Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Tokoh Penulis

Franz Kafka dilahirkan di Praha, Cekoslovakia, pada 3 Juli 1883. Dia wafat di Wina pada 3 Juni 1924. Kafka merupakan salah seorang penulis terkemuka pada abad ke-20. Berdarah Ceko-Yahudi, dia memperlihatkan suatu corak unik dalam sastra dunia sehingga, tidak diragukan lagi, merupakan salah seorang penggagas dan penemu baru dalam bidang sastra.

Robert Louis Stevenson dilahirkan di Edinburg pada 13 November 1850, kemudian meninggal di Samoa pada 3 Desember 1894. Dia merupakan salah seorang sastrawan Inggris yang kesohor, dan dapat dikatakan sebagai pengarang petualang romantik pertama dalam dunia sastra Inggris dengan cerita-cerita yang mencekam.

Nathaniel Hawthorne

Salah satu dari novelis wanita pertama terbesar asal Amerika, Harriet Beecher, lahir dan tumbuh dewasa di Litchfield, Connecticut, tempat ayahnya menjadi seorang pendukung yang kukuh dari ortodoksi Calvinistik.

Mark Twain adalah peletak dasar seni penulisan Amerika. Begitulah pujian pasar sastrawan atas kepiawaiannya. Twain dianggap orang pertama yang secara genial mampu memperkenalkan bahasa, latar, karakter, dan plot khas Amerika, dan menjadi panduan penulis lainnya.

Lahir dengan nama Emily Elizabeth Dickinson, Emily Dickinson adalah seorang penyair dan penulis yang terkenal dengan tulisannya yang banyak membawa tema kematian dan kehidupan. Lahir dari keluarga Puritan yang alim, Emily tumbuh menjadi seorang gadis kecil yang sopan dan memiliki bakat musik, terutama piano. Emily dididik menjadi seorang wanita yang konvensional dan banyak mendapat pelajaran tentang sastra klasik.

Charles Dickens lahir pada tanggal 7 Februari, 1812, putra John dan Elizabeth Dickens. John Dickens adalah seorang pegawai di Naval Pay Office. Dia tidak pandai mengatur keuangan, dan pada tahun 1824 dia dipenjara karena utang. Istri dan anak-anak, kecuali Charles, dihukum bekerja di Warren's Blacking Factory, bergabung dengannya di Penjara Marshalsea.

Dilahirkan di Polandia pada 1857, Teodor Joseph Konrad Korzeniowski adalah putra seorang patriot Polandia dan penulis yang diasingkan di Rusia dan meninggal ketika putranya berusia 13 tahun. Anak laki-laki itu mempunyai suatu keinginan yang tidak dapat dimengerti oleh keluarganya, yaitu ingin hidup di laut. Dia dibesarkan di negeri pesisir dan hanya memahami bahasa Inggris melalui terjemahan yang dibuat oleh ayahnya meskipun ia bercita-cita menjadi pelaut Inggris.

John Foxe merupakan salah satu penulis paling berpengaruh pada era Reformasi Inggris (periode ketika Gereja Inggris melepaskan diri dari otoritas Paus - Red.). Dalam kurun waktu 40 tahun, antara tahun 1547 hingga saat kematiannya, ia menghasilkan sekitar 40 karya tulis dalam bahasa Inggris dan Latin. Namun, ketika ia masih hidup dan sesudah ia meninggal, ia lebih dikenal melalui salah satu karyanya, The Acts and Monuments of the English Martyrs. (Kisah-Kisah dan Monumen-Monumen dari Para Martir Inggris - Red.)

I am obnoxious to each carping tongue Who says my hand a needle better fits, A Poet's pen all scorn I should thus wrong, For such despite they cast on Female wits.

(Saya terluka dengan setiap orang yang mengkritik dan mengatakan saya sebaiknya kembali menjahit saja [kembali ke dapur]. Semua orang berpikir saya akan merusak seni puisi karena mereka sangat menghina kecerdasan perempuan - Red.)

Pages