Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Tokoh Penulis

Abraham Kuyper

Abraham Kuyper (1837 -- 1920) adalah seorang pribadi yang luar biasa. Ia adalah seorang teolog Calvinis Belanda, pendeta, politisi, editor surat kabar, negarawan, jurnalis, pendidik, dan pemimpin Kristen. Sejarawan Richard Lovelace menyebutnya sebagai seorang pemikir Injili terbesar setelah Jonathan Edwards. selengkapnya... about Abraham Kuyper

Charles Wesley, Penulis Himne Terhebat Sepanjang Masa

"Oh, Seribu Lidah Memuji/Pujian bagi Penebus/Kemuliaan Tuhan dan Rajaku/Kemenangan anugerah-Nya!"

Kabarnya, dia menciptakan kira-kira 10 baris kata-kata yang puitis dalam sehari selama 50 tahun. Dia menulis 8.989 himne, sepuluh kali lebih banyak daripada jumlah yang diciptakan oleh satu-satunya kandidat penulis himne terbesar lainnya di dunia, Isacc Watts. Dia mengarang beberapa himne gereja yang paling mengesankan dan abadi di dunia, [bahkan beberapa himnenya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Red.] seperti: selengkapnya... about Charles Wesley, Penulis Himne Terhebat Sepanjang Masa

Laura Ingalls Wilder

Laura Ingalls Wilder adalah nama di belakang buku seri yang paling disukai anak-anak, "Little House" (Rumah Kecil). Novel-novel yang ditulisnya banyak mendapat inspirasi dari pengalaman masa kecilnya selama tahun 1800-an di daerah Barat yang masih liar. Anak Laura, Rose, adalah orang yang mendorongnya untuk menulis pengalamannya tersebut. Buku-bukunya semakin terkenal setelah dijadikan serial televisi pada tahun 1974 -- 1983. selengkapnya... about Laura Ingalls Wilder

Romo Mangun

Dirangkum oleh: N. Risanti

Romo Mangun lahir pada tanggal 6 Mei 1929 di Ambarawa, Jawa Tengah, sebagai anak tertua dari pasangan Yulianus Sumadi dan Serafin Kamdaniyah. Setelah ditahbiskan menjadi imam bagi umat Katolik, Romo Mangun kemudian mendapat amanat dari gereja untuk melanjutkan pendidikan pada bidang arsitektur di Rheinisch Westfaelische Technische Hochschule, Aachen, Jerman pada tahun 1960. Ketika lulus pada tahun 1966, Romo yang memiliki nama lengkap Yusuf Bilyarta Mangunwijaya ini lalu melanjutkan pendidikannya dalam bidang Humanistic Studies di Colorado. Minatnya yang mendalam pada bidang humanistik itulah yang kemudian mendorongnya untuk berkarya di bidang kemanusiaan, sastra, dan pendidikan. selengkapnya... about Romo Mangun

T. S. Eliot

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

Thomas Stearn Eliot adalah penulis Amerika-Inggris yang sangat berpengaruh pada abad 20. Dia adalah salah satu penyair, kritikus, penulis naskah, editor, dan penerbit yang terkemuka. Puisi yang paling terkenal "The Waste Land", merupakan karyanya yang mencerminkan kegelisahan dunia modern.

Saat bekerja sebagai juru tulis di sebuah bank, dia menulis koleksi puisi pertamanya, "Prufrock and Other Observations" (1917). Dalam koleksi itu, terdapat salah satu puisi yang cukup terkenal "The Love Song of J. Alfred Prufrock". Kemudian, "The Waste Land" (1922), "Ash Wednesday" (1930), and "Four Quartets" (1943) mengikuti kesuksesan karya pertamanya. Tidak hanya itu, dia juga menjadi pendiri dan editor majalah sastra, Criterion. Dia menulis drama "Murder in Cathedral" (1935) dan "The Cocktail Party" (1949). Tidak hanya itu, dia juga menuliskan syair untuk anak-anak "Old Possum's Book of Practical Cats" (1939). Bagaimanakah latar belakang kehidupan penulis ini?

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

Thomas Stearn Eliot adalah penulis Amerika-Inggris yang sangat berpengaruh pada abad 20. Dia adalah salah satu penyair, kritikus, penulis naskah, editor, dan penerbit yang terkemuka. Puisi yang paling terkenal "The Waste Land", merupakan karyanya yang mencerminkan kegelisahan dunia modern.

