Skip to main content

Feature, Berita Ringan yang Berbobot

Shalom,

Bulan Juni yang lalu, kita tentu sering membaca atau bahkan dibanjiri dengan berita mengenai Piala Dunia. Di tengah hiruk pikuknya prediksi pertandingan dan kabar terbaru dari lapangan, kita pasti menemukan ada banyak liputan menarik seputar perhelatan akbar itu. Misalnya, kisah trofi legendaris Jules Rimet, sepak terjang tim kuda hitam selama turnamen 2014, latar belakang seorang pemain, atau bahkan kisah tentang kehidupan di favela Brazil selama perhelatan itu berlangsung. Kisah-kisah atau liputan yang ringan tetapi berbobot inilah yang disebut "feature".

Berargumen, Bukan Asal Ngotot

Shalom,

Desmond Tutu, sang uskup pejuang kemanusiaan dari Afrika Selatan, pernah berkata, "Jangan tinggikan nada suara Anda. Sebaliknya, perbaiki argumen Anda." Nasihat beliau itu sangat tepat, terutama karena sering kali, kebanyakan orang yang ingin mempertahankan pandangan atau keyakinannya cenderung bersikap kasar atau menunjukkan penolakan ketika apa yang ia yakini itu dipertanyakan atau bahkan bertentangan dengan sudut pandang orang lain. Akan tetapi, apa yang dimaksud dengan argumen? Dan, bagaimana membangun argumen yang kokoh serta meyakinkan?

Semangat untuk Terus Berusaha

Shalom,

Memperkenalkan ide ke dunia luar merupakan salah satu tujuan menulis. Namun, tak jarang, penulis, terutama penulis pemula, kesulitan dalam melakukan hal ini. Salah satu langkah untuk memperkenalkan gagasan kita kepada orang lain adalah dengan menulis di media massa. Meski tidak mudah, tetapi layak untuk dicoba. Toh, kita tidak bisa memastikan bahwa tulisan kita tidak akan diterima oleh media. Tidak ada salahnya memperjuangkan sesuatu yang layak meski mungkin hasilnya tidak seperti yang kita inginkan. Usaha yang terus-menerus pasti akan membuahkan hasil.

Penulis yang Terampil dan Santun

Shalom,

Menulis di media massa mungkin merupakan salah satu impian setiap penulis. Bagaimana tidak? Pemikiran, opini, ataupun karya yang kita hasilkan akan dibaca ribuan orang! Akan tetapi, seberapa baikkah kesiapan kita agar karya kita dapat diterbitkan dalam media massa? Apa saja yang harus diperhatikan? Dalam edisi ini, e-Penulis akan mengajak Pembaca sekalian untuk menyimak tentang apa saja yang perlu kita perhatikan sebelum menulis di media massa. Selamat membaca!

Dari Penikmat Menjadi Penyedia Buku

Shalom,

Mengunjungi perpustakaan, bagi mereka yang "gila" baca, akan lebih menarik daripada nonton film terbaru, mendaki gunung, atau pergi ke pantai untuk sekadar menyegarkan pikiran. Tidak dimungkiri bahwa deretan buku selalu menyimpan harta berharga yang mengundang untuk digali. Mungkin, beberapa Sahabat e-Penulis pernah berpikir, "Daripada terus-menerus menjadi pengunjung dan penikmat perpustakaan, bagaimana kalau membuat perpustakaan sendiri?" Dari orang yang dilayani menjadi orang yang melayani tentu merupakan keinginan yang mulia. Tak jarang, pemikiran seperti ini mentok pada biaya yang dibutuhkan untuk memiliki koleksi buku sendiri dalam jumlah yang banyak. Namun, teknologi saat ini sepertinya telah datang sebagai jalan keluar untuk masalah ini.

Etika Menjadikan Kualitas Tulisan Lebih Baik

Shalom,

Setelah mengetahui bagaimana teknologi, terutama internet, mengubah cara kita menulis, pada edisi ini Redaksi akan mempersempit bahasan dengan menyajikan tip yang menolong kita memahami etika penulisan di dunia maya/internet, terutama di milis (mailing list). Tidak dimungkiri bahwa aktivitas di milis tidak seramai tahun-tahun sebelumnya, tetapi ini tidak menunjukkan bahwa semua "warga" dunia maya sudah meninggalkan milis. Internet yang semakin murah dan mudah untuk diakses serta munculnya situs-situs sosial media mungkin menjadi bagian dari alasan mengapa aktivitas di milis mulai menurun. Namun, ada kecenderungan juga bahwa orang-orang yang tergabung dalam suatu milis sekarang lebih selektif dan hanya aktif di milis-milis yang lebih spesifik. Redaksi berharap tip yang disajikan dalam edisi ini dapat menolong untuk lebih "beretika" dalam kepenulisan di dunia maya, khususnya di milis. Tingkat perhatian kita terhadap etika ini kemungkinan besar akan menentukan kualitas tulisan dan tingkat tanggung jawab yang kita miliki terhadap apa yang kita tulis.