Bahan Belajar Kristen Online dapatkan di:live.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Editing-Pekerjaan Memoles Naskah

Penulis : Robert Laurence Holt

Apakah naskah Anda sudah dapat menyampaikan pesan? Sudah ringkaskah? Apakah naskah yang Anda tulis sudah cocok? Sudahkah Anda membuang bagian-bagian yang tidak perlu? Apakah terjemahannya sudah betul? Jika pertanyaan-pertanyaan tersebut belum terjawab, naskah Anda belum siap untuk di lay out.[block:views=similarterms-block_1]

Mengapa Naskah Memerlukan Editing
Memang sulit jika Anda harus menghakimi pekerjaan Anda sendiri. Anda terlalu dekat dengan buku itu apalagi Anda baru saja menemukan cara untuk mengatakan sesuatu, dan Anda punya ekspresi natural yang menunjukkan kemampuan Anda menulis. Penulis profesional, siapapun dia tetap membutuhkan pekerjaan editing.

Tahun 1981 novel James Clavell, Noble House mampu bertahan dalam daftar buku-buku terlaris minggu pertama setelah diterbitkan. Berikut wawancara Clavell dengan UPI, 24 Mei 1981 :

Ketika mulai menulis Taipan, 4 bagian pertama dari novel sebanyak 500 halaman itu adalah kisah 128 tahun lalu sejarah Hong Kong yang saya tulis. Banyak materi penting yang tertinggal dari novel Taipan yang kemudian saya masukkan ke Noble House. Saya tidak tahu bagaimana mengeditnya sendiri dan sampai kini saya masih belajar menulis. Naskah Noble House menghabiskan sebanyak 2125 halaman dan setelah diedit tersisa sebanyak 1206 halaman.

Berapa Banyak Editor yang Anda Butuhkan?
Misalnya ada tiga orang yang akan mengedit naskah Anda. Orang-orang tersebut adalah pembaca yang teliti dan berpendidikan tinggi. Jika memungkinkan, mereka tergolong penulis-penulis handal sesuai bidangnya. Beberapa editor memiliki perbendaharaan kata dan frase yang barangkali jauh di atas pengetahuan Anda. Kemampuan ini dapat digunakan untuk mengganti kalimat-kalimat Anda menjadi lebih menarik dan efisien.

Sesungguhnya yang Anda butuhkan tidak harus seorang yang sangat ahli. Bahkan lebih baik Anda tidak usah menggunakannya. Ya, mereka, para pembaca naskah tidak harus seorang yang memiliki keahlian khusus untuk membaca naskah Anda. Pilih saja orang-orang dari berbagai latar belakang, jenis kelamin, dan umur. Yang Anda butuhkan sebenarnya hanya sudut pandang yang berbeda-beda.

Instruksi kepada Editor
Berikut ada tiga pertanyaan yang dapat diajukan kepada editor naskah Anda :

  1. Jika Anda ingin menghilangkan bagian-bagian yang tidak perlu, bagian apa yang Anda hilangkan?
  2. Bagaimana Anda membagi bab-bab atau topik per topik di dalam buku?
  3. Apakah Anda setuju dengan kesimpulan dan metode yang sudah dituliskan dalam buku?

Tentu saja masih banyak pertanyaan yang dapat diajukan. Namun untuk ketiga pertanyaan dasar di atas, seorang editor harus mampu menjawabnya. Proses editing yang dilakukan sejak awal dapat melatih Anda suatu saat untuk menangkis kritik. Apakah Anda sudah mempelajari untuk menanggapi kritik yang tajam? Jika sudah, Anda sudah mempunyai kesempatan menjadi penulis yang sudah teruji dengan sedikit bantuan dari kawan-kawan Anda yang sudah terlihat dari pekerjaan editing yang sudah dikerjakan.

Jika ada ide, ingatlah untuk memberikan masukan. Jika Anda melakukannya, dalam waktu seminggu saja Anda sudah menjadi seorang yang obyektif. Jangan mengharapkan editor (atau kopi editor) Anda mengatakan betapa hebat dan bagusnya naskah Anda. Harapan ini lebih tepat dan layak diajukan kepada seorang kritikus, bukan editor. Lebih banyak ide lebih baik sebab akan menambah nilai buku Anda jika nanti diulas para penulis resensi.

Bagaimana Anda Tahu Naskah Sudah Selesai?
Naskah Anda sudah siap untuk diterbitkan atau diserahkan kepada penerbit-penerbit yang Anda tahu bonafid. Apalagi, naskah Anda ternyata tak perlu diubah-ubah terlalu banyak setelah Anda mendengarkan saran dan kritik editor Anda.

Jika Anda mengikuti saran-saran yang dipaparkan dalam tulisan ini, berarti Anda sudah siap menerbitkan buku. Beberapa penulis baru terkejut setelah mengetahui berapa kali Sidney Sheldon menuliskan kembali naskah-naskahnya sebelum diserahkan kepada penerbit. Berikut pengalaman Sheldon yang dipaparkan kepada reporter Los Angeles Times, 3 Oktober 1982 :

Saya lengkapi, dan terus melengkapi. Sampai ke-12 kalinya saya menulis ulang. Biasanya, penerbit akan membiarkan pengarang melakukan pemotongan sendiri sebanyak 10 persen dari naskah final. Saya memotong sampai 10 persen dari naskah terakhir saya, sehingga hasilnya dapat terbaca lebih cepat. Saya lega dapat mencapainya. Kalau tidak pembaca dapat tertidur. Saya ingin menahan pembaca sampai 4 halaman, kemudian terus bertambah, satu demi satu, sampai esok pagi atau malam berikutnya, sampai dia kembali membaca buku itu.

Hasilnya: buku-buku yang ditulis Sidney Sheldon menduduki peringkat nomor satu dalam peringkat buku-buku terlaris 5 kali, tatkala ia mulai menulis ulang naskah sebanyak 6 kali.

Nah, apakah Anda sudah 12 kali menulis ulang? *

Sumber:
Penerjemah : Donny Anggoro
Buku : How to Publish, Promote, and Sell Your Own Book
Judul Artikel : Editing-The Polishing of Your Manuscript
Penulis : Robert Laurence Holt
Penerbit : St. Martin Press, 1985.

Komentar