Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Kritik Sastra: Sebuah Metode Ekstraksi Ide

Shalom!

Ide merupakan buah pikiran manusia yang bersifat abstrak. Karena itu, dibutuhkan media untuk mewujudkan ide tersebut agar dapat "disalurkan" dan diterapkan. Salah satu media yang digunakan untuk mewujudkan ide adalah sastra. Meski ide dalam suatu karya sastra dapat ditangkap secara berbeda oleh pembaca yang berbeda, kemampuan menangkap ide itu sendiri membutuhkan "kemampuan khusus" yang perlu dipelajari. Misalnya, seseorang mungkin memahami jalan cerita sebuah cerpen atau novel, namun belum tentu ia mengerti gagasan yang hendak disampaikan penulisnya melalui jalan cerita tersebut. Di sinilah, peran "kemampuan khusus" itu diperlukan. Dalam dunia sastra, kemampuan ini merupakan bagian dari fungsi suatu istilah yang disebut dengan kritik sastra.

Pembaca yang memiliki latar belakang sastra memang relatif lebih baik dalam melakukan kritik sastra. Namun, pembaca awam pun dapat melakukan kritik sastra untuk menarik ide dari karya sastra yang dibaca. Penasaran seperti apa caranya? Simaklah kolom Tip Menulis yang kali ini menyajikan tip untuk melakukan kritik sastra. Guna menambah wawasan dalam dunia sastra, Sahabat e-Penulis bisa mengunjungi situs yang kami ulas dalam kolom Pena Maya. Juga, jangan lewatkan biografi John Milton dalam kolom Tokoh Penulis. Selamat membaca!

Staf Redaksi e-Penulis,
Berlin B.
< http://pelitaku.sabda.org >