Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Ted Dekker

Diringkas oleh: Sri Setyowati

Ted Dekker (lahir 24 Oktober 1962) adalah seorang penulis laris versi majalah Times New York. Dia terkenal akan novel-novelnya yang menggetarkan hati dengan karakter-karakternya yang kompleks dan tak terlupakan. Pada awal kariernya, dia menulis beberapa cerita rohani yang menggetarkan hati, dan novel-novelnya dikategorikan sebagai karya fiksi Kristen. Novel-novel Dekker berikutnya adalah perpaduan ide utama novel-novelnya seperti "Adam", "Thr3e", "Skin", "Obsessed and BoneMan"s Daughters", dan "Fantasy" -- roman yang mengeksplorasi iman secara metafora. Buku-bukunya yang paling terkenal di antaranya adalah "Circle Series: Black, Red, White, Green"; "Paradise Books: Showdown, Saint, Sinner, House" (bersama Frank Peretti); dan "Skin".

Dekker lahir dari pasangan misionaris yang hidup di antara suku-suku kanibal di Indonesia. Karena pekerjaan orang tuanya yang sering bepergian jauh dan berpisah dari anak-anaknya dalam jangka waktu yang lama, Dekker menceritakan awal perjalanan hidupnya dalam satu kebudayaan di mana dia adalah orang asing yang menyenangkan dan sekaligus kesepian. Kehidupan unik itulah yang memaksanya memercayai khayalannya sendiri untuk menciptakan dunia tempat dia berada.

Setelah meninggalkan Indonesia, Dekker menyelesaikan pendidikannya di SMU internasional dan menetap di Amerika Serikat untuk mempelajari ilmu filosofi dan agama. Setelah memperoleh gelar sarjana muda dari Universitas Evangel, dia bergabung dalam dunia kerja yang menjadi batu loncatannya meraih kesuksesan. Namun, perjalanan hidupnya membuatnya resah dan setelah melewati masa-masa keberhasilan, dia membangun usaha sendiri untuk mengejar keberhasilan yang lebih besar.

Pada awal tahun 90-an, ketika mengunjungi seorang teman yang baru saja menulis sebuah buku, Dekker memutuskan untuk mewujudkan keinginan yang telah dipendamnya sejak lama, yaitu menjadi penulis novel. Dalam jangka waktu 2 tahun, dia menulis dua buah novel yang sangat panjang sebelum membuang dan menulis ulang dari awal kedua novel tersebut. Sejak saat itu, Dekker menyadari bahwa bercerita merupakan sesuatu yang membuatnya merasa puas, dan sungguh, pekerjaannya tidak jauh lebih menyenangkan dibanding tulisan hasil karyanya.

Dia meninggalkan usahanya, mengajak keluarganya pindah ke daerah pegunungan di Colorado Barat dan mulai menulis sepenuh waktu untuk novelnya yang ke-3.

Karya pertama dari empat karyanya yang dikirimkan ke penerbit tidak menunjukkan titik terang dan membuatnya gelisah. Setelah selesai dengan keempat novelnya yang semuanya ditolak (termasuk novel terlarisnya sekarang, "Black"), Dekker menulis "Heaven"s Wager", lebih ke arah buku Kristen. Kemudian empat tawaran datang dan Dekker menulis tiga buku, bekerja sama dengan Thomas Nelson.

Dekker mulai menulis enam cerita menggetarkan hati yang dengan cepat menduduki posisi atas daftar buku terlaris. Sehingga ia dijuluki sang maestro penulis cerita Kristen yang menggetarkan hati.

Yang menarik, penerbit dan toko buku-toko buku tidak begitu tahu bagaimana mengategorikan karya Dekker. Dia adalah sebuah anomali dalam dunia penulis Kristen; tidak ada buku lain yang memiliki kategori yang sama dengan buku-bukunya. (t/Setya)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Wikipedia
Penulis : Tidak dicantumkan
Alamat URL : http://en.wikipedia.org/wiki/Ted_Dekker