Artikel

Fiksi atau Non-Fiksi, itulah Pertanyaannya

Penulis : Tadeus

Fiksi atau non-fiksi? Barangkali tak sedikit penulis pemula yang masih mengalami kebimbangan dalam menentukan jenis tulisan mana yang akan mereka tekuni. Seperti sebuah katalog belanja, tulisan ini diharapkan dapat membantu Anda untuk dapat memperoleh sedikit gambaran mengenai keduanya, namun tentu saja, hanya Anda sendirilah yang dapat menentukan pilihan untuk diri Anda sendiri. selengkapnya... about Fiksi atau Non-Fiksi, itulah Pertanyaannya

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Syarat Menjadi Penyunting Naskah

Apakah semua orang bisa menjadi penyunting naskah? Tentu tidak semua orang bisa menjadi penyunting naskah. Mengapa? Karena untuk menjadi penyunting naskah ada beberapa persyaratan yang harus dia penuhi. Persyaratan itu meliputi penguasaan ejaan bahasa Indonesia, penguasaan tata bahasa Indonesia, ketelitian dan kesabaran, kemampuan menulis, keluwesan, penguasaan salah satu bidang keilmuan, pengetahuan yang luas, dan kepekaan bahasa. Marilah kita simak satu per satu persyaratan itu.

1. Menguasai Ejaan

Seseorang yang ingin menjadi penyunting naskah pada satu penerbitan, harus menguasai kaidah ejaan bahasa Indonesia yang baku saat ini. Dia harus paham benar penggunaan huruf kecil dan huruf kapital, pemenggalan kata, dan penggunaan tanda-tanda baca (titik, koma, dan lain-lain). selengkapnya... about Syarat Menjadi Penyunting Naskah

Ada Apa Dengan Sastra Nusantara?

Ada apa dengan sastra Nusantara? Pertanyaan ini sudah terlintas lama di benak para pecinta sastra Nusantara. Belakangan ini, heboh bahwa bahasa daerah mulai hilang popularitasnya di zaman yang modern ini. Bahkan, peranannya dalam membudayakan tradisi pun semakin tidak dipandang sebagai sesuatu yang 'Wah'. Sungguh sangat disayangkan. Sejalur dengan hal ini, M. Syahrizal pernah membahas bahwa Bahasa Indonesia menyebabkan punahnya bahasa-bahasa daerah. Benarkah? Dalam tulisannya dipaparkan, perkembangan bahasa daerah saat ini mulai memprihatinkan. Pasalnya, dari 742 bahasa daerah di Indonesia, hanya 13 bahasa daerah saja yang penuturnya di atas satu juta orang. Selebihnya, terdapat 729 bahasa daerah yang penuturnya kurang dari satu juta orang, sementara 169 bahasa daerah lainnya terancam punah. Sungguh amat disayangkan melihat keadaan ini. selengkapnya... about Ada Apa Dengan Sastra Nusantara?

Menyoal Etika Menulis Di Media Massa

Ketika rezim Orde Baru berkuasa, kebebasan pers dibungkam. Pemerintah bersikap antikritik. Segalanya harus berjalan sesuai keinginan pemerintah -- yang direpresentasikan oleh sosok Soeharto. Mereka yang membangkang pasti diberedel aparat. Nasib Tempo, misalnya. Diberedel karena terlalu nyaring "menyalak" pada pemerintah. selengkapnya... about Menyoal Etika Menulis Di Media Massa

Puisi di Alkitab

Puisi dan musik mulai digunakan orang Israel sejak awal sejarah mereka. Dalam Perjanjian Lama (PL), Adam memakai syair untuk memuji Allah atas pasangannya yang baru (Kejadian 2:23). Musa juga menyanyikan sebuah nyanyian kepada Allah atas pembebasan orang Israel dari Mesir (Kel. 15). Dari masa para hakim, Alkitab mencatat banyak syair (Hak. 5:2-31; 14:14,18). Namun, sebagian besar puisi di Alkitab berasal dari zaman Raja Daud (1012 -- 972 SM) dan sesudahnya. Meskipun di Perjanjian Baru tidak terdapat kitab syair yang lengkap seperti pada PL, tetapi di dalamnya terdapat banyak puisi. selengkapnya... about Puisi di Alkitab

Mengapa Kesaksian?

