Mencerminkan Nilai Kristen
Pernahkah Sahabat memikirkan alasan mengapa Sahabat menulis? Jawabannya tentu bervariasi. Mungkin ada beberapa di antara Sahabat yang menulis hanya untuk memuaskan kegelisahan batin, atau menulis karena ingin membagikan apa yang Sahabat ketahui untuk orang lain. Tidak jarang juga, muncul alasan-alasan lain seperti: untuk mengisi waktu luang, untuk popularitas, untuk idealisme, untuk hidup. Alasan tersebut, ternyata mencerminkan apa yang akan Sahabat tulis. Sebagai seorang Kristen, terlebih para penulis Kristen, seharusnya nilai-nilai kekristenan terpancar dalam setiap goresan kita. Oleh karena itu, artikel yang telah redaksi siapkan, kiranya dapat membantu Sahabat dalam berkarya melalui tulisan, terlebih lagi mencerminkan kasih Kristus dalam setiap karya Sahabat. Selamat menulis!
Apa yang Akan Ditulis?
Tulisan yang bersifat kristiani tidaklah melulu mengenai agama, tetapi ditulis dari perspektif filsafat hidup seorang Kristen.
Pengenalan akan Tuhan memengaruhi pandangan kita terhadap segala pengalaman yang bersifat fisik, sosial, psikologi, intelektual, dan rohani. Karena itu, kita bisa menulis tentang uang, olahraga, seks, penyakit, atau politik. Tuhan relevan dalam semua bidang praktis ini.
Sinetron Punya Andil Rusak Bahasa
Tayangan Sinetron (sinema elektronik) di sejumlah televisi swasta, diperkirakan memiliki andil dalam merusak Bahasa Indonesia. Hal itu terjadi karena di dalam dialognya, banyak menggunakan istilah-istilah asing serta bahasa pasaran (bahasa gaul).
"Kondisi ini perlu dicermati, mengingat hal ini terjadi justru di tengah upaya pemerintah untuk membangun identitas diri sebagai suatu bangsa."