Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PELITAKU

Loading

Cara Menumbuhkan Kesukaan Membaca pada Anak-Anak Anda

Saya terpapar pada sebuah kutipan yang berkata, "Seorang anak yang membaca akan menjadi seorang dewasa yang berpikir." Saya tersenyum sejenak dan merenungkan realitas tersebut dalam hidup saya. Setelah beberapa saat, saya menyadari bahwa saya berterima kasih kepada ibu saya karena telah melakukan yang terbaik dalam memengaruhi saya untuk membaca ketika saya masih sangat belia.

Gambar: Anak suka membaca

Mendorong anak-anak Anda untuk membaca pada saat ini mungkin menjadi hal yang sedikit sulit daripada sebelumnya. Ada banyak gangguan yang mungkin sulit diabaikan oleh anak-anak Anda, selain kartun dan kegiatan di luar ruangan. Sementara dua hal tersebut juga penting untuk perkembangan anak Anda, Anda harus membuat mereka memahami pentingnya kesukaan membaca sebelum melakukan hal lain.

Apa yang Ahli Anak Katakan tentang Membaca dan Perkembangan?

Menurut Julie Wells, presiden Dewan Buku Anak Australia (CBCA), "Buku terus membentuk landasan pendidikan dan pengembangan anak. Tidak ada yang bisa menjalankan imajinasi anak lebih daripada membaca buku, atau membacakan satu cerita kepada mereka karena imajinasi merekalah yang menciptakan gambar dari kata-kata yang mereka baca."

Dia juga menjelaskan manfaat akademik dan sosial sebagai akibat dari menikmati kegiatan membaca, yang telah didokumentasikan dengan baik. "Hal yang sangat penting adalah bahwa anak-anak dapat menemukan sukacita mutlak dari kegiatan membaca," tambahnya.

Berapa Banyak Buku yang Diperlukan?

Namun, berapa banyak buku yang harus anak-anak Anda baca dalam setahun? Pada tahun 2013, Sekretaris Pendidikan Inggris, Michael Gove menjawabnya secara tepat dengan mengatakan bahwa anak-anak harus membaca 50 buku setahun pada usia 11 tahun. Di sisi lain, ahli perkembangan Anak di Australia menyarankan agar orangtua membacakan 5 buku sehari untuk anak-anak, atau setidaknya 10 menit setiap hari.

Penulis cerita/buku anak-anak, Mem Fox, juga memberikan pendapatnya bahwa orangtua harus membaca 1.000 cerita untuk anak-anak dengan suara keras sebelum anak-anak belajar membaca sendiri. Menurut wanita penulis buku, Reading Magic: Why Reading Aloud To Our Children Will Change Their Lives Forever (Keajaiban Membaca: Mengapa Membacakan Keras-Keras Kepada Anak-anak Kita Akan Mengubah Hidup Mereka Selamanya - Red.) (Mariner Books) ini, membaca dengan suara keras dan berbicara tentang apa yang telah kita baca akan mempertajam pikiran anak-anak. Anak-anak juga belajar bagaimana berkonsentrasi, memecahkan masalah secara logis, dan mengekspresikan diri secara lebih efektif.

Apa yang Perlu Anda Lakukan?

Untuk menumbuhkan kesukaan membaca pada diri anak-anak Anda, sisihkan waktu yang tetap untuk membaca di rumah. Matikan TV dan gangguan lainnya, dan jadikan hal itu sebagai kebiasaan. Bawa anak-anak Anda ke perpustakaan lokal dan biarkan mereka mengetahui apa yang dapat dilakukan oleh pustakawan untuk membantu mereka. Tip lain adalah untuk berbicara dengan anak-anak Anda tentang berbagai buku. Tanyakan tentang apa yang mereka sukai dalam cerita-cerita yang sudah mereka baca untuk mengetahui tentang minat dan preferensi mereka. Yang paling penting, jadilah teladan dari kebiasaan membaca yang baik.

Gambar: Kebiasaan membaca

Bahan yang Bisa Membantu

Sekarang, karena Anda hidup di dunia dengan teknologi tinggi, Anda memiliki lebih banyak pilihan daripada hanya membawa anak-anak Anda ke perpustakaan. Anda dapat mendorong anak Anda dalam usia yang sangat belia untuk membaca dengan mendorong mereka untuk memiliki mainan pendidikan mereka sendiri. Tablet anak-anak yang tersedia di pasaran saat ini adalah alat bantu yang efektif untuk belajar karena gawai itu mendukung pembelajaran dan keterlibatan yang menyenangkan. Untuk hasil terbaik, pilihlah sebuah perangkat dengan fitur "jenjang pendidikan" yang dapat menyesuaikan dengan usia dan tingkat pengetahuan pengguna.

Pastikan bahwa perangkat berisi aplikasi yang selaras dengan tahap perkembangan dari anak-anak. Sebagian besar "fitur jenjang pendidikan" melayani siswa dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Sebuah cara yang baik bagi anak-anak untuk belajar dengan kecepatan mereka sendiri, dengan teknologi layar sentuh interaktif!

Keuntungan Memiliki Anak Pembaca

Tidak diragukan lagi bagaimana membaca memberikan keuntungan kepada anak-anak. Dibandingkan dengan anak-anak lainnya, anak-anak yang (suka) membaca akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana suatu hal bekerja/proses dari suatu hal. Hal ini akan disadari/terlihat di pihak para pendidik karena mereka tidak akan mendapat kesulitan saat menjelaskan, bahkan tentang hal-hal yang kompleks untuk anak-anak ini. Anak-anak yang suka membaca juga lebih mungkin untuk unggul di kelas.

Seperti yang telah kami katakan di awal artikel, anak-anak yang suka membaca akan menjadi orang dewasa yang berpikir. Saya setuju untuk hal ini, seperti yang saya ingat bagaimana pada masa-masa kecil, saya sudah menghubungkan banyak situasi dengan hal-hal yang saya baca untuk memecahkan masalah. Namun, berhatilah-hatilah para orangtua saat memilih sebuah buku untuk anak-anak Anda, berhati-hatilah dengan apa yang Anda berikan untuk pemikiran mereka. (t/N. Risanti)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : DigiParenthood
Alamat situs : https://digiparenthood.wordpress.com/2014/02/26/how-to-foster-love-for-reading-in-your-kiddie/
Judul asli artikel : How to Foster Love for Reading in Your Kiddie
Penulis artikel : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 7 September 2016