Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Pahlawan Penerjemahan Alkitab: Eugene A. Nida

Eugene A. Nida merupakan salah satu orang yang berjasa dalam revolusi penerjemahan Alkitab. Nida lahir pada 11 November 1914 di Oklahoma City, Oklahoma, AS. Dia dan keluarganya pindah ke Long Beach, California ketika dia berumur lima tahun. Dia mulai mempelajari bahasa Latin di bangku SMA dan rindu menjadi misionaris dalam bidang penerjemahan Alkitab.

Dia semakin dekat dengan impiannya ketika dia meraih gelar sarjana dalam bidang bahasa Yunani pada tahun 1963 dari Universitas California di Los Angeles dengan predikat "summa cum laude". Setelah itu, dia melanjutkan pendidikannya ke Summer Institute of Linguistics (SIL). Nida kemudian meraih gelar doktoral dalam bidang Perjanjian Baru berbahasa Yunani dari Universitas California Selatan. Pada tahun 1943, dia menyelesaikan studinya dan mendapatkan gelar Ph.D. dalam bidang ilmu bahasa di Universitas Michigan.


Tahun 1943 merupakan masa-masa sibuk bagi Eugene Nida. Dia menikahi Althea Sprague dan bekerja di American Bible Society (ABS) sebagai ahli bahasa. Nida akhirnya menjadi wakil sekretaris untuk divisi Versi Alkitab, dan kemudian menjadi sekretaris eksekutif untuk divisi Penerjemahan Alkitab sampai dia pensiun pada awal tahun 1980-an.

Sesaat setelah bekerja di ABS, Nida langsung dikirim untuk mengikuti serangkaian misi di Afrika dan Amerika Latin. Dia bekerja dengan para misionaris-penerjemah untuk memecahkan masalah kebahasaan dan mencari penerjemah lokal. Saat itu, dia menyadari bahwa dia tidak hanya perlu memeriksa terjemahan, tetapi dia juga perlu mendidik para penerjemah untuk meningkatkan efektivitas penerjemahan mereka. Kemudian, dia berkunjung ke berbagai daerah, menyusun lokakarya pelatihan, serta membangun jaringan penerjemahan dan struktur organisasi yang akhirnya mendunia: United Bible Societies Translations Program yang tiada henti-hentinya bekerja dengan ratusan bahasa daerah di seluruh dunia.

Nida ingin menciptakan suatu teori yang dapat mengomunikasikan Injil dengan lebih efektif dan menghapuskan segala macam hambatan budaya dan masalah kebahasaan. Kemudian, dia menulis "Toward a Science of Translating" (Menuju ke Ilmu Penerjemahan) (Brill, 1964) dan "The Theory and Practice of Translation" (Teori dan Praktek Penerjemahan) (Brill, 1969, dengan C.R. Taber). Dua buku yang berpengaruh tersebut menguraikan teorinya yang dia sebut sebagai "penerjemahan padanan dinamis yang tidak mengubah makna", yang kemudian disebut Kesepadanan Fungsional. Teori Nida membantu penerjemah menangkap makna dan nada yang diusung oleh bahasa sumber tanpa harus terikat dengan struktur bahasanya. Teorinya ini sangat penting, revolusioner, dan meyakinkan. Buktinya, ratusan naskah dapat diterjemahkan dengan efektif karena menerapkan teori tersebut.

Bersama Jan de Waard Nida menulis buku "From One Language to Another" (Dari Satu Bahasa ke Bahasa Lain) (Nelson, 1986) yang berisi penjelasan tambahan mengenai teori Kesepadanan Fungsional. Selain itu, Nida juga meluncurkan berbagai macam buku dan artikel tentang subjek-subjek penting, seperti penafsiran, semantik, struktur wacana, serta analisa semantik lengkap tentang perbendaharaan kata dalam Perjanjian Baru berbahasa Yunani. Nida dan Louw juga menerbitkan sebuah kamus leksikon bahasa Yunani-Inggris untuk Perjanjian Baru berdasar pada aspek semantiknya: "The Greek- English Lexicon of the New Testament based on Semantic Domains" (UBS, 1988).

Nida dalam karyanya di bidang penerjemahan bahasa daerah menunjukkan bahwa penerjemah perlu mengutamakan aspek kejelasan komunikasi dengan menggunakan bahasa dan gaya bahasa yang mudah dipahami untuk menjangkau orang-orang yang sama sekali belum pernah mengenal Injil. [Dengan didasari oleh hal itu], maka perjanjian Baru berbahasa Spanyol yang disebut sebagai Versi Populer diterbitkan pada tahun 1966 di bawah kepemimpinan William Wonderly. Pada waktu hampir bersamaan, Alkitab Today"s English Version (TEV) diterbitkan di bawah kepemimpinan Robert G. Bratcher, seorang rekan Nida. Versi [Perjanjian Baru] itu merupakan karya yang sangat sukses. Lusinan juta salinannya terjual bahkan sebelum [keseluruhan Alkitab selesai diterjemahkan dan] diterbitkan pada tahun 1976.

Kesuksesan tersebut membuat banyak gereja mengakui efektivitas teori Kesepadanan Fungsional dalam mengomunikasikan isi Alkitab dengan jelas. Pada tahun 1986, United Bible Societies (UBS) dan Vatikan bekerja sama untuk menerapkan prinsip-prinsip Kesepadanan Fungsional dalam ratusan proyek penerjemahan Alkitab yang sedang dikerjakan.

Eugene A. Nida merupakan seorang pelajar, guru, pemimpin, tokoh berpengaruh, penyusun konsep, inovator, dan penyusun teori yang berpengaruh. Dia juga merupakan tokoh yang tiada duanya, baik dalam sejarah perkembangan UBS maupun dalam hal dampak di seluruh dunia. Karya, organisasi, dan gagasannya menentukan arah perkembangan dan penerjemahan Alkitab. Terima kasih untuknya; dunia penerjemahan Alkitab dan penelitian penerjemahan telah diperkaya dan ditantang menjadi sebuah bidang studi dan wacana yang menarik untuk digeluti.

Diringkas oleh: Truly A. Pasaribu

Diringkas dari:

Nama situs : Bio Kristi
Judul artikel terjemahan : Biografi Singkat Eugene A. Nida
Alamat URL : http://biokristi.sabda.org/

Diterjemahkan dari:

Judul asli artikel : Brief Biography of Eugene Nida
Penulis : Tidak dicantumkan
Penerjemah : Dian Pradana
Nama situs : Eugene A. Nida Institute for Biblical Scholarship
Alamat URL : http://www.nidainstitute.org/

Pada tanggal 25 Agustus 2011, Eugene A. Nida dipanggil pulang ke rumah Bapa. Ia meninggal di Madrid, Spanyol, pada usia 96 tahun. Istrinya menyampaikan pesan berikut: "Suamiku yang tercinta telah meninggal 10 menit yang lalu. Terima kasih untuk doa-doa Anda semua. Ia adalah seorang suci. Tuhan besertanya."

Sumber: http://www.unitedbiblesocieties.org/news/794-eugene-nida-dies/