog lebih sering diperbaharui dan dimuat dalam urut terbalik dengan menganut prinsip "first in-first out". Tulisan yang paling baru berada di urutan paling atas, diikuti dengan tulisan yang lebih lama ada di bawahnya.

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat gratis dan dapat digunakan oleh siapa saja.

Blog sesungguhnya adalah website juga. Namun pada website normal ada satu masalah kronis yang menghalangi orang untuk menambahkan konten baru -- yaitu masalah teknis. Meskipun sudah ada CMS (Content Management System) yang canggih, pembuatan website masih di luar jangkauan pengguna web umumnya.

Blog sudah mengubah hal ini. Mereka menyediakan sebuah sistem publikasi konten yang begitu mudah digunakan oleh kebanyakan pengguna web. Dengan sedikit latihan, mereka bisa mempublikasikan konten ke World Wide Web.

Membuat webiste normal itu dapat diibaratkan dengan orang yang akan membuat toko. Dia harus membeli atau menyewa lahan lebih dulu, kemudian membuat rancangan bangunan toko, menyewa tukang untuk membangunnya, lalu mengisi toko dengan barang-barang dagangan. Hal yang sama harus dilakukan oleh pemilik website normal.

  1. Dia harus membeli nama domain (nama toko).
  2. Menyewa webhosting (lahan toko).
  3. Merancang tampilan dan membangun situs.
  4. Mengisi situs dengan tulisan, gambar, audio dan/atau video.

Sedangkan dalam blog, langkah 1 -- 3 dapat dilewati. Anda cukup memasukkan data-data yang dibutuhkan, seperti nama pengguna (user name), kata sandi (password), nama blog, dan alamat email. Maka dalam waktu kurang dari 10 menit, Anda sudah memiliki blog sendiri. Anda sudah dapat langsung memajang "barang dagangan" berupa tulisan, gambar, audio dan/atau video di blog Anda.

Kelebihan Blog

  1. Murah

    Ada banyak penyedia blog gratis yang dapat Anda gunakan. Misalnya blogger.com, wordpress.com, multiply.com, blog.360.yahoo.com, blogdrive.com, blogsome.com, livejournal.com, dan sebagainya.

  2. Mudah

    Tidak membutuhkan peralatan dan "software" khusus. Yang dibutuhkan hanyalah alamat email, sambungan internet, dan browser. Jika Anda tidak punya komputer atau sambungan internet, maka Anda dapat menyewa di warung internet.

    Cara penggunaannya pun tidak terlalu rumit. Para penyedia blog sudah merancang supaya fasilitas-fasilitas yang dibuat seramah mungkin kepada pengguna awam (user friendly). Jika Anda terbiasa menggunakan email berbasis web, maka Anda tidak akan menemui kesulitan untuk menggunakan blog.

  3. Menarik

    Jika tidak puas dengan tampilan "default", pada beberapa blog Anda masih dimungkinkan untuk mengganti atau memodifikasi tampilan template. Anda juga dapat menggunakan template gratisan yang banyak tersedia di internet. Template yang disediakan sudah cukup berjiwa seni, dengan paduan warna yang cukup manis Anda juga dapat menambahkan widget dan plugin untuk membuat blog Anda semakin atraktif. Misalnya, counter pengunjung, kata-kata mutiara, album foto, buku tamu, tautan, dll..

  4. Mutual

    Blog mengizinkan orang untuk meninggalkan komentar. Revolusi yang bisa dilihat pada blog dibandingkan dengan website tradisional adalah tambahan fungsi komentar ini. Pada setiap artikel yang dipublikasikan di blog, memiliki formulir yang mengizinkan siapa pun untuk memberikan komentar pada artikel tersebut.

    Perubahan itu mengubah sifat komunikasi website dari komunikasi satu arah menjadi alat komunikasi dua arah. Para pembaca bisa dengan mudah berkomunikasi dengan penulis, memulai diskusi yang dimulai dari sebuah artikel yang sedang dibaca, atau memberikan umpan balik lainnya.

  5. Mutakhir

    Masalah besar lain yang menjadi wabah pada website tradisional adalah sifat statis mereka. Untuk menambahkan konten yang baru pada website dibutuhkan dua keahlian, yaitu keahlian menulis dan keahlian teknis seperti menguasai HTML, FTP, dan serverweb. Namun dalam blog, keribetan ini dapat dipangkas. Sepanjang Anda masih ingat username dan password serta memiliki akses internet, Anda dapat menambahkan konten baru kapan saja dan di mana saja. Bahkan sekarang ini, ada blog yang dapat di update dengan mengirimkan SMS dari handphone Anda.

    Selain itu, ada fasilitas Feed yang memudahkan Anda untuk berbagi konten dengan sesama pengguna blog. Dengan memasang tautan feed blog teman Anda, maka blog Anda juga akan menampilkan konten terkini yang ada pada blog teman.

  6. Minus Sensor

    Kalau Anda menulis untuk media cetak, maka tulisan Anda harus bersaing dengan puluhan atau bahkan ratusan tulisan lainnya. Padahal ruang pemuatan untuk media cetak sangat terbatas. Hanya tulisan yang terbaik yang akan dimuat. Seandainya Anda mampu menulis dengan baik, hal itu belum menjamin tulisan Anda akan lolos dari meja redaksi jika tulisan Anda tidak sesuai dengan kebijaksanaan media yang bersangkutan.

    Namun berbeda dengan blog, Anda bebas mengekspresikan diri Anda. Tidak ada yang akan menyensor tulisan Anda sebelum diterbitkan. Di sini, pengguna blog dituntut untuk bersikap dewasa dengan melakukan swasensor supaya tulisannya tidak melanggar batas-batas kesopanan, etika, dan hukum.

  7. Menyebar

    Dengan memasang tulisan di internet, maka gagasan Anda dapat diakses oleh orang di seluruh dunia (sepanjang mereka memahami bahasa yang Anda gunakan). Blog saya yang menggunakan bahasa Indonesia tidak hanya diakses oleh orang yang ada di Indonesia, tapi juga orang-orang yang berada di Amerika, Cina, Australia, Singapura, dan berbagai negara lain.

    Bandingkan jika kita hanya menyebarkan gagasan tersebut melalui koran atau buku. Karena keterbatasan persebaran, maka tulisan kita hanya dibaca oleh orang-orang yang ada di Indonesia. Apalagi kalau kita menyebarkannya hanya secara lisan.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Nama situs : SABDA Space
Penulis : Purnawan Kristanto <http://purnawan.web.id>
Alamat URL : http://www.sabdaspace.org/gaet_peluang_blog dan
: http://www.sabdaspace.org/gaet_peluang_blog_2