Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Penulis dan Iman Kristen

Menjadi penulis adalah hal yang mudah, dengan banyak menulis kita sudah menjadi seorang penulis. Namun untuk menjadi penulis profesional, kita perlu memunyai wawasan yang luas, kemahiran yang mumpuni, dan dasar-dasar pemikiran sebagai seorang penulis profesional. Berkaitan dengan hal ini, bagaimana kita menjadi seorang penulis Kristen yang cakap? Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki. Salah satunya kita harus memiliki pengetahuan tentang firman Tuhan. Sebagai seorang penulis Kristen, kita sering kali diperhadapkan dengan tema tulisan yang membahas norma-norma atau konflik sosial yang dipandang dari sudut pandang Alkitab. Paling tidak, seorang penulis Kristen harus dapat memberikan sebuah pandangan tentang sebuah masalah yang dikupas dari sudut pandang iman Kristen.

Dalam edisi kali ini, e-Penulis menyertakan kiat untuk menjadi seorang penulis Kristen yang cakap dan bertanggung jawab. Inilah tantangan seorang penulis Kristen. Dia harus dapat mengembangkan pengetahuannya tentang firman Tuhan. Dia bukan hanya sekadar membaca Alkitab sampai selesai, melainkan harus bisa meneliti latar belakang, konteks, dan maksud yang terkandung dalam nas-nas Alkitab. Bukan hanya itu saja, seorang penulis Kristen harus dapat melihat atau meneliti masalah-masalah yang tidak tercatat secara literal dalam Alkitab, dan berusaha mencari sumber-sumber yang berkaitan dengan hal tersebut sampai menemukan kesimpulan, yaitu gagasan yang mencerminkan tulisan Kristen. Dengan begitu, tulisannya bukan hanya sekadar tulisan fiksi atau tulisan tanpa dasar, melainkan sebuah tulisan Alkitabiah yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan iman Kristen.

Selamat membaca! Tuhan Yesus memberkati.

Redaksi Tamu e-Penulis,
Yonathan Sigit

"Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu kita sendirilah yang menciptakannya". -- Stephen King