Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Menumbuhkan Dahaga Membaca

Kita ketinggalan lebih dari 64 tahun dari negara lain. Demikian ujar sastrawan Taufiq Ismail memaparkan keprihatinannya terhadap minat baca anak Indonesia yang rendah. Bahkan, kini, siswa SMA di Indonesia tak punya kewajiban membaca buku alias 0 buku. Di negara lain, siswa SMA wajib membaca buku sastra minimal 5 judul.

Anak membaca

Menurut data Badan Pusat Statistik 2009 seperti dilansir situs Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, hanya 18,94 persen yang menyenangi aktivitas membaca. Survei ini dilakukan pada penduduk berusia 10 tahun ke atas.

Data ini sekaligus menunjukkan persentase penonton terus meningkat pada data 3 tahunan BPS tersebut. Pada kurun 2006 -- 2009, presentasi penonton naik hampir 5 persen dan persentase pembaca menurun sekitar 5 persen.

Menumbuhkan minat membaca menjadi kunci untuk merangsang kebiasaan membaca dan kebutuhan membaca. Menumbuhkan minat juga butuh proses. Yang perlu dilakukan sedari dini.

Ayah, Bunda, yuk hidupkan budaya membaca di rumah!

1. "Puasa" Teknologi

Berilah waktu jeda tanpa teknologi, baik televisi, radio, komputer, ponsel, maupun internet, jadwalkan rutin, baik harian maupun mingguan. Hal ini penting agar anak tak kecanduan teknologi, terlebih untuk mengakses informasi.

2. 1 -- 2 Jam per Hari

Luangkanlah waktu 1 -- 2 jam per hari untuk membaca buku. Sesuaikan tahap usia anak. Jika belum bisa membaca, buku cerita bergambar menarik menjadi cara efektif memperkenalkan buku.

3. "Storytelling"

Bacakan buku cerita atau dongeng pada anak prasekolah. Bercerita bisa menjadi kegiatan hiburan bersama anak maupun aktivitas relaks menjelang tidur. Ragam pengalaman dan eksplorasi emosi yang dirasakan kala mendengarkan cerita tersebut dapat menumbuhkan minat baca dalam diri anak.

Menumbuhkan minat membaca menjadi kunci untuk merangsang kebiasaan membaca dan kebutuhan membaca.


Facebook Twitter WhatsApp Telegram

4. Ciptakan Lingkungan Mendukung

Caranya, tak lain dengan memberi asupan beragam buku. Tak perlu yang berbiaya tinggi. Selain meminjam ke perpustakaan, manfaatkan ajang pesta buku yang menyediakan diskon besar, biasa diselenggarakan toko buku besar.

5. Beri Contoh!

Rumus klasik, tetapi terbukti paling efektif menanamkan nilai pada anak. Kegiatan membaca bersama pun bisa menjadi kegiatan seru untuk dilakukan bersama seluruh anggota keluarga. [ADT]

Diambil dan disunting dari:
Nama koran : Kompas, Klasika, Edisi Nusantara, 1 Februari 2015
Penulis artikel : ADT
Halaman : 33

Komentar