Bahan Belajar Kristen Online dapatkan di:live.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

John Dryden (1631 -- 1700)

John Dryden lahir di Vicarage of Adwinkle, Northhamptonshire, pada 9 Agustus 1631. Ia adalah putra dari Erasmus Dryden dan Mary Pickering. Kedua orang tuanya adalah pendukung Parlemen berpandangan Puritanisme. John Dryden bersekolah di Westminster School sebagai "King's Scholar" (peraih beasiswa kerajaan -red.) dan dibimbing oleh Richard Busby. John Dryden adalah seorang murid yang gemar membaca karya-karya klasik. Di Westminster, puisi pertama Dryden, sebuah elegi berjudul "Upon the Death of Lord Hastings", diterbitkan dalam sebuah buku kumpulan puisi berjudul "Lachrymæ Musarum" (1649). Pada tahun 1650, Dryden mendaftar ke Trinity college di Cambridge dan meraih gelar BA pada tahun 1654.

Dryden pindah ke London sekitar tahun 1657, di sanalah untuk pertama kalinya, ia menarik perhatian dengan karyanya yang berjudul "Heroic Stanzas" (1659) pada saat wafatnya Lord Protector Cromwell. Pada Zaman Restorasi yang didorong oleh para Royalis, Dryden menulis puisi berjudul "Astraea Redux" (1660) untuk merayakan kembalinya Raja Charles II. Untuk upacara naik takhta, Dryden menulis "To His Sacred Majesty, A Panegyric" (1661). Pada tahun 1662, Dryden menulis puisi berjudul "To My Lord Chancellor Clarendon", dan pada tahun yang sama ia terpilih untuk masuk ke dalam Royal Society (sebuah perkumpulan bergengsi yang terdiri atas orang-orang yang berpengaruh dalam bidang ilmu pengetahuan -red.). Menyusul kebangkitan kaum Royalis, teater-teater kembali dibuka dan demi memuaskan tuntutan akan hiburan, Dryden mulai menulis naskah-naskah drama.

Pada tahun 1663, Dryden menikahi Lady ELizabeth Howard. "A Wild Gallant" (1663), drama pertama yang ditulis Dryden dianggap sebagai karya yang biasa-biasa saja. Akan tetapi, Dryden terus menulis naskah yang lain seperti "The Rival Ladies" (1664) dan "The Indian Queen" (1644). Pada tahun 1665, teater-teater di London ditutup karena saat itu sedang menyebar wabah penyakit dan istana Raja dipindahkan ke Oxford. Di Oxford inilah, Dryden mulai membangun reputasinya sebagai penulis drama dengan menulis "The Indian Emperor" pada tahun 1665.

Tahun 1666 merupakan tahun bersejarah bagi Inggris. Pada tahun itu, Inggris terlibat perang laut dengan Belanda, selain itu di London juga terjadi kebakaran besar (Great Fire of London). Dryden merekam tahun yang bersejarah itu dalam sebuah puisi panjang berjudul "Annus Mirabilis" (1667). Puisi inilah yang mengukuhkan jabatannya sebagai penyair istana (Poet Laureate) menggantikan William D'Avenant pada tahun 1668. Pada tahun yang sama, Dryden juga menerima gelar M.A. oleh Uskup Tinggi Canterbury. Sebagai seorang anggota dari Royal Society, Dryden juga diangkat sebagai Royal Historiographer (penulis sejarah kerajaan) pada tahun 1670.

Pada tahun 1668, Dryden mulai memasuki masa keemasan dalam dunia kepenulisan kritik sastra maupun naskah drama. Salah satu kritik sastranya yang terkenal adalah "Essay of Dramatic Poesy" (1668) yang diikuti oleh "A Defence of an Essay" (1668), dan "Essay of Heroic Plays" (1672). Drama yang ditulisnya pada masa itu mencakup drama komedi "Secret Love" (1667); drama kepahlawanan "Tyrannic Love" (1669); drama dua bagian "Conquest of Granada" (1670-71); dan drama komedi yang berjudul "Marriage á la Mode" (1672). Pada tahun 1674, Dryden mendedikasikan sebuah karya demi menghormati John Milton, yaitu sebuah adaptasi musikal atas karya Milton yang berjudul "Paradise Lost". Akan tetapi, karya Dryden yang berjudul "The State of Innocence" ini tidak pernah dipentaskan. "The Tragedy of Aureng-Zebe" (1676) adalah drama karya Dryden dalam bentuk "blank verse". Karya ini diikuti oleh karya agungnya "All for Love" (1678) yang terinspirasi oleh kisah cinta Mark Anthony dan Cleopatra.

