Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Gilbert Morris

Tak diragukan lagi, Morris adalah penulis Kristen yang paling terkenal [di Amerika] pada masa ini. Ia telah menerbitkan 25 artikel ilmiah, lebih dari 200 puisi, dan lebih dari 80 novel. Penggemarnya terpesona oleh kemampuannya dalam menyisipkan karakter-karakter fiksi yang kuat ke dalam peristiwa-peristiwa bersejarah Amerika. Seri novel karangannya yang paling terkenal, "The House of Winslow", bercerita tentang pertumbuhan dan kehidupan keluarga Winslow sejalan dengan berkembangnya sejarah Amerika. Penyelidikan Morris yang amat cermat, membuat jalanan New York yang kasar, kotor, dan berdebu di awal abad 20 "dibangkitkan" kembali, dan pemahamannya mengenai jiwa manusia menghidupkan karakter-karakter ciptaannya yang masuk akal, baik dalam kekuatan maupun kelemahan mereka masing-masing. Tak heran, jika penggemar tulisannya melahap karyanya lebih cepat dari waktu yang dibutuhkannya untuk berkarya.

Sebagai salah satu dari penulis yang paling produktif saat ini, Gilbert Morris menjelaskan bagaimana ia tetap produktif: "Saya tidak membiarkan layar komputer yang kosong mengintimidasi saya," ujarnya. "Saya tidak pernah menunggu inspirasi datang, saya akan tetap menulis. Jika saya memiliki dua bab untuk ditulis pagi ini, maka saya akan menulis sepanjang dua bab. Dan tiga bab siang hari ini! Menulis adalah kerja keras dan membutuhkan kebulatan tekad, dan saya benar-benar menghabiskan waktu saya untuk menulis. Saya sama sekali tidak memiliki rahasia."

Sukses yang diraihnya juga bukanlah rahasia! Seri "House of Winslow" yang ditulisnya, yang terdiri dari 30 buku, sudah terjual lebih dari setengah juta kopi. Dalam beberapa kesempatan, ia juga menjadi finalis untuk penghargaan Gold Medallion [penghargaan tahunan yang diberikan oleh ECPA]. Morris juga telah menerima lima penghargaan Angel Awards, tiga untuk "the Winslow House" dan dua untuk "Appomatox Saga". Pada tahun 1978, ia menerima Cloverleaf's National Award dalam kategori Puisi. Namun demikian, Morris tidak menanggap semua ini sebagai akhir. Pada umur yang sebagian besar orang berencana untuk pensiun, Morris justru tidak memiliki keinginan untuk berhenti. Dengan yakin ia berkata, "Saya tidak akan pensiun!" -- ia sangat mencintai pekerjaannya, bahkan setelah operasi jantungnya baru-baru ini, Morris segera kembali menulis untuk menghasilkan karya fiksi sejarah khasnya.

Morris memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris yang luar biasa. Ketika kuliah, ia mengambil jurusan Bahasa Inggris di Arkansas State College. Di perguruan tinggi itu juga, ia mengambil gelar Masternya sebelum pindah ke University of Arkansas untuk mengambil gelar Ph.D. di bidang yang sama. Sebelum menjadi penulis yang terkenal, Morris sempat menjadi pendeta di gereja Baptis, dan mengajar Bahasa Inggris sebagai professor di Ouchita Baptist University serta Jimmy Swaggert Bible College. Sekarang "Gil" mengabdikan dirinya menjadi penulis penuh waktu. Ia dan istrinya Johnnie, tinggal di Orange Beach, Alabama. Mereka memiliki tiga anak, Stacy, Alan (yang juga seorang penulis), dan Lynn. (t/Yudo)

Diterjemahkan dan disunting seperlunya dari:

Nama situs : www.christianbook.com
Alamat URL : http://www.christianbook.com/html/authors/342.html
Penulis : tidak dicantumkan
Tanggal akses : 29 Maret 2012