Saat bekerja sebagai juru tulis di sebuah bank, dia menulis koleksi puisi pertamanya, "Prufrock and Other Observations" (1917). Dalam koleksi itu, terdapat salah satu puisi yang cukup terkenal "The Love Song of J. Alfred Prufrock". Kemudian, "The Waste Land" (1922), "Ash Wednesday" (1930), and "Four Quartets" (1943) mengikuti kesuksesan karya pertamanya. Tidak hanya itu, dia juga menjadi pendiri dan editor majalah sastra, Criterion. Dia menulis drama "Murder in Cathedral" (1935) dan "The Cocktail Party" (1949). Tidak hanya itu, dia juga menuliskan syair untuk anak-anak "Old Possum"s Book of Practical Cats" (1939). Bagaimanakah latar belakang kehidupan penulis ini? selengkapnya... about T. S. Eliot

Kehidupan John Milton (1608 -- 1674)

Diringkas oleh: Yudo

John Milton lahir pada 9 Desember 1608 di London dari pasangan John dan Sara Milton. Keuangan keluarganya yang memadai memungkinkan Milton mempelajari berbagai bahasa asing. Awalnya, ia belajar dengan dibimbing oleh seorang tutor di rumahnya, kemudian ia meneruskan pelajaran itu di Sekolah St. Paul ketika berumur 12 tahun. selengkapnya... about Kehidupan John Milton (1608 -- 1674)

Marianne Katoppo

Dirangkum oleh: N. Risanti

Henrietta Marianne Katoppo lahir pada bulan Juni 1943 di Tomohon, Sulawesi Utara. Dibesarkan dalam keluarga yang mendukung kesetaraan gender dan budaya yang cenderung kebarat-baratan, menjadikan dirinya terlibat dalam dunia sastra dan isu-isu kemanusiaan sejak masa kecil. Ayahnya, Elvianus Katoppo, yang merupakan Menteri Pendidikan di Negara Indonesia Timur pada masa Republik Indonesia Serikat, menjadi orang yang memperkenalkannya pada pemikiran mandiri serta perspektif sejarah. Beliau sendiri merupakan salah satu tokoh pendiri Universitas Kristen Indonesia di Jakarta serta Lembaga Alkitab Indonesia pada tahun 1954. selengkapnya... about Marianne Katoppo

Bang Mula Harahap

Dirangkum oleh: Truly Almendo Pasaribu

Tidak susah menggambarkan ciri-ciri fisik tokoh perbukuan Indonesia ini. Perawakannya tinggi, wajahnya berewokan, rambutnya gondrong, dan beruban. Dari logatnya, Anda bisa langsung menebak asal sukunya, Batak. Banyak orang mengenalnya sebagai pejuang dunia perbukuan, tetapi sebenarnya Bang Mula Harahap adalah seorang penulis, editor, penerjemah, sekaligus pemerhati budaya. selengkapnya... about Bang Mula Harahap

John Dryden (1631 -- 1700)

John Dryden lahir di Vicarage of Adwinkle, Northhamptonshire, pada 9 Agustus 1631. Ia adalah putra dari Erasmus Dryden dan Mary Pickering. Kedua orang tuanya adalah pendukung Parlemen berpandangan Puritanisme. John Dryden bersekolah di Westminster School sebagai "King's Scholar" (peraih beasiswa kerajaan -red.) dan dibimbing oleh Richard Busby. John Dryden adalah seorang murid yang gemar membaca karya-karya klasik. selengkapnya... about John Dryden (1631 -- 1700)

Remy Silado

Diringkas oleh: Berlin B.

Remy Silado adalah seniman serba bisa yang dikenal dengan banyak nama pena: Dova Zila, Alif Danya Munsyi, Juliana C. Panda, Jubal Anak Perang Imanuel. Nama aslinya adalah Yapi Panda Abdiel Tambayong. Selain sebagai penulis, pria kelahiran Makassar, 12 Juli 1945 ini, juga dikenal sebagai musisi, dramawan, bahkan pelukis. selengkapnya... about Remy Silado

Pages


Subscribe to Tokoh Penulis