Semulia-mulianya orang menulis adalah demi tercapainya kehidupan yang lebih baik bagi seisi dunia. Jurnal ilmiah, karangan populer, fiksi, atau roman picisan sekali pun, ditulis dengan tujuan supaya manusia, setidak-tidaknya segolongan kecil, terinspirasi dan tergerakkan.
[block:views=similarterms-block_1]
Orang boleh saja menulis tanpa tujuan, tetapi lazimnya orang menulis guna mencapai tujuan tertentu, seperti:
- Memberi (Menjual) Informasi
Sebagian besar tulisan dihasilkan dengan tujuan memberi (baca: menjual) informasi, teristimewa bila hasil karya tulis tersebut diperjualbelikan. Pada sisi positif lain, tulisan juga bersifat memperkenalkan atau mempromosikan sesuatu, termasuk suatu kejadian (berita) atau tempat (pariwisata). - Mencerahkan Jiwa
Bacaan sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia modern, sehingga karya tulis selain sebagai komoditi juga layak dipandang sebagai salah satu sarana pencerahan pikiran dan jiwa. - Mengabadikan Sejarah
Sejarah harus dituliskan agar abadi sampai ke generasi selanjutnya. - Ekspresi Diri
Tulisan juga merupakan sarana mengekspresikan diri, baik bagi perorangan maupun kelompok. - Mengedepankan Idealisme
Idealisme umumnya dituangkan dalam bentuk tertulis supaya memiliki daya sebar lebih cepat dan merata. - Mengemukakan Opini dan Teori
Buah pikiran pun hampir selalu diabadikan dalam bentuk tulisan. - "Menghibur"
Baik temanya humor maupun bukan, tulisan umumnya juga bersifat "menghibur".
Diambil dari:
| Judul buku | : | Jadi Penulis Ngetop itu Mudah |
| Penulis | : | Lie Charlie |
| Penerbit | : | Nexx Media Inc., Bandung 2006 |
| Halaman | : | 111 -- 112 |