Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Joseph Conrad

Dilahirkan di Polandia pada 1857, Teodor Joseph Konrad Korzeniowski adalah putra seorang patriot Polandia dan penulis yang diasingkan di Rusia dan meninggal ketika putranya berusia 13 tahun. Anak laki-laki itu mempunyai suatu keinginan yang tidak dapat dimengerti oleh keluarganya, yaitu ingin hidup di laut. Dia dibesarkan di negeri pesisir dan hanya memahami bahasa Inggris melalui terjemahan yang dibuat oleh ayahnya meskipun ia bercita-cita menjadi pelaut Inggris. Pada 1874, ia menjadi pelaut dari Marseilles, dan setelah empat tahun berlayar di kapal Perancis, ia berlayar sebagai seorang pelaut biasa di atas sebuah Kapal Inggris.

Gambar: Joseph Conrad

Pada 1884, sekarang dengan menggunakan nama Inggris Joseph Conrad, ia menjadi seorang majikan dalam pelayanan perdagangan Inggris. Sepuluh tahun berikutnya, akibat pengaruh demam tropis, ia terpaksa meninggalkan laut. Novel pertamanya Almayer's Folly dipublikasikan pada 1895, dan anak laki-laki Polandia itu kini menjadi seorang majikan pelaut yang menetap di Kent untuk mengejar karier sebagai novelis.

Masa 20 tahun di laut mempunyai pengaruh yang besar pada Conrad. Banyak dari peristiwa yang ia tulis, secara fisik benar-benar terjadi selama ia di laut, dengan begitu tugasnya sebagai novelis sebagian besar merupakan kenang-kenangan. Dengan An Outcast of the Islands (1896), Tales of Unrest (1898), Lord Jim (1900), Youth (1902 dan Typhoon (1903), ia menempatkan laut dan pulau di Pasifik Barat Daya pada peta fiksi berbahasa Inggris. The Mirror of the Sea (1906) dan A Personal Record (1912) adalah buku kenang-kenangan pribadinya.

Cerita pendeknya tentang rimba raya Afrika, Heart of Darkness (1902), membentuk dasar untuk film Perang Vietnam 1979 yang merupakan karya Francis Ford Coppola yang berjudul Apocalypse Now.

Nostromo (1904), suatu novel intrik yang panjang terfokus pada eksplorasi tambang perak di suatu negeri di Amerika Selatan, adalah kisah petualang dan studi pencarian tentang imperialisme komunis. Novel yang belakangan mencakup The Secret Agent (1907), sebuah rencana teroris dalam pengaturan London, Under Western Eyes (1911), suatu cerita tentang seorang revolusioner Rusia, dan Chance (1914), merupakan contoh yang ruwet di balik teknik kesayangannya tentang kisah dalam kisah dan merupakan novel pertama yang menarik perhatian publik besar yang mengikutinya. Karyanya berturut-turut mencakup Victory (1915), The Arrow of Gold (1919), The Rescue (1920), dan The Rover (1923).

Oleh karena Conrad mengombinasikan peristiwa yang menggairahkan dengan arti yang dalam, ia disebut seorang yang realis romantis. Cerita pendeknya yang terbaik dikumpulkan pada 1942 dalam A Conrad Argosy.

William McFee, dalam kata pengantarnya, memilih The End of the Tether sebagai berisi semua unsur orisinal dari Conrad, seperti: kesegaran visi, ironi, daya tarik laut Timur, rasisme orang kulit putih, dan kemuliaan suatu jiwa manusia yang diliputi oleh nasib.

Diambil dari:
Judul buku : Pustaka Pintar 100 Penulis Yang Membentuk Sejarah Dunia
Editor : Karyani
Penerbit : Progress, Jakarta
Halaman : 165