Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Pojok Bahasa

Bahasa Lokal Kita yang Direndahkan

Penulis: Lie Charlie

Dirjen Ditjen Bina Produksi Departemen pernah menembuskan sepucuk surat kepada Kepala Lembaga Bahasa Indonesia. Isinya berhubungan dengan penggunaan istilah "lokal" (yang dinilai bercitra kurang positif atau inferior) untuk memaknai produk buah-buahan hasil kebun Tanah Air sendiri. selengkapnya... about Bahasa Lokal Kita yang Direndahkan

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Ragam Tutur dan Kesantunan

Seorang mahasiswa di Semarang yang tidak mau disebut namanya, menanyakan bedanya rasa hormat dan rasa santun. Tingkat tutur atau "speech level" dalam masyarakat tutur Jawa, digunakan untuk menyampaikan rasa hormat ataukah rasa santun? Hadirnya bahasa ragam tutur yang sepertinya sekarang lebih banyak berkembang dan lebih banyak diminati daripada bahasa baku, harus dipahami sebagai fenomena bahasa yang bagaimana? selengkapnya... about Ragam Tutur dan Kesantunan

Ragam Bahasa Baku

Bahasa standar selamanya adalah bahasa tulisan.

Sutan Takdir Alisjahbana selengkapnya... about Ragam Bahasa Baku

Bahasa dan Kaum Intelektual

Bahasa menentukan otoritas intelektualitas saat Indonesia menapaki abad ke-20. Kartini memilih bahasa Belanda untuk memasuki pengembaraan intelektual, mencari dan menemukan keajaiban-keajaiban modernitas. Bahasa Belanda menjadi berkah, membentuk identitas dan kehendak menjadi intelektual. Buku-buku berbahasa Belanda ibarat bacaan keramat. Kartini memang perempuan Jawa, hidup di Jawa, dan bersama orang-orang Jawa. selengkapnya... about Bahasa dan Kaum Intelektual

"Atau" Bukan Sinonim dari "Ataupun"

Perhatikan judul artikel yang ditayangkan di situs daring sebuah grup media nasional. "Andiren: Kenal ataupun Nggak, Penilaian tentang Mike Sama Rata". Selintas tak ada yang aneh. Akan tetapi, kalau ditelusuri lebih lanjut, ternyata ada kesalahan di judul tersebut. selengkapnya... about "Atau" Bukan Sinonim dari "Ataupun"

Adil Tidak Selalu Bijaksana

Penulis: Lie Charlie

Alkisah, Raja Salomo dihadapkan pada suatu perkara yang rumit. Seorang bayi sedang diperebutkan dua orang ibu. Mereka masing-masing mengaku sebagai ibu kandung bayi tersebut dan oleh karena itu berhak atasnya. Hakim-hakim seluruh negeri sudah angkat tangan dan kehilangan pegangan dalam memberikan keputusan. Maklum saja, saat itu belum ada teknologi uji DNA. selengkapnya... about Adil Tidak Selalu Bijaksana

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Sastra Itu "Berat"

Sekretaris Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Cabang Yogyakarta, baru-baru ini menyatakan bahwa hanya 5 persen dari semua perusahaan penerbitan di Yogyakarta, yang menerbitkan buku-buku sastra, karena para penerbit menganggap buku sastra itu "berat" -- baik materi dan bahasanya, sehingga kurang laku di pasaran (Kompas, 6 Oktober 2010, Halaman 12). Karena anggapan tersebut, maka para penerbit kurang begitu berminat menerbitkan buku-buku sastra. selengkapnya... about Sastra Itu "Berat"

Tergelincir dalam Sintaksis

Jakarta (ANTARA News) - Atlet ski es yang andal terbiasa bermanuver dalam kelokan sulit dan berbahaya. Karena andal, sang atlet meluncur dengan aman dan gemulai. Namun sehandal apa pun, sesekali dia pernah tergelincir dalam aksinya. Ibarat kata pepatah: sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Begitu juga pengalaman wartawan atau mereka yang bergerak di dunia olah kata. Mereka sesekali tergelincir dalam sintaksis atau tata kata. selengkapnya... about Tergelincir dalam Sintaksis

Selintas Pustakawan, Perpustakaan, dan Pemustaka

Kadang-kadang, ketika mendengar pertanyaan seperti: "Apa sih sebenarnya perpustakaan itu?" Jawaban paling sederhana yang sering diutarakan beberapa orang yang saya temui adalah gudang buku, tempat membaca, atau taman bacaan. Namun, ada pula pihak-pihak yang lebih maju, yang mengatakan bahwa perpustakaan adalah institusi yang memfasilitasi terjadinya interaksi ilmu pengetahuan dan dikelola dengan sistem yang baku. selengkapnya... about Selintas Pustakawan, Perpustakaan, dan Pemustaka

Kesalahan Penggunaan Kata "Daripada"

Diringkas oleh: Santi T.

Para penutur bahasa Indonesia harus menggunakan kosakata dengan tepat supaya dapat menghasilkan pembicaraan yang enak didengar. Jika penggunaan kosakata tidak tepat, pembicaraan akan membingungkan pendengar. Pemilihan kata yang kurang tepat akan membuat kalimat menjadi samar-samar atau bahkan menggelikan dan bisa juga dari segi kaidah penulisan kata, kata tersebut tidak termasuk kata baku. selengkapnya... about Kesalahan Penggunaan Kata "Daripada"

Pages

Komentar

Subscribe to Pojok Bahasa