Skip to main content

Tulisan Kreatif Nan Atraktif

Seorang penulis tidak akan mungkin bisa bertahan di dunia penulisan, jika dia tidak kreatif dalam memproduksi tulisan-tulisannya. Penulis yang cara penyampaiannya monoton dan membosankan, bisa dipastikan akan mengalami "pensiun" dini. Sebaliknya, tulisan yang kreatif dan atraktif, akan terus ditunggu-tunggu oleh pembacanya.

Tulisan kreatif bisa diciptakan oleh siapa saja. Untuk menciptakannya, Anda tidak butuh waktu yang lama, hanya ketekunan dan latihan. Sahabat Penulis bisa memulainya sesuai dengan rahasia yang dibagikan dalam artikel yang ditulis oleh redaksi di bawah ini. Selanjutnya, untuk menyajikan tulisan yang menarik, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Untuk mengetahui lebih lengkapnya, silakan simak informasi kami di Pojok Bahasa. Selamat berkreasi!

Staf Redaksi e-Penulis,
Sri Setyawati

"Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu, kita sendirilah yang menciptakannya." -- Stephen King

Penulis dan Iman Kristen

Menjadi penulis adalah hal yang mudah, dengan banyak menulis kita sudah menjadi seorang penulis. Namun untuk menjadi penulis profesional, kita perlu memunyai wawasan yang luas, kemahiran yang mumpuni, dan dasar-dasar pemikiran sebagai seorang penulis profesional. Berkaitan dengan hal ini, bagaimana kita menjadi seorang penulis Kristen yang cakap? Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki. Salah satunya kita harus memiliki pengetahuan tentang firman Tuhan. Sebagai seorang penulis Kristen, kita sering kali diperhadapkan dengan tema tulisan yang membahas norma-norma atau konflik sosial yang dipandang dari sudut pandang Alkitab. Paling tidak, seorang penulis Kristen harus dapat memberikan sebuah pandangan tentang sebuah masalah yang dikupas dari sudut pandang iman Kristen.

Pelayanan Komunikator Kristen

Menurut KBBI, komunikator adalah orang yang menyampaikan pesan kepada orang lain (komunikan). Kita juga bisa mengatakan bahwa komunikator Kristen adalah orang yang menyampaikan pesan Kristus kepada orang lain. Ada banyak cara untuk menyampaikan pesan ini. Salah satu caranya adalah melalui tulisan. Sahabat ingin tahu apa saja syarat dan peran komunikator Kristen? Silakan simak artikel yang penuh inspirasi di bawah ini.

Selamat membaca.

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Truly Almendo Pasaribu
uly(at)in-christ.net >

Menulis Sebagai Panggilan Hati

Dengan menulis, kita sudah mengukir sebuah sejarah yang akan diingat oleh generasi kita. Dengan menulis, kita sudah memberikan penghargaan pada setiap peristiwa yang terjadi dan tidak terlewat tanpa makna. Seorang penulis tidak hanya menulis karena sebuah profesi ataupun sepiring nasi, namun seorang penulis akan terus menulis karena itu panggilan hati, dan sudah menjadi nadi yang terpatri dalam perjalanan hidupnya.

Berbicara tentang kepenulisan, dalam edisi kali ini, e-Penulis akan menyajikan sebuah artikel menarik tentang bagaimana menulis dengan berpadanan pada firman Tuhan. Banyak hikmat yang kita dapat dari Alkitab tentang dunia kepenulisan. Kita bukan hanya sekadar menulis, namun ada hikmat Firman Tuhan yang memberkati setiap pembacanya. Tuhan memberkati.

Redaksi Tamu e-Penulis,
Jonathan Sigit

Mencerminkan Nilai Kristen

Pernahkah Sahabat memikirkan alasan mengapa Sahabat menulis? Jawabannya tentu bervariasi. Mungkin ada beberapa di antara Sahabat yang menulis hanya untuk memuaskan kegelisahan batin, atau menulis karena ingin membagikan apa yang Sahabat ketahui untuk orang lain. Tidak jarang juga, muncul alasan-alasan lain seperti: untuk mengisi waktu luang, untuk popularitas, untuk idealisme, untuk hidup. Alasan tersebut, ternyata mencerminkan apa yang akan Sahabat tulis. Sebagai seorang Kristen, terlebih para penulis Kristen, seharusnya nilai-nilai kekristenan terpancar dalam setiap goresan kita. Oleh karena itu, artikel yang telah redaksi siapkan, kiranya dapat membantu Sahabat dalam berkarya melalui tulisan, terlebih lagi mencerminkan kasih Kristus dalam setiap karya Sahabat. Selamat menulis!

Proses Penyuntingan

Salam penulis!

