Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

e-Penulis 185/Januari/2017

Mengapa "Utang" dan Bukan "Hutang"?

Kalau kita buka Kamus Besar Bahasa Indonesia, akan kita temukan kata "hutang" yang dirujuk pada kata "utang". Kata "hutang" tidak diberi makna. Yang diberi makna hanyalah "utang". Demikian juga, "himbau" dan "hisap" dirujuk pada "imbau" dan "isap". Itu berarti bahwa kata "utang", "isap", dan "imbau" lebih diutamakan pemakaiannya. selengkapnya... about Mengapa "Utang" dan Bukan "Hutang"?

Mengenal Sastra Kitab Puisi

Puji syukur kepada Tuhan Yesus atas anugerah dan belas kasih-Nya sehingga pada tahun yang baru ini, redaksi e-Penulis bisa terus menyajikan publikasi e-Penulis kepada para Sahabat Penulis. Edisi perdana pada tahun 2017 ini berkenaan dengan sastra kitab puisi. selengkapnya... about Mengenal Sastra Kitab Puisi

Topik: 

Puisi di Alkitab

Puisi dan musik mulai digunakan orang Israel sejak awal sejarah mereka. Dalam Perjanjian Lama (PL), Adam memakai syair untuk memuji Allah atas pasangannya yang baru (Kejadian 2:23). Musa juga menyanyikan sebuah nyanyian kepada Allah atas pembebasan orang Israel dari Mesir (Kel. 15). Dari masa para hakim, Alkitab mencatat banyak syair (Hak. 5:2-31; 14:14,18). Namun, sebagian besar puisi di Alkitab berasal dari zaman Raja Daud (1012 -- 972 SM) dan sesudahnya. Meskipun di Perjanjian Baru tidak terdapat kitab syair yang lengkap seperti pada PL, tetapi di dalamnya terdapat banyak puisi. selengkapnya... about Puisi di Alkitab


Subscribe to e-Penulis 185/Januari/2017