Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Mengikat Kisah Pribadi

Kerlap-kerlip pohon Natal di berbagai penjuru kota mengingatkan kita pada narasi yang dituliskan sekitar 2000 tahun yang lalu. Dalamnya makna kisah palungan masih terasa sampai detik ini. Betapa hebatnya Allah yang menciptakan dan memakai tulisan sebagai alat komunikasinya dengan manusia. Kita sendiri tentunya memunyai kisah pribadi yang menarik sebelum mengakhiri tahun 2011. Bagaimana jika kita menuliskannya? Bisa jadi makna yang terkandung di dalamnya bermanfaat bagi kita, bahkan bagi orang lain.

Edisi e-Penulis kali ini akan menyajikan ringkasan artikel Herwono yang berjudul "Mengikat Makna". Artikel ini mengajak Sahabat Penulis untuk menyimak beraneka ragam manfaat menulis. Untuk memudahkan Anda mengikat makna, silakan nikmati tips untuk memperkaya perbendaharaan kata Anda dalam artikel "Lima Kiat Kaya Kata". Pada edisi Natal ini, e-Penulis juga memuat "Renungan Natal" untuk melengkapi Natal Anda.

Selamat Natal, selamat mengikat makna!

Pimpinan Redaksi e-Penulis,
Truly Almendo Pasaribu
< uly(at)in-christ.net >
http://fb.sabda.org/penulis

Hasil-hasil awal dari menulis yang banyak mendatangkan kekecewaan seharusnya merupakan pecutan untuk mencapai yang terbaik. -- Wilson Nadeak --