Skip to main content

Menghidupkan Kembali Karya yang Telah "Mati"

Karya sastra memang tak 'kan lekang oleh waktu. Ada banyak cara untuk "menghidupkan kembali" karya-karya lama kita, yang mungkin sudah tidak diingat orang lagi. Pada satu sisi, ini memberi kesempatan bagi karya tersebut untuk kembali "eksis" di era yang berbeda. Di sisi lain, sang penulis pun akan mendapatkan keuntungan materi dari kemunculan kembali karya-karya lamanya. Salah satu cara untuk membangkitkan kembali karya-karya sastra kita yang "sudah mati" adalah dengan membuat omnibus. Apa itu? Silakan simak sajian kami dalam edisi ini.

Apa Sih Omnibus Itu?

Ditulis oleh: Yudo

Mungkin banyak dari kita yang akan garuk-garuk kepala, walau tidak gatal, saat ditanya mengenai istilah ini. Ada banyak arti "omnibus" yang dipakai untuk menyebut sebuah karya dalam berbagai bidang. Namun, apa artinya dalam bidang sastra atau kepenulisan? Memang betul, istilah ini jarang kita dengar dalam kesusastraan kita, tetapi sebagai penulis muda, tidak ada salahnya kita mempelajari sesuatu yang berkaitan erat dengan dunia kita. Jadi, mari kita lihat lebih dekat apa yang dimaksud dengan omnibus ini.