Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Tokoh Penulis

Frank C. Laubach

Frank Charles Laubach lahir di Benton, Pennsylvania, pada 2 September 1884. Ia bersekolah di Bloomsburg State College (1901), Perkiomen Prep School (1905), Princeton University (BA, 1909), dan Union Theological Seminary (1913). Ia menikah dengan Effa Seely pada 15 Mei 1912, dan meraih gelar MA (1912) dan Ph.D (1915) di Columbia University. selengkapnya... about Frank C. Laubach

Gilbert Keith Chesterton

G.K. Chesterton, nama lengkapnya, Gilbert Keith Chesterton (lahir 29 Mei 1874, di London, Inggris -- meninggal 14 Juni 1936, Beaconsfield, Buckinghamshire), kritikus Inggris dan penulis bagian syair, esai, novel, dan cerita pendek, juga dikenal karena kepribadiannya yang riang dan tubuhnya yang gemuk. selengkapnya... about Gilbert Keith Chesterton

George Macdonald

George MacDonald adalah seorang penulis novel, penyair, pendeta, dan penulis cerita anak-anak berkebangsaan Skotlandia. Ia lahir di Huntly, daerah sebelah barat Aberdeenshire. Ia adalah putera George MacDonald dengan Helen MacKay. Semasa kecilnya, ia bersekolah di desa dan kemudian meneruskan sekolahnya ke Universitas Aberdeen pada tahun 1840-1841, dan 1844-1845 di bidang kimia dan filosofi alam. Setelah belajar di sana, ia pun mengajar di London selama 3 tahun, dan setelah itu ia berkuliah di Independent College di Highbury dengan bidang Pelayanan Kongregasional. Pada tahun 1850, dirinya ditahbiskan menjadi pendeta di Arundel. Di sana, ia mengecewakan jemaatnya karena khotbahnya kurang dipadati oleh materi dogmatika. Setelah 3 tahun yang tidak memuaskan, ia memutuskan untuk mengundurkan diri. Dari sana ia pergi ke Manchester; diharuskan pergi ke Algiers karena kesehatannya, dan kemudian kembali ke Inggris serta memutuskan untuk menjadi penulis profesional. Setelah itu, MacDonald berpindah ke Gereja Inggris dan menjadi jemaat biasa pada tahun 1860. Namun, ia tetap berkhotbah sendirian pada waktu-waktu tertentu. selengkapnya... about George Macdonald

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Francine Sandra Rivers

Dirangkum oleh: Berlian Sri Marmadi

Francine Sandra Rivers lahir pada tahun 1947 di tengah keluarga Kristen, dari pasangan suami-istri yang bekerja sebagai polisi dan perawat. Namun, meski dibesarkan dalam keluarga religius, Francine belum benar-benar menemukan Kristus dalam hidupnya sampai ia menikah dan menulis novel. Sejak kecil, River memang telah memiliki keinginan besar untuk menjadi seorang penulis terkenal.

Francine Rivers memulai karier sastranya di University of Nevada, Reno, dari sana ia lulus dengan gelar Bachelor of Arts dalam bidang bahasa Inggris dan jurnalisme. Setelah lulus, Rivers menghabiskan waktu sebagai reporter surat kabar, menulis berita kematian dan kisah-kisah kemanusiaan. Dari tahun 1976 sampai 1985, karier menulisnya bisa dikatakan sukses karena banyak novelnya yang masuk dalam nominasi untuk berbagai penghargaan. Ketertarikannya pada novel roman bermula saat ibu mertuanya meminjamkan koleksi novel romannya kepada Rivers. Sejak itulah, ia memutuskan untuk mencoba menulis dalam genre tersebut. Naskah pertamanya diterbitkan pada tahun 1976. selengkapnya... about Francine Sandra Rivers

Nur Sutan Iskandar

Sastrawan yang memiliki nama asli Muhammad Nur ini dilahirkan di Sungai Batang, Maninjau, Sumatera Barat, 3 November 1893. Pendidikannya ditempuh di Sekolah Melayu Kelas II (1908). Selanjutnya, ia belajar untuk menjadi guru bantu (tamat 1911) dan menempuh ujian Klein Ambtenaars Examen. Menjadi guru bantu di Muarabeliti, Palembang, Sumatera Selatan, dan pindah ke kota Padang, Sumatera Barat, untuk menjadi guru Sekolah Melayu Kelas II di kota tersebut (1914). selengkapnya... about Nur Sutan Iskandar

Anne Bradstreet (Penyair Pertama di Amerika)

I am obnoxious to each carping tongue Who says my hand a needle better fits, A Poet's pen all scorn I should thus wrong, For such despite they cast on Female wits.

(Saya terluka dengan setiap orang yang mengkritik dan mengatakan saya sebaiknya kembali menjahit saja [kembali ke dapur]. Semua orang berpikir saya akan merusak seni puisi karena mereka sangat menghina kecerdasan perempuan - Red.) selengkapnya... about Anne Bradstreet (Penyair Pertama di Amerika)

Sitor Situmorang

Sitor Situmorang lahir pada tanggal 2 Oktober 1924 di Harianboho, Sumatra utara. Masa kecilnya dihabiskan di lingkungan tradisional, di lingkungan tradisi sastra lisan yang berbahasa batak. Sejak kecil dia mendengarkan khotbah-khotbah dalam bahasa Injil, lewat terjemahan ke dalam bahasa Batak. Dia senang mendengarkan lagu-lagu rakyat. Dia kenyang dengan ide-ide puitis dan bentuk-bentuk sastra tanpa teori dalam berbagai upacara. selengkapnya... about Sitor Situmorang

Philip Yancey: Ziarah Keraguan Seorang Penulis

Philip Yancey besar di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, saat segregasi (pemisahan) rasial masih mewarnai wilayah itu. Keluarganya berjemaat di gereja yang kaku dan fundamentalistik. Di lingkungan ini, Allah tampil sebagai sosok orang tua yang suka menindas: keras, legalistik, pemarah, dan siap mengayunkan palu setiap kali kita melakukan kesalahan.

Gerejanya pun tak luput dari sikap rasis. Mereka mencemooh Martin Luther King. Pendetanya, dari atas mimbar, mengejek Martin Luther King sebagai "Martin Lucifer Coon". Dan, mereka bersorak-sorak di gereja saat menonton film yang memperlihatkan polisi memakai anjing dan selang air, untuk menghadapi para demonstran kulit hitam. selengkapnya... about Philip Yancey: Ziarah Keraguan Seorang Penulis

Sori Siregar

Sori Siregar dilahirkan di Medan, Sumatera Utara, 12 November 1939. Nama lengkapnya Sori Sutan Sirovi Siregar. Menikah dengan Jusni Nasution, 24 Desember 1970. Tahun 1959, setelah selesai dari SMA, ia memasuki dunia jurnalistik sebagai wartawan harian Waspada Taruna dan juga duduk sebagai redaksi mingguan Duta Minggu yang terbit di Medan. selengkapnya... about Sori Siregar

John Newton, Ketika yang Terhilang Diselamatkan

"Amazing grace, how sweet the sound...." Begitulah lirik awal sebuah himne yang paling dicintai sepanjang masa. Himne ini merupakan sebuah lagu pujian utama dalam berbagai denominasi gereja. Pengarang kata-kata indah itu adalah John Newton, yang mengaku dia adalah orang malang yang terhilang, tetapi ditemukan dan diselamatkan oleh anugerah. selengkapnya... about John Newton, Ketika yang Terhilang Diselamatkan

Pages


Subscribe to Tokoh Penulis