Kaidah dan Pemakaian Bahasa

Jum, 15/08/2008 - 10:28am

Salah Kaprah

Submitted by team e-penulis on Jum, 15/08/2008 - 10:28am.

Celakanya, salah kaprah itu disebarkan setiap hari oleh para pejabat, koran, majalah/tabloid, radio, dan televisi.

Seorang editor penerbit menyatakan kebenarannya di sebuah milis bahasa perihal kata "bergeming". Pada mulanya, editor itu mengira "bergeming" bermakna "bergerak" dan "tak bergeming" bermakna "tak bergerak". Ketika si editor membuka kamus, kagetlah dia. Menurut kamus, bergeming berarti "tak bergerak; diam saja". Sementara itu, kata si editor, ada penulis yang bersikeras agar bentuk "tak bergeming" dibiarkan saja karena sudah lazim. Si editor kemudian bertanya, apakah salah kaprah semacam itu dibiarkan atau dikoreksi? selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Rab, 16/07/2008 - 10:42am

Disapa "Anda" Malah Tersinggung

Submitted by admin on Rab, 16/07/2008 - 10:42am.

Suatu ketika di sebuah sekolah, seorang kepala sekolah dipusingkan oleh sebuah masalah. Satu orang tua siswa mengadu kepadanya tentang wali kelas anaknya. Dia merasa tersinggung oleh ucapan wali kelas itu. Kemudian kepala sekolah memanggil si wali kelas yang kebetulan guru bahasa Indonesia. Kepala sekolah merasa heran mengapa seorang guru bahasa Indonesia tidak terampil menggunakan bahasa yang baik sehingga membuat lawan bicaranya tersinggung. Dia berniat mempertemukan wali kelas dan orang tua murid itu. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Rab, 18/06/2008 - 11:38am

Tanda Petik ("...") dan Tanda Petik Tunggal ('...')

Submitted by team e-penulis on Rab, 18/06/2008 - 11:38am.

Masih bingung dalam menggunakan tanda petik ("...") maupun tanda petik tunggal (`...`). Penjelasan di bawah ini semoga menjawab kebingungan Anda selama ini.

  1. Tanda petik ("...")

    1. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain. Misalnya:

      "Saya belum siap," kata Mira, "tunggu sebentar!" selengkapnya...»

      Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Kam, 15/05/2008 - 3:28pm

Kasus Penulisan Tanda Baca: Dispasi atau Tidak?

Submitted by team e-penulis on Kam, 15/05/2008 - 3:28pm.

Mungkin salah satu informasi yang paling banyak menghadirkan kesalahan ejaan adalah undangan. Kalau Anda melihat undangan-undangan rapat gereja, undangan pernikahan, undangan sunatan, dan lain-lain, kasus-kasus penulisan tanda baca menjadi sesuatu yang banyak dijumpai. Sebut saja, misalnya, penggunaan titik dua (:). Tak jarang ditemukan penulisan yang sebagai berikut. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Jum, 18/04/2008 - 8:19am

Bahasa yang Baik dan Benar

Submitted by team e-penulis on Jum, 18/04/2008 - 8:19am.

Jika bahasa sudah baku atau standar, baik yang ditetapkan secara resmi lewat surat putusan pejabat pemerintah atau maklumat, maupun yang diterima berdasarkan kesepakatan umum dan yang wujudnya dapat kita saksikan pada praktik pengajaran bahasa kepada khalayak, maka dapat dengan lebih mudah dibuat pembedaan antara bahasa yang benar dengan yang tidak. Pemakaian bahasa yang mengikuti kaidah yang dibakukan atau yang dianggap baku itulah yang merupakan bahasa yang benar. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Rab, 19/03/2008 - 2:13pm

Kata Ulang

Submitted by team e-penulis on Rab, 19/03/2008 - 2:13pm.

Diringkas oleh: Puji Arya Yanti

Kata ulang dapat dibahas dengan meninjaunya dari segi bentuk dan dari segi makna atau fungsi perulangan kata. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Kam, 17/01/2008 - 3:56pm

Luluhnya "P" Sehabis "Me-"

Submitted by team e-penulis on Kam, 17/01/2008 - 3:56pm.

Oleh: Sally Pattinasarany

Akhir-akhir ini kita dibingungkan oleh kata mempunyai dan memunyai. Media massa pun dibuatnya begitu. Lihat artikel di Pikiran Rakyat, 18 Oktober 2002 (Pimpinan Harus Selalu Harmonis) dan terbitan 1 Juli 2002 (Memberantas Pencucian Uang). Pada artikel pertama, terdapat kalimat: "... meminta agar warga Bandung memunyai perhatian ...." Sedangkan pada artikel kedua, ada kalimat: "... sebaliknya, Singapura sendiri mempunyai semacam kebijakan ...." selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Sen, 19/11/2007 - 1:08pm

Translasi Berdimensi Budaya

Submitted by team e-penulis on Sen, 19/11/2007 - 1:08pm.

Oleh: Dr. R. Kunjana Rahardi, M.Hum.

Pernahkah Anda merasa sangat geli dan kemudian tertawa sendiri di dalam hati ketika mendengar seseorang menerjemahkan bentuk kebahasaan tertentu dalam bahasa Inggris ke bahasa Indonesia?

Demikian sebaliknya, terjemahan dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Kemudian, translasi frasa, translasi kata, translasi ungkapan, dan translasi idiom dalam bahasa-bahasa daerah yang ada di bumi Nusantara. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Sen, 19/11/2007 - 12:59pm

Penerbit dan Anak Perusahaannya

Submitted by team e-penulis on Sen, 19/11/2007 - 12:59pm.

Masih berkenaan dengan tulisan mengenai bibliografi sebelum ini, ternyata ada juga informasi lain yang bisa memusingkan pencantuman bibliogafi. Kali ini menyangkut masalah nama penerbit. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»

Kam, 13/09/2007 - 3:09pm

Kalimat Tanpa Objek atau Pelaku

Submitted by team e-penulis on Kam, 13/09/2007 - 3:09pm.

Penulis: Lie Charlie

Kalimat "Ibu Aminah sudah melahirkan" dianggap sempurna walaupun tidak mengandung objek. Kalimat ini malah akan terkesan lucu atau tersinyalir mengejek jika dibubuhi objek, "Ibu Aminah sudah melahirkan anak", karena tidak lazim. selengkapnya...»

Topik: Kaidah dan Pemakaian Bahasa

»