Oleh karena kegagalannya dalam prosa komedi "Limberham" (1678), dalam mengadaptasi "Troilus and Cressida" (1679), dan dalam dramanya yang berjudul "Spanish Friar" (1681), Dryden mengundurkan diri dari kariernya sebagai seorang penulis drama untuk sementara waktu, dan mengalihkan perhatiannya pada kepenulisan satir. Karya satir politiknya yang berjudul "Monmouth and Shaftesbury, Absalom and Achitophel" diterbitkan pada tahun 1681. Karya satirnya ini dianggap sebagai salah satu satir terbaik sehingga ia memperoleh perhatian Raja Charles II, yang amat senang karena Dryden menyindir kaum Whigs selama Exclusion Crisis. Dryden menulis bagian kedua dari satir itu bersama Nahum Tate. Selain itu, bersama Tate, ia juga menulis sindiran lainnya dengan judul "The Medal" (1682). Karyanya itu memancing serangan balik dari pendukung Shaftesbury, salah satu serangan balik itu adalah sebuah karya Thomas Shadwell yang berjudul "The Medal of John Bayes". Dryden pun kembali menyerang dengan mengolok-olok Shadwell dalam sebuah puisi yang berjudul "Mac Flecknoe". Barangkali, puisi ini adalah salah satu puisi yang paling menarik sehingga dibajak pada tahun 1682, dan secara resmi dicetak pada tahun 1684.

Dryden juga sangat tertarik dengan teologi, hal inilah yang mendorongnya menerbitkan "Religio Laici/A Layman's Faith" pada tahun 1682. Pada masa itu pula, Dryden menghasilkan puisi-puisi terbaiknya seperti sebuah ode berjudul "Threnodia Augustalis" (1685) puisi untuk memperingati wafatnya Raja Charles II, "To the Pious Memory ... of Mrs. Anne Killigrew" (1686) untuk mengingat seorang pelukis wanita yang bunuh diri di sungai Thames dan "A Song for Saint Cecilia's Day" (1687).

Dryden kembali ke dunia teater pada tahun 1691 dengan menulis bagian libretto (naskah) bagi opera karya Purcell yang berjudul "King Arthur" (1691). Sejak itu, ia mulai menulis drama lagi seperti "Don Sebastian" (1690), "Amphitryon" (1690), dan "Cleomenes" (1692). "Love Triumphant" (1694), sebuah karya Dryden yang dalam prolognya menyatakan bahwa ini adalah karyanya yang terakhir, justru tidak diterima dengan baik. Sejak itulah Dryden mulai mengerjakan terjemahan seperti "Perseus and Juvenal" (1693) dan karya Virgil yang berjudul "Aenid" (1697). Selain itu, Dryden juga menulis lebih banyak puisi, di antaranya adalah puisi untuk memperingati Henry Purcell "An Ode, on the death of Mr. Henry Purcell" (1696) dan "Alexander's Feast" (1697), yang kemudian terkumpul dalam "Fables Ancient and Modern" (1700), sebuah buku yang memuat parafrasa dari karya-karya Ovid, Boccaccio, dan Chaucer.

Dryden meninggal pada 30 April 1700, tak lama setelah penerbitan "Fables". Ia dimakamkan di Westminster Abbey. Dryden dikenang sebagai seorang penyair dan penulis drama yang andal, seorang penerjemah yang unggul, kritikus yang jujur, dan seorang penulis satir yang luar biasa, sebab karya-karyanya masih mengundang kekaguman sampai hari ini. (t/Yudo)

Diterjemahkan dan disunting seperlunya dari:

Nama situs : Luminarium.org
Alamat URL : http://www.luminarium.org
Judul asli artikel : John Dryden (1631-1700)
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 15 April 2013

Komentar