Skip to main content

Apa Sih Omnibus Itu?

Ditulis oleh: Yudo

Mungkin banyak dari kita yang akan garuk-garuk kepala, walau tidak gatal, saat ditanya mengenai istilah ini. Ada banyak arti "omnibus" yang dipakai untuk menyebut sebuah karya dalam berbagai bidang. Namun, apa artinya dalam bidang sastra atau kepenulisan? Memang betul, istilah ini jarang kita dengar dalam kesusastraan kita, tetapi sebagai penulis muda, tidak ada salahnya kita mempelajari sesuatu yang berkaitan erat dengan dunia kita. Jadi, mari kita lihat lebih dekat apa yang dimaksud dengan omnibus ini.

Larisnya Buku Antologi

Menurut pengamatan saya, yang bergabung dalam kelompok-kelompok penulis dan sering berkunjung ke toko buku, buku yang ditulis secara keroyokan sedang menjadi tren. Hampir setiap hari saya menerima pengumuman tentang ajakan menulis sebuah buku secara bersama-sama dengan beberapa penulis. Dan di toko buku, mata saya selalu menangkap deretan buku yang ditulis oleh lebih dari satu penulis.

Sastra Sebagai Wahana Memupuk Nasionalisme Siswa

Menjelang Agustus yang merupakan bulan peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sepertinya menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk melihat kembali ke dalam nurani kita masing-masing -- masih adakah atau masih sedalam apakah nasionalisme yang kita miliki bagi bangsa ini? Di tengah keterpurukan kondisi bangsa, nasionalisme sangat dibutuhkan untuk membangkitkan kembali bangsa ini.

Historiografi Indonesia

Metode historis sebagai metode penulisan sejarah meliputi empat langkah, yakni heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Langkah keempat, yakni historiografi, merupakan wujud atau hasil karya dengan metode sejarah. Dalam materi Historiografi Indonesia kali ini akan dibahas tentang perkembangan historiografi (penulisan sejarah) di Indonesia.

Historiografi Indonesia

Semua Tentang Ghostwriter

Menurut Wikipedia, 'ghostwriter' adalah seorang penulis profesional yang dibayar untuk menulis buku, artikel, cerita, laporan, atau konten lainnya yang secara resmi dikreditkan kepada orang lain. Selebriti, eksekutif, dan para pemimpin politik sering menyewa 'ghostwriter' untuk merancang atau mengedit autobiografi, artikel majalah, atau bahan tertulis lainnya. Dalam musik, 'ghostwriter' digunakan dalam musik klasik, musik latar film, dan musik populer seperti jenis top 40, dan hip-hop.

Kritik Sastra

  1. Pengertian Kritik Sastra

  2. Istilah "kritik" (sastra) berasal dari Bahasa Yunani yaitu "krites" yang berarti "hakim". "Krites" sendiri berasal dari "krinein" yang berarti "menghakimi"; "kriterion" yang berarti "dasar penghakiman" dan "kritikos" berarti "hakim kesusastraan". Kritik sastra dapat diartikan sebagai salah satu objek studi sastra (cabang ilmu sastra) yang melakukan analisis, penafsiran, dan penilaian terhadap teks sastra sebagai karya seni.

Ada Apa Dengan Sastra Nusantara?

Ada apa dengan sastra Nusantara? Pertanyaan ini sudah terlintas lama di benak para pecinta sastra Nusantara. Belakangan ini, heboh bahwa bahasa daerah mulai hilang popularitasnya di zaman yang modern ini. Bahkan, peranannya dalam membudayakan tradisi pun semakin tidak dipandang sebagai sesuatu yang 'Wah'. Sungguh sangat disayangkan. Sejalur dengan hal ini, M. Syahrizal pernah membahas bahwa Bahasa Indonesia menyebabkan punahnya bahasa-bahasa daerah. Benarkah? Dalam tulisannya dipaparkan, perkembangan bahasa daerah saat ini mulai memprihatinkan. Pasalnya, dari 742 bahasa daerah di Indonesia, hanya 13 bahasa daerah saja yang penuturnya di atas satu juta orang. Selebihnya, terdapat 729 bahasa daerah yang penuturnya kurang dari satu juta orang, sementara 169 bahasa daerah lainnya terancam punah. Sungguh amat disayangkan melihat keadaan ini.

Agenda Liburan Akhir Tahun Penulis

Oleh: Yosua Setyo Yudo

Liburan Natal dan Tahun Baru sudah menanti di ambang pintu. Sudah terbayang saat-saat berkumpul dengan keluarga besar, sanak saudara, dan teman-teman yang lama tak bersua. Terbayang pula kehangatan di sekitar meja makan dengan orang-orang terkasih, pergi ke gereja bersama keluarga besar, menyanyikan kidung-kidung Natal yang indah, dan menikmati renyahnya seruan "Selamat Natal dan Tahun Baru!" yang meluncur dari bibir rekan-rekan yang ditemui. Lebih dari itu, kelap-kelip lampu hias di pohon Natal, langit yang selalu mendung, embusan angin dingin, dan aroma tanah yang basah oleh hujan juga menambah syahdunya Hari Raya dan perayaan tahun baru ini. Bagi sebagian besar orang, ini adalah saat beristirahat, saat untuk menikmati waktu dengan bersantai dan bercengkerama dengan keluarga maupun para sahabat. Memang benar, liburan memang sangat dibutuhkan oleh setiap orang, bahkan oleh seorang penulis sekalipun. Tetapi, seorang penulis memiliki agenda liburan yang sedikit berbeda....