Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Kalimat Nominal

Kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda atau nomina, termasuk pronomina dan frasa nominal. Namun, tidak semua deret nomina berupa kalimat, sebab dapat juga deret tersebut hanya berupa frasa. Perhatikan contoh berikut.

(1a) Buku keluaran Badan Bahasa itu.

(1b) Buku itu keluaran Badan Bahasa.

Deret kata pada contoh (1a) bukan merupakan kalimat, melainkan frasa, sebab keluaran Badan Bahasa itu hanya sebagai pewatas inti frasa buku, bukan merupakan predikat. Sebaliknya, deret kata pada contoh (1b) merupakan kalimat, sebab batas frasa itu memisahkan kalimat menjadi dua frasa nominal, yaitu "buku itu" sebagai subjek, dan "keluaran Badan Bahasa" sebagai predikat. Dengan demikian, dalam kalimat nominal dapat disebut bahwa nomina atau frasa nominal yang pertama adalah subjek dan nomina atau frasa nominal yang kedua adalah predikat. Namun, jika nomina atau frasa nominal yang pertama dilekati partikel "lah", nomina atau frasa nominal itu menjadi predikat, sedangkan nomina atau frasa nominal yang kedua menjadi subjek. Perhatikan contoh berikut!

(2a) Beliau dosen pembimbing saya.

(2b) Beliaulah dosen pembimbing saya.

(3a) Orang itu paman saya.

(3b) Orang itulah paman saya.

Kalimat yang predikatnya berupa nomina atau frasa nominal seperti contoh di atas juga sering disebut sebagai kalimat ekuatif.

Diambil dari:
Nama situs : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Alamat situs : http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/node/1889
Judul artikel : Kalimat Nominal
Penulis artikel : Badan Bahasa, Kemdikbud
Tanggal akses : 7 Desember 2017