Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

e-Penulis 159/November/2014

Feature, Berita Ringan yang Berbobot

Shalom,

Bulan Juni yang lalu, kita tentu sering membaca atau bahkan dibanjiri dengan berita mengenai Piala Dunia. Di tengah hiruk pikuknya prediksi pertandingan dan kabar terbaru dari lapangan, kita pasti menemukan ada banyak liputan menarik seputar perhelatan akbar itu. Misalnya, kisah trofi legendaris Jules Rimet, sepak terjang tim kuda hitam selama turnamen 2014, latar belakang seorang pemain, atau bahkan kisah tentang kehidupan di favela Brazil selama perhelatan itu berlangsung. Kisah-kisah atau liputan yang ringan tetapi berbobot inilah yang disebut "feature".

selengkapnya... about Feature, Berita Ringan yang Berbobot

Penulisan Berita Feature

Feature, Bukan sebagai Berita Ganjal

Berita feature acapkali dipandang dengan sebelah mata, ditempatkan sekadar sebagai ganjal pada halaman surat kabar. Feature dianggap sebagai berita "ringan" dan karenanya dianggap tidak penting. Sebab, feature lebih sering bertutur tentang "Pak Kumis, penjual lontong sayur", "Yu Ijah, penjaja jamu", atau "Ucok, sopir angkot".

selengkapnya... about Penulisan Berita Feature

Korelasi Bahasa dalam Manifestasi Hegemoni Politik

Bahasa takkan pernah lepas dari wacana politik. Memilih memakai bahasa atau kata-kata tertentu, menekankan pengertian tertentu atas kata, bahkan memakai dialek tertentu tak lain dari berpolitik dalam maknanya yang paling dalam dan luas. Apabila disepakati bahwa sebagian tindakan manusia, termasuk tindakan-tindakan politik, dilakukan lewat dan dipengaruhi oleh penggunaan dan artikulasi kebahasaan, sudah sewajarnya apabila bahasa menempati posisi penting dalam telaah ilmu politik dan sosial. Khususnya dalam telaah politik, akhir-akhir ini pemahaman lewat wacana bahasa (language discourse) semakin mengakui pentingnya sebuah makna dalam bahasa, terutama setelah muncul pascamodernisme dan pascastrukturalisme dalam kancah filsafat dan epistemologi modern.

selengkapnya... about Korelasi Bahasa dalam Manifestasi Hegemoni Politik


Subscribe to e-Penulis 159/November/2014