Penulis: Ary Cahya Utomo

Breaking News di Metro TV:
"Tembak Menembak di Sebuah Villa di Batu, Malang; Seorang yang Diduga Dr. Azahari Dikabarkan Tewas." selengkapnya... about Mengapa Kesaksian?

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Tidak Sekadar Alih Bahasa

Sumber: Pustakaloka Kompas, Sabtu 24 Mei 2003

Menerjemahkan buku atau karya tulis baik itu fiksi maupun nonfiksi dari bahasa satu ke bahasa yang lain adalah suatu pekerjaan yang tidak hanya sekadar mengalihbahasakan suatu karya saja. Namun, lebih dari itu, penerjemah juga dituntut untuk menyalurkan gagasan penulis ke pembaca dalam bahasa sasaran. selengkapnya... about Tidak Sekadar Alih Bahasa

Edisi Publikasi: 
Kolom Publikasi: 

Apa yang Akan Ditulis?

Tulisan yang bersifat kristiani tidaklah melulu mengenai agama, tapi ditulis dari perspektif filsafat hidup seorang Kristen.

Pengenalan akan Tuhan, memengaruhi pandangan kita terhadap segala pengalaman yang bersifat fisik, sosial, psikologi, intelektual, dan rohani; karena itu, kita bisa menulis tentang uang, olahraga, seks, penyakit, atau politik. Tuhan relevan di dalam semua bidang praktis ini.

Bidang intelektual juga merupakan bagian dari kekuasaan-Nya. Ketika kita mempelajari ilmu pengetahuan alam, kita memikirkan pikiran-pikiran Tuhan. Ketika kita mempelajari seni, kita menghargai manusia -- hasil ciptaan-Nya yang memiliki citra Allah, Pencipta yang Mahabesar. Ketika kita bekerja untuk keadilan sosial, kita bekerja keras membuat peraturan yang tepat berdasarkan hukum Tuhan. selengkapnya... about Apa yang Akan Ditulis?

Pengaruh Budaya Nusantara Terhadap Sastra

Oleh: Santi T.

Budaya dan Bahasa

Ketika berbicara mengenai budaya, kita harus mau membuka pikiran untuk menerima banyak hal baru. Budaya bersifat kompleks, luas, dan abstrak. Budaya tidak terbatas pada seni yang sering kali dilihat dalam gedung kesenian atau tempat bersejarah, seperti museum. Tetapi, budaya merupakan suatu pola hidup menyeluruh. Budaya memunyai banyak aspek yang turut menentukan perilaku komunikatif. Beberapa orang bisa mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain. Hal ini dikarenakan budaya memunyai keistimewaannya sendiri. Budaya masyarakat satu berbeda dengan budaya masyarakat yang lainnya, sehingga seseorang harus bisa menyesuaikan perbedaan-perbedaannya. Kebudayaan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. selengkapnya... about Pengaruh Budaya Nusantara Terhadap Sastra

Logika dan Argumen

Apa yang dimaksud dengan argumen? Sebuah argumen yang baik terdiri dari beberapa hal berikut ini:

  • Sebuah klaim yang menyatakan posisi penulis mengenai permasalahan yang sedang dibahas.
  • Pengakuan akan perspektif yang berbeda dari sudut pandang yang dipegang penulis.
  • Serangkaian premis yang didefinisikan secara jelas untuk menggambarkan pola pikir argumen si penulis.
  • Bukti yang mengesahkan premis-premis atas argumen si penulis.
  • Kesimpulan yang meyakinkan pembaca bahwa argumen si penulis telah dijabarkan secara masuk akal dan menarik.

selengkapnya... about Logika dan Argumen

Pages


Subscribe to Artikel