Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Dari Penikmat Menjadi Penyedia Buku

Shalom,

Mengunjungi perpustakaan, bagi mereka yang "gila" baca, akan lebih menarik daripada nonton film terbaru, mendaki gunung, atau pergi ke pantai untuk sekadar menyegarkan pikiran. Tidak dimungkiri bahwa deretan buku selalu menyimpan harta berharga yang mengundang untuk digali. Mungkin, beberapa Sahabat e-Penulis pernah berpikir, "Daripada terus-menerus menjadi pengunjung dan penikmat perpustakaan, bagaimana kalau membuat perpustakaan sendiri?" Dari orang yang dilayani menjadi orang yang melayani tentu merupakan keinginan yang mulia. Tak jarang, pemikiran seperti ini mentok pada biaya yang dibutuhkan untuk memiliki koleksi buku sendiri dalam jumlah yang banyak. Namun, teknologi saat ini sepertinya telah datang sebagai jalan keluar untuk masalah ini.

Perkembangan teknologi telah mendorong orang-orang untuk membaca tidak hanya dalam bentuk buku cetak, tetapi dalam versi elektronik. Dari sinilah muncul gagasan untuk membangun perpustakaan elektronik, yang kemungkinan tidak membutuhkan biaya sebesar perpustakaan konvensional. Sahabat yang sudah punya koleksi buku dan tulisan mungkin bisa mulai membangun perpustakaan digital. Bagaimana memulainya? Silakan simak tip pada edisi ini. Sebagai pendorong semangat, kami juga menghadirkan perjuangan Eko Cahyono dalam membangun perpustakaannya. Selamat menyimak.

Staf Redaksi e-Penulis,
Berlin B.
< http://pelitaku.sabda.org >