Senang sekali redaksi bisa menyapa rekan penulis sekalian. Dalam edisi 91, redaksi masih akan mengupas hal-hal seputar penyuntingan. Mengapa? Salah satu tahap dalam menerbitkan buku adalah pengeditan atau penyuntingan. Proses ini memerlukan editor. Dalam materi kali ini, redaksi akan banyak mengupas tentang proses penyuntingan secara lebih mendalam. Di bagian berikutnya, kita akan membaca tentang seseorang yang telah menciptakan banyak himne -- terbanyak dalam sejarah. Siapakah orang itu? Silakan Anda baca sajian kami kali ini. Selamat membaca dan selamat menulis!

Redaksi Tamu e-Penulis,
Rento Ari Nugroho

Penerjemah yang Baik dan Benar

Teknologi semakin hari semakin berkembang. Bukan hanya memudahkan komunikasi dan mencari informasi, teknologi juga memudahkan manusia untuk menerjemahkan suatu teks berbahasa asing. Melihat kenyataan ini, apakah keberadaan penerjemah akan segera tergeser juga oleh mesin pengalihan bahasa? Semoga tidak! Supaya keberadaan penerjemah tetap menjadi pilihan yang lebih baik daripada mesin pengalihan bahasa, penerjemah harus mengembangkan kualitas terjemahan yang dibuatnya. Bagaimana mendapatkan hasil terjemahan yang baik dan benar?

Komposisi Penerjemah

Penerjemah bukanlah seseorang penulis yang gesit menuangkan ide kreatif, ataupun seperti seorang editor yang berperan penting dalam memperbaiki suatu naskah. Akan tetapi, seperti penulis dan editor, seorang penerjemah adalah seseorang yang memiliki kecintaan terhadap bahasa. Seorang penerjemah yang baik, harus bisa menghasilkan terjemahan yang bisa dipahami -- tanpa mengurangi makna yang terkandung dalam sumber/bahasa asli, dengan baik oleh pembacanya. Penerjemah yang baik juga dituntut memiliki kejelian dalam memilih kata yang tepat dan memangkas kata-kata yang berlebihan. Apa saja yang diperlukan seorang penerjemah, sehingga mereka bisa menerjemahkan dengan tepat? Untuk menjawabnya, jangan lewatkan artikel kali ini yang berjudul "Dua Bahasa Saja Tidak Cukup" dan juga pojok bahasa yang memuat kolom berjudul "Tentang Penerjemah". Semoga dengan edisi ini, para Sahabat penulis dapat mengembangkan kemampuan menerjemahkannya, dan semakin tekun melayani di bidang literatur penerjemahan Kristen.

Pimpinan Redaksi e-Penulis,
Truly Almendo Pasaribu
uly(at)in-christ.net >

Kreativitas Menulis

Keindahan mozaik-mozaik di kota Roma, lukisan elok "Perjamuan Terakhir" Galileo, berbait-bait puisi ajeg dalam Alkitab, menunjukkan betapa luar biasanya Allah yang menganugerahi manusia dengan kreativitas tak terbatas. Semua manusia diciptakan dengan bibit kreatif. Saat ditanam di tanah, bibit itu memang tak kasat mata. Akan tetapi, setelah dipupuk dan diairi dengan kedisiplinan, bibit itu pun tumbuh menjadi pohon yang berbuah. Demikian juga dalam membuat novel, Earnest Hemmingway mengatakan, "Work everyday." Muchtar Lubis menyarankan agar penulis tetap menulis, apalagi saat pikiran mereka buntu. Pada akhirnya, proses kreatif perlu diimbangi dengan perjuangan serta kedisiplinan untuk menghasilkan karya yang terbaik.

Rindu Menulis Drama?

Sebagian besar dari kita tentu tidak asing dengan drama. Kita pernah menonton drama, mungkin juga ada dari antara kita pernah bermain drama. Bagaimana dengan menulis naskah drama? Apakah Anda pernah melakukannya? Jika ya, tentu ini menjadi hal yang mengasyikkan dan menantang, bukan?

Melanjutkan pembahasan edisi sebelumnya, kali ini e-Penulis menyajikan tip-tip untuk menulis drama singkat. Semoga dengan tip-tip yang kami sajikan, Anda dapat menulis drama dengan lebih mudah dan menyenangkan. Ikuti juga ulasan menarik tentang seorang penulis terkenal pada abad ke-20, Oswald Chambers. Sepak terjangnya di dunia literatur semoga bisa memberi inspirasi bagi Anda. Di kolom terakhir, kami memperkenalkan satu situs kepenulisan yang banyak menawarkan tulisan-tulisan fiksi kepada Anda. Kiranya dengan sajian kami kali ini, Anda memperoleh semangat dan inspirasi baru untuk terus menulis. Selamat mengikuti, dan jadilah berkat melalui tulisan Anda.